Posted in KiHae Couple, Super Junior

Dream? – 7


Tittle : Dream?

Pairing : WonKyu / HaeBum

Kibum is Main Cast ^^

꿈 – kkum – mimpi

Siwon mendekatkan wajah mereka berdua, dan sekarang wajah mereka sudah sangat dekat. Dan yang aneh, Siwon masih tidak bisa melihat dengan jelas wajah itu, wajah yang benar-benar ingin dia ketahui, wajah manis itu. Ya, Siwon yakin akan dengan kata ‘manis’ yang baru saja dia ucapkan di hatinya. Ya, namja itu sangat manis.

Semakin lama wajah mereka semakin mendekat, hingga perlahan Siwon pun dapat merasakan hembusan nafas yang menyentuh wajahnya. Dia tersenyum sesaat dan mengecup lembut bibir namja tersebut. Ini aneh? Ya, sangat aneh bahkan.

Ini mimpi, tapi entah mengapa terasa begitu nyata. Karena dalam kenyatannya Kyuhyun lah yang sedang mencumbunya.

– isfa_id –

Kibum tersenyum sambil menyentuh bibirnya sendiri, “Hangat…” ucapnya. Senyuman itu terus terkembang di bibirnya, segera diraihnya handphonenya, dan menekan tombol panggil setelah membuka daftar kontaknya, siapa lagi yang ingin dihubunginya kalau bukan Donghae, maksudnya Fishy, sahabatnya.

Tapi dia mengurungkan niatnya saat melihat jam, sekarang masih jam empat pagi, “Dia pasti tidur,” Kibum meletakkan handphonenya di sebelahnya dan kembali memejamkan matanya. Dia terus tersenyum membayangkan apa yang sedang dia dan Siwon lakukan tadi. Hei, mungkin itu mimpi bagi Siwon tapi tidak bagi Kibum, itu nyata, sangat nyata.

– isfa_id –

Kyuhyun masih setia berbaring di samping tubuh Siwon, ditatapnya hangat wajah tampan itu, sama sekali tidak ada niat untuk tidur padahal dia merasa sangat lelah hari ini. Perlahan dilihatnya Siwon bergerak, itu tandanya Siwon akan segera bangun. Kyuhyun memejamkan matanya dan sedikit menarik nafas, dan seketika tubuhnya berubah lagi menjadi kelinci manis kesayangan Siwon.

“Pagi Bummie,” keceriaan terpampang jelas di wajah Siwon, membuatnya terlihat lebih tampan lagi. Kyuhyun sangat senang melihat itu, errr, dia sedikit menggerakkan kaki kelincinya saat Siwon mencium hidung kecilnya. Huft…

‘Siwon…’ ucap Kyuhyun dalam hati.

Siwon segera berjalan ke luar kamarnya, tapi tumben pikirnya karena Kibum belum kelihatan, biasanya Kibum bangun lebih pagi darinya, mungkin dia lelah jalan-jalan dengan Donghae sampai tengah malam? Ah, sudahlah, Siwon langsung memasukkan Bummie ke dalam kandangnya, diapun bergegas ke kamar mandi.

Dia pergi kuliah tanpa sarapan terlebih dahulu, dia malas memasak, “Bummie, aku pergi,” ucapnya pada kelinci kesayangannya itu dan segera keluar dari rumahnya. Seperti biasa dia berlari menuju halte bis. Dia tidak telat, tapi memang dia senang seperti itu, hitung-hitung olahraga pagi, karena dia tidak pernah sempat melakukannya. Ya, harinya hanya dihabiskan dengan jadwal kuliah dan kerja.

“Huh…” Siwon sedikit menarik nafas saat sampai di halte bis, sedikit lelah.

– isfa_id –

“Apa yang kau lakukan Kyu?” Kibum sedikit terkejut melihat Kyuhyun yang sedang berbaring di sebelahnya sambil memeluk pinggangnya. Kyuhyun hanya terkekeh kecil menjawab pertanyaan Kibum, tapi akhirnya Kibum pun tersenyum dan membalas pelukan Kyuhyun.

“Sepertinya kau sangat lelah, tidurlah,” ucap Kibum lembut dan melepaskan pelukannya. Kyuhyun kembali tersenyum dan memejamkan matanya, dia memang perlu istirahat sekarang.

Perlahan Kibum melangkahkan kakinya keluar dari kamar, dia menoleh melihat Kyuhyun yang terlihat tertidur dengan sangat pulas di sana, dia tau kalau Kyuhyun pasti sangat lelah. Kibum kembali melangkahkan kakinya ke arah tempat tidurnya, diciumnya lembut pipi mulus Kyuhyun.

Kyuhyun langsung mendorong wajah Kibum dengan tangannya, Kibum memajukan mulutnya kesal karena ulah Kyuhyun itu, tapi Kyuhyun malah tertawa melihat wajah Kibum yang sangat lucu itu. “Aku boleh tidur?” tanya Kyuhyun. Kibum mengangguk dan segera keluar dari kamarnya.

Jangan heran dengan apa yang dilakukan Kibum ke Kyuhyun, hanya ciuman di pipi, dan itu yang biasa mereka bertiga lakukan, bersama dengan Donghae tentunya, ciuman persahabatan.

Kibum baru saja selesai mandi dan mengenakan pakaiannya, dia berjalan ke arah dapur, “Aku tidak lapar,” ucapnya mengurungkan niatnya untuk memasak, lagipula Siwon sudah pergi, jadi untuk apa dia memasak. Dia berjalan ke taman kecil rumah Siwon dan duduk di bangku yang ada di sana, bangku tempat dia tidur waktu pertama kali ke sini.

Dipejamkannya matanya sambil menghirup udara pagi, apa masih bisa dibilang pagi? Sekarang sudah jam sebelas siang. Tapi perlahan Kibum merasakan ada seseorang yang memegang pundaknya, dia membuka matanya dan tersenyum melihat orang yang ada di depannya sekarang, “Fishy…” ucapnya pelan.

“Apa yang kau lakukan di sini?” tanya Kibum saat Donghae sudah duduk di sebelahnya.

“Apa lagi, melihatmu,” jawab Donghae dan merangkul pundak Kibum.

“Tidak kuliah?” tanya Kibum lagi.

Donghae menggeleng menjawab pertanyaan Kibum, dia bosan dengan semua hal yang ada di kampus sekarang, lagipula dia di sana hanya agar bisa dekat dengan Siwon bukan karena ingin belajar. Dia hanya ingin tau apa Siwon memang pantas untuk Kibum, orang yang sangat dia cintai. Dia tidak mau Kibum jatuh cinta pada orang yang salah, ya, itulah alasan mengapa dia menjadi sahabat Siwon dua tahun ini. Semua karena Kibum, demi Kibum.

Donghae melepaskan rangkulannya pada pundak Kibum, diletakkannya kedua tangannya di belakang kepala, dia sedikit mendongakkan kepalanya dan menutup matanya, dihirupnya udara segar yang menyentuh wajahnya.

Mereka bertiga memang mempunyai kebiasaan yang sama, baik Kibum, Donghae, maupun Kyuhyun. Mereka sering melakukan hal itu bila mereka merasa ada kebahagiaan ataupun kesedihan yang sedikit terselip di hati mereka. Menghirup udara dengan mata terpejam rasanya sungguh nikmat, apalagi diikuti dengan senyuman yang terlukis di bibir mereka.

“Fishy…” Kibum mengguncang tubuh Donghae pelan, Donghae segera membuka matanya dan menatap Kibum. Terlihat segurat senyum kebahagiaan di wajah Kibum, diapun ikut tersenyum meski tidak tau alasan Kibum tersenyum seperti itu.

Kibum terus tersenyum sambil memeluk tangan kiri Donghae, ada sesuatu yang ingin dia katakan, tapi dia tidak tau harus bagaimana mengatakannya. Dia ingin membagi kebahagiaannya kepada sahabatnya ini. Terus ditatapnya mata Donghae tanpa kedip, mencoba bicara tapi terus dia batalkan.

Donghae sedikit heran melihat tingkah Kibum, “Ada apa?” tanyanya lembut.

Kibum tidak menjawab pertanyaan Donghae, dia hanya terus tersenyum, dan akhirnya mencium pipi Donghae. Donghae sedikit terkejut dan menatap Kibum dengan penuh tanya.

“Aku benar-benar bahagia Fishy…” ucap Kibum sambil menarik narik tangan Donghae yang sedari tadi dipeluknya.

Pikiran aneh bermain di otak Donghae, ‘Dia bahagia? Karena apa? Terus kenapa dia menciumku? Bukankah dia menyukai Siwon? Apa jangan-jangan dia mulai menyukaiku sekarang?’ Donghae menggelengkan kepalanya, pertanyaan aneh apa tadi yang ada di otaknya? Bukankah ciuman itu sudah biasa bagi mereka.

Donghae berdiri dan menarik tangan Kibum sehingga membuat Kibum juga ikut berdiri. “Kenapa?” tanya Kibum sedikit heran.

“Bukankah kau bilang kau sedang bahagia, jadi aku mau mentraktirmu,” jawab Donghae dan segera menarik Kibum, mau tidak mau Kibum mengikutinya. Tapi tiba-tiba Kibum teringat sesuatu, dia berhenti membuat tangan Donghae yang berjalan di depannya sedikit tertarik, Donghae menoleh.

“Kyu sendirian di rumah,” ucap Kibum.

Donghae tersenyum, “Memangnya kenapa? Dia tidak akan apa-apa,” jawab Donghae dan kembali menarik tangan Kibum.

Ya, benar kata Donghae, memangnya apa yang akan terjadi dengan Kyuhyun?

Mereka berhenti di sebuah mini market yang letaknya tidak jauh dari rumah Siwon, Donghae mengambil eskrim dan menyerahkannya ke Kibum. Kibum mengerjapkan matanya, “Ini eskrim,” ucap Donghae tau kalau Kibum bingung dengan apa yang sedang dipegangnya sekarang, “Kamu pasti suka,” lanjut Donghae.

Apalagi yang bisa dilakukan Kibum kalau Donghae sudah bicara seperti itu, diambilnya eskrim itu, dibuka dan dimakannya, “Dingin,” ujar Kibum sambil sedikit memejamkan matanya.

Donghae tersenyum, digengamnya tangan Kibum. Setelah membayarnya mereka kembali berjalan berdua. Kibum terus menikmati eskrimnya, sedangkan Donghae sibuk tersenyum melihat rona ceria yang ada di wajah Kibum. Mereka terus berjalan menuju taman bunga.

“Fishy, aku mau lagi,” ucap Kibum saat eskrimnya habis, ternyata memang benar kata Donghae, dia pasti menyukainya.

“Nanti kita beli lagi,” jawab Donghae dan mengajak Kibum duduk di bangku taman tersebut.

Kibum mendongakan kepalanya, memejamkan matanya dan menarik nafas menghirup udara segar, itupula yang dilakukan Donghae. “Aku benar-benar bahagia Fishy,” ucap Kibum dan memandang wajah Donghae yang masih terpejam.

“Tadi malam Siwon menciumku…”

Donghae membuka matanya dan menatap Kibum, apa yang baru saja didengarnya? Mereka tadi malam… berciuman? Kibum dan Siwon?

“Fishy…” Kibum memanggilnya karena dia hanya diam setelah mendengar ucapan Kibum tadi.

“Oh, benarkah?” tanya Donghae pelan, dia sedikit menunduk. Rasanya tidak sanggup melihat raut wajah gembira Kibum karena orang lain. Dia benar-benar tidak sanggup.

– isfa_id –

Siwon memasuki rumahnya, ‘Sepi,’ pikirnya. Ya, memang selalu sepi, tapi bukankah ada Kibum di dalam, apa jangan-jangan Kibum masih tidur? Ah… sepertinya Siwon tidak begitu perduli. Hari ini Siwon pulang cepat, karena hanya ada satu mata kuliah, sedangkan untuk kerja belum waktunya, masih tiga jam lagi, jadi lebih baik dia istirahat dulu di rumah.

Siwon berjalan menuju kandang Bummie, tapi tidak melihat Bummie di dalamnya, ‘Apa Kibum membawanya? Tapi di mana dia?’ tanya Siwon dalam hati. Dia benar-benar ingin bertemu kelincinya itu, dilangkahkannya kakinya menuju kamar Kibum dia yakin Kibum membawa Bummie ke kamarnya. Dilihatnya seseorang tertidur, ‘Dia tidur, di mana Bummie?’

Siwon terus berjalan mendekati Kibum, ‘Kenapa dia masih tidur? Apa dia sakit?’ Siwon terlihat sedikit khawatir, terus dilangkahkannya kakinya mendekati Kibum. Siwon sedikit lupa dengan kelincinya, sepertinya dia harus tau keadaan Kibum, dia sedikit takut kalau Kibum benar-benar sakit mengingat tadi malam Kibum menunggunya di luar. Ya, meskipun bukan sepenuhnya menunggu Siwon, karena kebetulan Kibum baru pulang setelah jalan-jalan dengan Donghae.

“Kibum…” panggilnya. Dilihatnya tubuh yang sedang terbaring itu bergerak, Siwon hanya melihat punggungnya karena dia tidur dalam keadaan tengkurap sedangkan wajahnya menghadap ke sisi lain Siwon. Perlahan tubuh itu bangkit saat mendengar suara Siwon.

“Bummie…” terdengar suara pelan dari orang tersebut. “Si… Siwon…” Kyuhyun segera bangkit saat melihat Siwon di hadapannya, dia benar-benar terkejut. Dipandanginya tubuhnya yang sekarang bukanlah berwujud kelinci, Kyuhyun benar-benar gugup.

“Kyuhyun… sedang apa kau di sini? Bagaimana kau masuk? Dan kenapa kau tidur di kamar Kibum?” tanya Siwon panjang lebar, dia benar-benar tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Mengapa Kyuhyun bisa ada di sini? Di mana Kibum? Di mana Bummie?

“Sebentar… kau tadi menyebut nama siapa?” tanya Siwon dan memandang Kyuhyun sedikit tajam.

Kyuhyun terdiam, dia tidak bisa bicara apa-apa, dia bahkan tidak sanggup menatap mata Siwon, dia hanya dapat menunduk.

Siwon menarik tangan Kyuhyun agak keras, membuat Kyuhyun mengangkat mukanya dan menatap mata Siwon yang terlihat sedikit ada kemarahan di sana. “Dari mana kau tau nama itu? Dari mana kau tau Bummie? Siapa kau sebenarnya?”

Kyuhyun kembali menundukkan kepalanya dan sedikit menarik tangannya agar lepas dari genggaman Siwon. Siwon menggengamnya terlalu kuat, ini sedikit membuat Kyuhyun kesakitan.

“Kyu, apa kau sudah bangun?” tiba-tiba Siwon mendengar suara seseorang, dia mengenal suara itu, Kibum. “Si… Siwon…” didengarnya suara yang sedikit gugup memanggil namanya. Siwon menolehkan pandangannya ke arah pintu kamar dan dilihatnya Kibum berdiri dengan raut muka terkejut di depan pintu itu. Kembali Siwon mengalihkan pandangannya ke Kyuhyun yang masih menundukkan kepalanya.

Sebuah senyum terukir di bibir Siwon, bukan senyuman yang indah, tapi sebuah senyuman sinis. Kibum sangat takut melihat senyum Siwon itu, dia mundur beberapa langkah dan melihat Kyuhyun yang masih menunduk di atas tempat tidurnya.

Kibum terus melangkahkan kakinya mundur menjauh dari kamarnya hingga tidak sengaja dia menabrak seseorang.

“Fishy…” ucap Kibum pelan saat menoleh dan melihat Donghae ada di belakangnya, “Fishy… Kyu…” ucapnya lagi.

Donghae merasakan sedikit getaran dari nada suara Kibum, ada rasa takut di dalam nada suaranya itu.

“Fishy?”

Donghae langsung menoleh ke arah suara yang ternyata keluar dari mulut Siwon, kembali terlihat senyuman sinis dari wajah Siwon. Siwon berjalan menghampiri mereka berdua dan menatap mereka bergantian. Donghae dapat merasakan ketakutan Kibum karena Kibum memeluk tangannya dengan sangat erat.

Perlahan Kibum menggerakkan tubuhnya dan bersembunyi di belakang tubuh Donghae, dipeluknya terus tangan Donghae dengan lebih erat. “Ada apa?” tanya Donghae tidak mengerti, tapi Kibum tidak bicara apa-apa, dia hanya menyandarkan kepalanya ke punggung Donghae.

“Siwon, ada apa?” tanya Donghae ke Siwon karena tidak bisa mendapatkan jawaban dari Kibum.

Siwon tidak menjawabnya dan kembali masuk ke kamar Kibum, tidak lama Siwon kembali keluar tapi itu membuat Donghae membelalakan matanya. Dilihatnya Kyuhyun yang sedang ditarik oleh Siwon. “Kyu…” panggil Donghae lembut.

“Kau mengenalnya?” tanya Siwon sinis dan segera mendorong tubuh Kyuhyun ke arah Donghae. “Ku rasa aku perlu penjelasan sekarang,” lanjutnya.

Kyuhyun terus menunduk dan ikut bersembunyi di belakang tubuh Donghae.

Donghae diam tanpa bicara apapun, dia menoleh ke arah belakang tubuhnya yang terdapat dua orang yang sedang bersembunyi. Dilihatnya Kibum dan Kyuhyun saling bergenggaman tangan menahan rasa takut mereka. Kemudian Donghae kembali menoleh ke arah Siwon yang masih berdiri diam menunggu penjelasan darinya.

Siwon mulai bosan dengan keheningan yang terjadi, dia beranjak. Donghae melihat Siwon yang sedang terlihat seperti mencari sesuatu. “Kau tidak akan menemukannya Siwon,” ucap Donghae tiba-tiba karena dia tau apa yang sedang dicari Siwon. Tapi Siwon tidak memperdulikan apa yang diucapkan Donghae, dia terus mencari kelincinya.

“Kau tidak akan menemukannya,” ucap Donghae lagi yang sekarang sudah menarik tangan Siwon. Dengan segera Siwon menepis tangan Donghae dengan keras dan kembali senyuman sinis itu tercipta di bibirnya.

Donghae segera mendekati Kibum dan Kyuhyun, dan tiba-tiba menarik tangan Kyuhyun. Kibum terkejut begitupun dengan Kyuhyun. Kibum terdiam melihat Donghae menarik tangan Kyuhyun menjauhinya. “Dia yang kamu cari,” ucap Donghae ke Siwon yang masih sibuk berkeliling di rumahnya mencari kelinci kesayangannya.

“Siwon, dia Bummie, kelincimu,” ucap Donghae lagi karena Siwon tidak mendengarkan ucapannya tadi.

Siwon tertawa melecehkan, “Ku rasa sebaiknya kalian bertiga pergi,” ujar Siwon dan meninggalkan mereka bertiga dan masuk ke kamarnya. Segera ditutupnya pintu kamarnya sekeras mungkin membuat Kibum yang berdiri paling dekat dengan kamar Siwon terlonjak kaget.

Setetes air mata keluar dari mata Kibum, air mata yang sedari tadi ditahannya. Donghae segera mendekatinya dan memeluk tubuh Kibum erat, Kibum menangis sejadi-jadinya dalam pelukan hangat Donghae.

Donghae segera mengajak Kibum dan Kyuhyun pergi setelah Kibum berhenti menangis.

“Aku akan tetap di sini Fishy,” ucap Kyuhyun.

“Kyu…”

“Tidak apa-apa Fishy, kau harus menjaga Bummie.”

– isfa_id –

Donghae membaringkan tubuh Kibum di tempat tidurnya, sekarang mereka ada di rumah Donghae. Terlihat mata Kibum yang sedikit bengkak karena terus menangis. Disentuhnya perlahan wajah Kibum yang terlihat sedikit pucat, “Bummie…” ucapnya pelan.

Terus dibelainya wajah manis itu paling tidak sedikit memberi ketenangan bagi Kibum, dikecupnya singkat dahi Kibum dan segera meninggalkan kamarnya membiarkan Kibum tidur.

Donghae berjalan ke dapur dan menyiapkan makanan, Kibum perlu makan setelah dia bangun nanti. “Aish,” sungut Donghae, dia sangat kesal, kenapa Siwon harus tau dengan cara ini, dan ini membuat Kibum sedih. Ya, kesedihan Kibumlah yang menjadi alasan pertama Donghae menjadi kesal seperti ini. Dia sangat berharap Kibum bahagia bersama Siwon, yang nota bene adalah orang yang sangat dicintai Kibum, meski akhirnya dia yang harus terluka.

“Yaich, kau mengagetkanku Fishy,” Kyuhyun sedikit berteriak saat Donghae sudah ada di sampingnya. Kyuhyun sedikit menjitak kepala Donghae karena kagetnya. Donghae memang segera kembali ke rumah Siwon, dan itu tidak perlu waktu lama, dia hanya memejamkan matanya dan segera muncul di rumah Siwon, itulah yang membuat Kyuhyun kaget.

Mereka berdiri di depan kamar Siwon yang sedari tadi tertutup, Kyuhyun sedikit bosan karena dari tadi hanya itu yang dia lakukan. Ingin rasanya dia segera masuk dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Dia menyalahkan dirinya sendiri, karena keteledorannya Siwon jadi tau yang sebenarnya. Ini belum bisa dikatakan yang sebenarnya, karena Siwon belum tau semuanya.

“Fishy, apa sebaiknya aku masuk saja?” tanya Kyuhyun dengan hati-hati pada Donghae.

Donghae menggeleng. “Kita tunggu saja,” jawabnya.

“Tapi ini sudah terlalu lama, dan bila didiamkan seperti ini dia akan salah sangka, dan kalau sudah begitu Bummie yang akan terluka,” jelas Kyuhyun. Dia memang harus mengesampingkan rasa cintanya kepada Siwon, Kibum jauh lebih penting baginya. Ya, jauh lebih penting.

Donghae tetap melarang Kyuhyun melakukan itu, “Mereka berdua sedang terluka Kyu,” ucap Donghae pelan. Sedikit rasa khawatir terhadap Kibum yang dia tinggal sendiri di rumahnya menghampirinya. Tapi sepertinya dia harus di sini, dia perlu menjelaskan semuanya kepada Siwon.

Mereka terus berdiri di depan kamar Siwon dan ini sudah hampir lima jam, Kyuhyun merasakan kakinya kram. “Ku rasa Siwon tidak akan marah kalau aku duduk di sofa,” ujarnya sedikit tersenyum ke arah Donghae, paling tidak itu berhasil membuat mereka sedikit melupakan kekhawatiran mereka.

Donghae tertawa, “Ku rasa juga tidak apa-apa kalau aku meminta minum sedikit,” ucap Donghae dan segera melangkah ke dapur mengambil sebotol minuman mineral.

“Kalian pikir kalian sedang di mana?” tiba-tiba Siwon keluar dari kamarnya.

Kyuhyun segera bangkit dari duduknya dan berdiri menghadap Siwon meski dengan kepala tertunduk. Donghae tersenyum dan mendekati Siwon sambil merangkulnya, tapi Siwon langsung menepis tangannya.

Siwon berjalan ke arah dapur, dia memasak ramyeon, sepertinya dia lapar setelah lebih dari enam jam mengurung diri di kamar. Dia tidak memperdulikan dua orang yang menunggunya dengan berdiri manis di depan kamarnya.

Dia menuju meja makan setelah ramyeonnya masak dan segera melahapnya habis. Kemudian kembali menuju kamarnya berniat kembali mengurung diri.

“Seperti anak kecil…” suara itu mampu menghentikan langkahnya, dilihatnya Donghae yang sedang menatapnya.

“Siapa? Aku? Kalian yang seperti anak kecil,” ucap Siwon sambil menatap Donghae dan Kyuhyun bergantian, “Bukankah sudah ku bilang pergi dari sini,” lanjutnya.

“Banyak yang harus kita bicarakan Siwon…”

– isfa_id –

Kibum terbangun dari tidurnya, ditatapnya sekeliling ruang kamar ini, dia tidak mengenalnya. Tapi sepertinya dia tidak perlu terlalu banyak berpikir sekarang dia sedang di mana. Photo yang ada di samping tempat tidur ini sudah menjawabnya. “Fishy…” panggilnya pelan tapi tidak ada jawaban. “Fishy…” panggilnya lagi dan tetap tidak ada jawaban.

Kibum berjalan keluar dari kamar itu, dia mencoba mencari Donghae, tapi tetap tidak ketemu, “Apa dia pergi?” Kibum menjatuhkan dirinya di sofa ruang tengah rumah Donghae ini, dia tidak tau harus melakukan apa selain menunggu Donghae pulang.

Kibum menggoyang-goyangkan kedua kakinya saat dia mulai merasa bosan, dia memajukan mulutnya kesal, “Kenapa dia pergi lama sekali?” ya, sudah dua jam Kibum menunggu tapi Donghae belum juga pulang. Ditopangnya wajahnya dengan kedua tangannya, “Fishy…” desahnya.

“Kau merindukanku?”

Kibum merasakan seseorang memeluknya dari belakang, dia mengangguk.

Donghae melepaskan pelukannya dan berjalan menghadap ke depan Kibum. Dia berjongkok di depan Kibum yang sedang duduk sekarang. Disentuhnya wajah Kibum dengan lembut sembari tersenyum dengan sangat manis. “Jangan menangis lagi, eoh? Aku tidak suka melihatmu menangis,” ucap Donghae.

Kibum mengangguk dan segera memeluk Donghae dengan sangat erat.

“Fishy, apa Siwon marah?” tanyanya.

Pertanyaan ini sukses mengaburkan senyuman di wajah Donghae. Dia terdiam sesaat dan kemudian menggeleng, “Aku dan Kyu sudah menjelaskan semuanya, besok kau bisa kembali tinggal di sana,” jawab Donghae yang sekarang sudah duduk di samping Kibum.

“Benarkah?” Kibum benar-benar masih tidak percaya dengan semua yang dikatakan Donghae, dia merasa sekarang dia sedang bermimpi.

“Hm…” jawab Donghae singkat dan langsung memeluk Kibum. Dipeluknya Kibum dengan sangat erat, dia tidak mau Kibum melihat wajahnya yang sedang sangat sedih sekarang. Tapi kenapa? Bukankah seharusnya dia senang melihat Kibum yang sudah kembali tersenyum seperti sekarang? Tapi rasanya sangat sakit, benar-benar sakit. Apa dia benar-benar harus melepaskan Kibum?

‘Bummie, aku mencintaimu.’

“Fishy…”

Donghae menarik nafas sedikit panjang sebelum melepaskan pelukannya. “Hm…” jawabnya sambil menatap Kibum dengan senyuman yang sengaja dia buat agar Kibum tidak tau sekarang dia sedang terluka.

“Aku mau eskrim…” jawab Kibum sedikit nyengir.

Ye?” ini membuat Donghae sedikit kesal. Tapi itulah sifat Kibum, dia tidak pernah terlalu berlarut dengan kesedihannya. Bila sudah menangis, berarti masalahnya sudah selesai. Itulah yang membuat Donghae benar-benar menyukainya.

– isfa_id –

Kyuhyun memandangi wajah Siwon yang sedang terlelap sekarang, dia menopang wajahnya dengan kedua tangannya yang diletakkan di bawah dagunya. Dimiringkannya sedikit kepalanya ke sebelah kanan dan tersenyum, ‘Dia sangat tampan,’ batinnya.

‘Bummie, apa yang harus ku lakukan? Aku mencintai Siwon,’ dia sedikit merasa bersalah dengan apa yang sedang dia rasakan sekarang. Ini sangat berbeda dengan tujuan awalnya datang ke dunia manusia ini.

Dia hanya memenuhi permintaan Kibum untuk menjaga Siwon karena Kibum tidak dapat melakukan itu, Kibum tidak dapat masuk ke dunia manusia sebelum umurnya 25 tahun. Jadi hanya dia yang Kibum harapkan bisa menjaga Siwon, orang yang paling dia cintai. Tapi dua tahun, kebersamaan Kyuhyun dan Siwon selama dua tahun membuat Kyuhyun jatuh cinta.

Meski selama ini Siwon hanya mengenalnya sebagai seekor kelinci yang manis, hanya dianggap sebagai binatang peliharaan, itu tidak apa-apa asal dia bisa selalu bersama Siwon.

Tapi sekarang, Kibum sudah ada di sini untuk mendapatkan cinta seorang Choi Siwon, dan dia harus melepaskannya demi sahabatnya itu. Apa dia bisa?

Dan terlebih lagi, Siwon sudah tau semuanya sekarang. Siapa Bummie? Dan apa tujuan Bummie yang selalu datang ke mimpinya? Dan sepertinya itu benar-benar membuat Kyuhyun harus melepaskan Siwon. Bukankah Siwon mencintai Bummie? Bukankah itu berarti dia mencintai Kibum? Mereka orang yang sama, orang yang benar-benar ingin Siwon temui di dunia nyatanya bukan hanya dalam mimpinya. Kyuhyun benar-benar terluka sekarang.

‘Siwon… bisakah kau mencintaiku?’

Bukankah ini sangat menyedihkan? Apa yang harus dia lakukan sekarang? Apa dia harus berterus terang kepada Kibum kalau dia mencintai Siwon? Tapi itu pasti membuat Kibum terluka. Tapi bukankah ada Donghae? Donghae mencintai Kibum dan pasti Kibum tidak akan begitu terluka. Tapi Siwon. Apa Siwon juga akan mencintainya? Apa Siwon bisa menerima cinta dari orang yang selama ini hanya menemaninya sebagai seekor binatang peliharaan? Apa Siwon akan menerima itu?

Kyuhyun menarik nafas sedikit panjang, ditatapnya dengan lebih hangat wajah Siwon, ‘Aku boleh kan melakukannya?’ Kyuhyun mendekatkan wajahnya ke wajah Siwon dan mengecup lembut bibirnya, sama seperti kemarin malam, ada rasa manis yang Kyuhyun rasakan. Dipejamkannya matanya demi lebih menikmati sensasi hangat yang dia rasakan sendiri. Dilumatnya pelan bibir hangat Siwon, ‘Aku benar-benar mencintaimu,’ batinnya dan sedikit menghisap bibir bawah Siwon.

Dilepaskannya ciumannya dan ditatapnya Siwon yang masih sangat terlelap dalam tidurnya. ‘Maafkan aku karena aku melakukan ini, tapi aku benar-benar mencintaimu.’

T.B.C

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s