Posted in KiHae Couple, Super Junior

Our Little Angel [Little Kihae] – 4


Tittle : Our Little Angel

Pairing : KiHae

Chap 4 update ^^

Semoga kalian g’ kecewa dengan chap ini.

Happy reading ^^

– isfa_id –

“Mereka tidak apa-apa Kibum, kamu tidak usah terlalu cemas, mereka hanya sedikit stres.”

“Stres?”

Ne…”

“Jangan bercanda Hyung! Baiklah, kalau Donghae aku bisa percaya, tapi Kihae… apa anak kecil bisa stres?”

“Stres bisa dialami siapa saja, termasuk anak kecil seperti Kihae. Karena itu kamu harus lebih memperhatikan Kihae, jangan sampai stresnya mempengaruhi kesehatannya.”

Kibum mengangguk mendengar penjelasan dari dr. Shin, “Ne Hyung…” jawabnya. “Gomawoyo, karena selama ini Hyung telah membantuku,” lanjutnya.

dr. Shin tersenyum mendengar ucapan Kibum. Ya… dr. Shin, seorang dokter yang selalu membantu Kibum dan Donghae, dari semenjak Donghae hamil bahkan sampai sekarang di saat usia Kihae sudah menginjak lima tahun, dan Kibum sangat berterima kasih padanya.

“Tapi aku masih tidak yakin Hyung, apa aku bisa?”

dr. Shin merangkul Kibum, “Kamu pasti bisa, kamu sudah bisa melakukannya sejauh ini, jadi apa sulitnya untuk melanjutkannya,” ucap dr. Shin mencoba meyakinkan Kibum.

Ya, apa susahnya untuk Kibum melakukan itu, bukankah sudah lebih dari lima tahun ini dia bisa menjalani kehidupan yang dianggap oleh semua orang aneh. Mempunyai istri namja, dan terlebih lagi namja tersebut bisa hamil. Jadi dia pasti bisa melanjutkannya, demi Donghae, demi Kihae.

“Ini memang sulit diterima,” ucap dr. Shin lembut, “Kamu ingat kan bagaimana reaksiku waktu aku pertama kali tahu kalau Donghae hamil?”

NeHyung pingsan…” jawab Kibum sambil tersenyum kecil mengingat kejadian itu.

Ne… kamu pasti masih sangat mengingatnya, itu sedikit memalukan bagiku,” ucap dr. Shin ikut tersenyum. “Bahkan aku sebagai seorang dokter pun tidak bisa menjelaskan soal ini, soal seorang namja yang hamil… ah… bukan seorang, tapi dua…” lanjutnya.

Kibum tersenyum, tapi sekarang senyumnya sedikit lebih lebar, “Ne… Eunhyuk hyung…” ucapnya.

dr. Shin pun ikut tersenyum lebar, dan semakin mempererat pelukkannya di pundak Kibum, “Kamu mau berjanji denganku Kibum?”

“Apa?”

“Kamu harus menjaga Kihae dengan baik, hanya itu, jangan sampai terjadi apapun dengannya. Dia anak yang baik, aku menyayanginya, kamu bisa berjanji kan?” ucap dr. Shin lembut. Ya… dr. Shin memang sangat menyayangi Kihae, dia sudah menganggapnya seperti anaknya sendiri. Karena dr. Shin sudah menikah hampir sepuluh tahun, tapi dia dan istrinya sampai sekarang belum diberikan momongan, jadi dia sangat menyayangi Kihae.

Ne Hyung…” jawab Kibum membuat senyuman di wajah dr. Shin benar-benar berkembang.

– isfa_id –

Kibum berjalan menuju kamar rawat Donghae dan Kihae, ya… ruang rawat mereka memang disatukan karena Kibum yang memintanya. Kibum berpikir akan sulit menjaga mereka berdua kalau ruang rawat mereka dipisahkan, dan berkat bantuan dr. Shin keinginannya itu dikabulkan. Kibum berjalan ke arah ranjang Donghae dan sedikit menarik selimut Donghae agar lebih menutupi tubuhnya. Diciumnya lembut kening Donghae dan mengusap wajahnya. “Kamu harus cepat sembuh, bantu aku menjaga Kihae,” ucapnya lembut.

Kemudian dia berjalan ke arah ranjang Kihae dan melakukan hal yang sama dengan yang dia lakukan tadi kepada Donghae, tapi kali ini dia berbaring di sebelah Kihae dan memeluk tubuh malaikat kecilnya itu dengan hangat. “Anak appa anak pintar kan? Jadi harus cepat sembuh.”

‘Klek…’

Kibum segera bangkit saat didengarnya pintu terbuka, dilihatnya kedua orang tuanya, mertuanya dan juga adiknya masuk. Kibum segera berdiri di samping ranjang Kihae dan sedikit menundukkan kepalanya.

Nyonya Kim langsung berlari kecil ke ranjang Donghae dan membelai wajah Donghae lembut, dia benar-benar sayang kepada menantunya ini, jadi dia benar-benar tidak mau terjadi sesuatu pada Donghae. Dan nyonya Lee langsung menuju ke ranjang Kihae dan menciumi cucu kesayangannya itu. Sedangkan Sae Hee hanya berdiri di dekat pintu sambil memandangi dua namja yang sekarang saling berdiam diri.

Kibum sedari tadi hanya menunduk takut, dia benar-benar tidak berani memandang wajah tuan Kim, dan tuan Kim dari awal masuk tadi sudah menatap Kibum dengan tajam.

‘Plak…’

Kibum menerima tamparan keras di wajahnya dari tuan Kim.

OmoYeobo… apa yang kamu lakukan?” ucap nyonya Kim kaget saat melihat suaminya menampar Kibum.

“Bukankah sudah ku bilang, kalau terjadi sesuatu dengan cucu dan menantuku kamu yang akan ku bunuh!”

Kibum hanya tertunduk diam mendengar ucapan tuan Kim, bahkan untuk meminta maaf pun dia tidak sanggup.

Nyonya Kim langsung menghampiri suaminya dan menariknya menjauhi Kibum, “Jangan seperti ini yeobo, ini di rumah sakit,” nyonya Kim mencoba mengingatkan suaminya.

Dan nyonya Lee langsung menghampiri Kibum dan memeluknya erat, “Tidak apa-apa,” ucapnya sambil mengelus pundak Kibum.

Sedangkan Sae Hee, masih hanya bisa berdiam diri menyaksikan apa yang dilakukan appanya terhadap oppanya.

– isfa_id –

Di taman rumah sakit.

Mianhaeappa tidak bermaksud seperti itu, appa hanya sedih melihat keadaan Donghae dan Kihae,” ucap tuan Kim lembut sambil menatap Kibum yang sedang memutar-mutar gelas kopi yang ada di tangannya. Sedari tadi Kibum hanya melakukan itu pada kopinya, tidak meminumnya setegukpun.

“Ayolah… jangan seperti anak kecil! Kamu tidak mau memaafkan appa?” tanya tuan Kim sedikit bercanda.

“Aku memang pantas mendapatkan tamparan dari Appa,” ucap Kibum setelah cukup lama berdiam diri. “Aku tidak bisa menepati janjiku, padahal aku berjanji pada Appa kalau aku akan menjaga Donghae dan Kihae dengan baik, tapi aku malah membuat mereka seperti sekarang. Aku salah Appa… aku yang seharusnya meminta maaf.”

“Anakku ternyata anak yang bertanggung jawab,” ucap tuan Kim sambil tersenyum membuat Kibum mendongakkan kepalanya dan menatap mata appanya. “Aku sangat bangga padamu, kamu sudah menunjukkan kalau kamu adalah suami dan appa yang baik,” lanjut tuan Kim dan menepuk pundak Kibum. “Aku tidak bisa membayangkan kalau aku yang mengalami hal ini, tapi kamu sangat kuat, appa benar-benar bangga padamu Kibum.”

Appa…”

Tuan Kim tersenyum dan memeluk erat tubuh Kibum.

– isfa_id –

Di kamar rawat Donghae dan Kihae.

Nyonya Kim terus membelai tubuh Donghae, dari kepala, wajah, tangan, tubuh, kaki. Demi memberikan kehangatan kepada menantu kesayangannya itu. Sedangkan nyonya Lee terus membelai lembut tubuh mungil cucu kesayangannya, Kihae.

Sae Hee tersenyum melihat pemandangan di depannya saat ini, dia memutuskan untuk duduk di sofa yang ada di ruangan itu dan membiarkan kedua orang tuannya memberikan ketenangan untuk kakak ipar dan keponakannya itu.

Sae Hee menolehkan pandangannya ke arah pintu saat dilihatnya appa dan oppanya masuk. Kibum langsung berjalan ke ranjang Kihae sedangkan tuan Kim langsung duduk di sebelah Sae Hee. “Appa…” panggil Sae Hee lembut.

Oppamu orang yang kuat, kamu tidak perlu khawatir,” ucap tuan Kim mengerti dengan kecemasan Sae Hee.

Ne Appa…”

– isfa_id –

Kibum sedang berbaring memeluk tubuh mungil Kihae, satu jam yang lalu orang tua, mertua dan adiknya pulang. Awalnya kedua eommanya tidak mau pulang, mereka ingin tetap di rumah sakit untuk menjaga Donghae dan Kihae, tapi setelah dibujuk akhirnya mereka mau pulang juga.

Kibum menggenggam tangan mungil Kihae, “Tangan anak appa benar-benar kecil ternyata,” ucapnya lembut. “Kihae harus janji sama appa, kalau Kihae akan terus menjadi malaikat kecil appa yang manis, eoh?” lanjutnya dan semakin mempererat genggamannya.

YA! Kenapa mendorongku?”

“Jangan berisik, ini di rumah sakit!”

“Dia mendorongku Hyung.”

“Aku tidak sengaja.”

“Aish, Hyung sudah melakukannya dari tadi.”

YA!!!

Hyung, jangan berisik, ini di rumah sakit.”

Kibum mendengar beberapa orang yang berdebat di luar ruang rawat Donghae dan Kihae. Dia berjalan mendekati pintu dan melihat member Super Junior ada di sana. Kyuhyun marah kepada Yesung karena Yesung tidak sengaja mendorongnya, dan Leeteuk meminta mereka untuk diam, tapi akhirnya malah dia yang disuruh diam oleh Kyuhyun karena tadi dia sempat berteriak. Kibum terkekeh, “Kalian mau ribut di sini?”

“Oh, Bummie, mianhae,” ucap Leetuk.

Mereka semua masuk yang didahului oleh Kyuhyun yang langsung berlari menuju ranjang Kihae. Dia menatap Kihae sedikit lama, “Hei anak nakal, kenapa tidur eoh? Cepat bangun!” ucap Kyuhyun sambil menekan hidup kecil Kihae.

Sungmin yang melihat itu langsung menarik Kyuhyun, “Jangan lakukan itu Kyunnie!” ucap Sungmin lembut. Dia tahu Kyuhyun sangat menyayangi Kihae, walaupun setiap kali mereka bersama, ya, misalnya Kibum dan Donghae sedang ke dorm bersama Kihae, Kyuhyun dan Kihae pasti ribut. Karena Kihae akan selalu merengek ke Donghae karena Kyuhyun tidak mau meminjamkannya PSP, yang akhirnya akan mendapatkan tatapan tajam dari Kibum.

Eomma… Kyuhyun ajussi pelit, tidak mau meminjamkan Kihae PSP, Kihae kan mau main,” itulah yang akan dikatakan Kihae setiap kali Kyuhyun tidak mau memberikan PSPnya.

“Dia itu hanya pura-pura tidur Minnie, dia pasti takut denganku, lihat saja kalau dia bangun aku akan menghukumnya,” ucap Kyuhyun.

Sungmin langsung memeluk Kyuhyun, ‘Dia benar-benar menyayangi Kihae,’ batin Sungmin.

Bukan hanya Kyuhyun yang seperti itu, semua member juga sangat menyayangi Kihae, dan juga Eunwon tentunya. Kadang semua uke berpikir, kenapa mereka semua tidak bisa hamil seperti Donghae dan Eunhyuk, bukankah Donghae dan Eunhyuk juga namja seperti mereka?

Sungmin dan Kyuhyun bahkan sempat bahagia saat mereka mengira Sungmin hamil waktu Eunwon lahir, karena dia tiba-tiba mual saat itu. Tapi saat diperiksa, Sungmin hanya salah makan saja, ya… hanya itu.

Ryeowook berjalan mendekati ranjang Kihae dan membelai wajah Kihae lembut, “Bummie, dia tidak apa-apa kan?” tanya Ryeowook khawatir.

Ne… Kihae baik-baik saja.”

Entah kenapa tiba-tiba Ryeowook menangis melihat Kihae yang seperti itu, wajah ceria yang selalu dia lihat di wajah Kihae sekarang hanya berganti dengan wajah pucat dan terlihat sedikit rapuh. Yesung langsung saja memeluknya saat itu, “Uljima, Kihae tidak apa-apa,” ucapnya lembut menenangkan Ryeowook. Yesung segera mengajak Ryeowook duduk di sofa mendekati Kyuhyun dan Sungmin yang juga sudah duduk di sana.

Ya! Kamu mau apa? Aku mau melihat Kihae?” ucap Heechul kesal saat Leeteuk menariknya menjauh dari ranjang Kihae.

“Aku juga mau lihat Chullie,” jawab Leeteuk tidak kalah ketus.

“Dia itu ‘cucu’ku Teukie.”

“Aish, dia juga ‘cucu’ku Chullie.”

Kangin yang ada di belakang mereka hanya menggelengkan kepala, begitu juga Kibum. Dia sedikit mendapatkan hiburan dengan kedatangan mereka hari ini.

“Aish…” sungut Heechul yang akhirnya mengalah dan memutuskan untuk melihat keadaan ‘menantu’ kesayangannya, Donghae. Dia langsung menekan hidung Kibum yang kebetulan duduk di sebelah Donghe, “Kamu tidak bisa menjaga istri dan anakmu eoh?” ucapnya.

Kibum langsung menjauhkan tangan Heechul dari wajahnya, dan membalas menekan hidung Heechul. “Anak kurang ajar!” sungut Heechul yang hanya mendapatkan senyuman dari Kibum.

“Bummie, apa tidak ada makanan?” Shindong yang sedari tadi diam langsung membuka suaranya dengan pertanyaan yang membuat semua member menatapnya kesal. “Aku lapar,” ucap Shindong santai.

‘Bruk… Pletak… Bugh…’

Semua member menoleh ke arah pintu setelah mendengar suara tersebut, terlihat beberapa buah menggelinding, jeruk dan apel. Shindong langsung memungutnya satu dan langsung memakannya, “Aish, apa hanya makanan yang ada di pikiranmu?” ucap Kangin kesal melihat Shindong seperti itu.

Kangin segera menuju pintu dan mengumpulkan buah-buah yang berserakkan tadi, membantu seorang namja tinggi yang sedang kerepotan membawa semua itu.

“Aish… kalian semua benar-benar tega kepadaku. Kenapa aku yang harus membawa semua ini? Kau juga!” ucap namja tinggi itu sambil menatap Kangin tajam meskipun Kangin sudah membantunya.

Hyung…” Kibum sedikit berteriak setelah mengenal namja tinggi itu. Dia langsung berlari mendekatinya dan memeluknya erat, “Jeongmal boghoshipoyo Hankyung Hyung.”

Sesaat keadaan menjadi hening, hingga ada suara yang memecahkan keheningan itu…

“Bummie…”

Kibum langsung melepaskan pelukkannya pada Hankyung dan langsung menoleh. Dilihatnya Donghae yang sudah siuman. Kibum tersenyum dan langsung mendekati Donghae serta langsung menekan tombol kecil yang ada di dekat ranjang Donghae untuk memanggil dokter. Semua memberpun langsung berkumpul untuk melihat keadaan Donghe.

Tidak terlalu lama, seorang dokter masuk bersama seorang suster, semua member keluar kecuali Kibum. Dokter itu memeriksa Donghae dan akhirnya mengatakan Donghae sudah tidak apa-apa, itu membuat Kibum merasa lega, paling tidak sekarang dia hanya harus lebih memikirkan Kihae, “Terima kasih dokter,” ucap Kibum dan membungkukkan badannya sedikit saat dokter itu meninggalkan ruang rawat Donghae dan Kihae.

“Kihae…”

Kibum langsung kembali menghampiri Donghae saat didengarnya Donghae memanggil Kihae, “Kihae baik-baik saja,” ucap Kibum sambil membelai wajah Donghae dan membantunya untuk duduk.

“Kihae tidak apa-apa kan Bummie?”

“Kihae baik-baik saja, tidak usah khawatir,” jawab Kibum lembut membuat Donghae tersenyum.

Yang lain masuk kembali dan seperti biasa Kyuhyun yang lebih dulu sambil berlari, “Hyung… kamu benar-benar jahat, kamu membuatku khawatir,” ucap Kyuhyun langsung menghampiri Donghae. “Hyung lihat, anakmu sangat nakal sampai-sampai dia berpura-pura tidur seperti itu,” lanjutnya.

Donghae hanya tersenyum mendengarnya.

“Hankyung Hyung…” Donghae memanggil Hankyung dan segera Hankyung menghampirinya. “Jeongmal boghoshipoyo,” lanjutnya dan langsung memeluk Hankyung erat.

“Aku juga merindukanmu, terlebih Kihae,” jawab Hankyung membalas pelukkan Donghae, “Tapi kalian benar-benar jahat, saat aku ke sini kalian semua sedang sakit seperti ini, sambutan macam apa ini?” ucapnya sedikit dibuat kesal untuk membuat Donghae tersenyum.

Hankyung memang sudah beberapa bulan ini pulang ke China untuk mengunjungi keluarganya, dia memang memutuskan untuk tinggal di Korea setelah menikah dengan Heechul.

Mianhae Hyung…” ucap Donghae menyesal.

– isfa_id –

Kibum terus tersenyum sedari tadi sambil menyuapi Donghae, “Waeyo?” tanya Donghae heran, dia sedikit tersipu malu ditatap Kibum dengan senyuman semanis itu, “Waeyo Bummie?” tanya Donghae lagi karena Kibum hanya tersenyum. “Bummie…”

Kibum meletakkan piring makan Donghae di meja kecil di sebelah ranjangnya, dia kembali tersenyum sambil membelai wajah Donghae, diciumnya kening Donghae sedikit lama, “Aku bahagia melihatmu sudah baikan,” ucap Kibum lembut dan kembali mencium keningnya, “Aku benar-benar takut kemarin.”

Mianhae… aku sudah membuatmu khawatir.”

Ne… jangan seperti itu lagi eoh?”

Donghae mengangguk pelan, tapi kemudian dia menolehkan pandangannya ke Kihae, “Bummie… Kihae benar tidak apa-apa kan?” dia benar-benar khawatir melihat Kihae yang masih belum sadar. Dia tidak tega melihat malaikat kecilnya itu hanya terbaring dengan infus di tangannya.

Kibum kembali tersenyum dan kembali membelai wajah Donghae, “Kihae baik-baik saja, dia akan jauh lebih baik kalau eommanya juga baik-baik saja, jadi kamu harus cepat sembuh eoh?”

Ne…” jawab Donghae dengan suaranya yang masih sangat pelan. “Bummie…”

“Hm…”

“Aku mau tidur di sebelah Kihae.”

Kibum tersenyum dan segera membantu Donghae menuju ke ranjang Kihae.

Donghae segera memeluk tubuh mungil Kihae dan segera tertidur di sampingnya. Kibum benar-benar senang melihatnya, dia sangat senang melihat Donghae sudah membaik, tinggal menunggu malaikat kecil mereka. Kibum rindu tawa Kihae, rindu celotehan Kihae, dia rindu malaikat kecilnya.

Kibum menarik kursi dan duduk di sebelah ranjang Kihae, dibelainya wajah kedua orang yang dicintainya itu dan ikut terlelap bersama meski dia harus tidur dengan posisi duduk. “Saranghae…”

– isfa_id –

Appa…”

Kibum terbangun saat dia mendengar sebuah suara memanggilnya, suara yang sudah benar-benar dia rindukan. Dilihatnya kedua mata Kihae mengerjap sambil memandangnya, dia benar-benar terkejut sekaligus bahagia melihat malaikat kecilnya sudah sadar, “Anak appa…” ucap Kibum sambil tersenyum dan langsung memeluk Kihae.

Donghae yang tertidur di sebelah Kihae terbangun saat didengarnya suara Kibum, “Kihae…” ucap Donghae pelan saat melihat Kihae yang sedang ada di dalam dekapan Kibum, Kibum tersenyum.

Eomma…”

Donghae segera bangkit dan ikut memeluk Kihae, “Anak eomma sudah sadar eoh?” ucapnya dan mencium kedua pipi Kihae dengan sedikit air mata yang mengalir.

EommaEomma kenapa menangis?”

Eomma bahagia.”

Eomma bohong, pasti Kihae nakal lagi, jadi Eomma menangis,” ucap Kihae polos. “Appamianhae, Kihae nakal, Kihae sudah membuat eomma sedih,” lanjutnya.

Kibum tersenyum dan kembali memeluk tubuh mungil Kihae.

– isfa_id –

Kihae mengerjap-ngerjapkan matanya saat dr. Shin memeriksanya, sedangkan Kibum dan Donghae saling memeluk satu sama lain seraya melihat Kihae yang sedang berbaring di ranjangnya. “Aaa…” ucap dr. Shin meminta Kihae membuka mulutnya.

“Aaa…” ucap Kihae sambil membuka mulutnya selebar mungkin.

“Sudah…” ujar dr. Shin dan Kihae langsung menutup kembali mulutnya.

dr. Shin menyentuh kening Kihae, memeriksa denyut nadinya dan juga memeriksa infus Kihae, “Anak pintar, sebentar lagi Kihae sudah sembuh.”

“Kihae kan tidak sakit ajussi,” jawab Kihae dengan nada polosnya.

dr. Shin mengusap kepala Kihae sambil tersenyum dan segera berdiri, “Kihae tidak apa-apa,” ucapnya lembut pada Kibum dan Donghae. Itu membuat Kibum dan Donghae tenang.

Kibum mengantar dr. Shin keluar, “Gomawoyo Hyung.”

Ne… kamu ingat, kamu harus tepati janjimu.”

Ne… aku tahu, aku akan menjaga Kihae dengan baik.”

dr. Shin tersenyum dan meninggalkan Kibum menuju ruang kerjanya. Dan Kibum langsung kembali masuk dan segera menemui Kihae yang sekarang sedang duduk di pangkuan Donghae.

“Anak appa lapar?” tanyanya lembut.

Kihae menggeleng.

“Mau minum?”

Kihae menggeleng lagi.

EommaEomma sakit ya?” tanya Kihae saat Donghae memutar posisi duduknya yang membuat mereka berhadapan. “Eomma sakit apa?” tanyanya lagi. “Eomma… adik kecil Kihae sudah jadi belum?” Kihae kembali bertanya walaupun Donghae belum menjawab pertanyaannya yang tadi.

Donghae tertawa mendengarkan semua pertanyaan Kihae, Kihae benar-benar sudah kembali ceria meskipun wajahnya masih sedikit pucat. “Eomma tidak sakit,” jawab Donghae sambil mencium kening Kihae, “Mianhae… adik kecil Kihae belum jadi,” lanjutnya yang membuat Kihae cemberut.

Appa… kenapa Kihae disuntik? Kan Kihae tidak sakit,” tanyanya ke Kibum sambil mengangkat tangan kanannya yang terdapat jarum infus, “Appa… kenapa adik kecil Kihae belum jadi?” lanjutnya.

– isfa_id –

Appa… bukan begitu, tapi begini,” ucap Kihae yang sekarang sedang duduk di pangkuan Kibum. Mereka sekarang sedang menggambar karena tadi Kihae bilang dia ingin menggambar sesuatu.

“Telinga kucing memang seperti ini,” jawab Kibum dan meneruskan gambarnya, “Lihat, baguskan,” lanjutnya setelah selesai menggambarnya.

Donghae yang hanya melihat tersenyum dengan sangat manis, dia mengupas jeruk dan memotong apel yang tadi dibawa oleh member Super Junior.

Eomma… lihat… gambar appa bagus, kucing…” ucap Kihae sambil memperlihatkan gambar kucing Kibum. “Appa… gambar lagi.” Kihae menyerahkan lagi kertasnya ke Kibum dan Kibum kembali mulai menggambar, “Eomma… Kihae mau apel,” ucapnya dan Donghae langsung memberikan sepotong apel ke Kihae, “Appa… gambar apel,” pinta Kihae dan Kibum menurutinya.

Ya, Kihae sangat senang dengan apel, berbeda dengan Kibum yang tidak menyukainya.

‘Klek…’

Mereka bertiga mengalihkan pandangannya ke arah pintu, dan terlihat tiga orang yang masuk, “Annyeong Kihae…” terlihat seorang anak kecil yang sangat manis menyapa Kihae. Kihae terdiam melihat sosok anak manis itu, dia adalah Eunwon.

Sepertinya saya belum memperkenalkan Eunwon kepada kalian, kalian baru mengetahui namanya dan juga orang tuanya, Eunhyuk dan Siwon. Eunwon anak kecil yang manis, dan dia adalah yeoja manis kesayangan orang tuanya. Sekarang dia sedang berada di dalam gendongan ayahnya yang berbadan tinggi dan tegap dengan mengenakan mini dress berwarna pink dan rambut tergerai.

Biasanya dia hanya mengenakan baju kaos dan celana pendek serta rambut yang dikepang, tapi kali ini dia berbeda dan itu membuatnya terlihat sangat manis, yeoja kecil yang manis. Dan sepertinya namja kecil itu terpesona melihatnya karena sedari tadi dia tidak berkedip melihatnya. “Eunwon…” ucap Kihae pelan.

Siwon langsung mendekati Kihae dan menurunkan Eunwon untuk duduk di ranjangnya, Kibum langsung beranjak dan membiarkan anak-anak mereka di sana. Mereka duduk berdua di sofa, sedangkan Eunhyuk langsung duduk di sebelah Donghae, di ranjangnya.

Gwaenchanha?” tanya Eunhyuk sedikit khawatir.

Gwaenchanha,” jawab Donghae singkat.

Mereka berempat sibuk dengan obrolan mereka sendiri. Begitu juga dengan Kihae dan Eunwon.

“Eunwon lihat… tadi appa menggambar apel, baguskan?” tanya Kihae yang mendapat anggukan dari Eunwon. “Appa juga menggambar kucing,” lanjutnya dan memperlihatkan gambarnya ke Eunwon.

“Eunwon juga mau gambar,” ucap Eunwon dan langsung menggambar di kertas yang diberikan Kihae.

“Eunwon gambar apa?” tanya Kihae setelah melihat gambar Eunwon, “Jelek,” ucap Kihae polos setelah Eunwon memperlihatkan gambarnya. “Gambar Kihae bagus… ikan…” lanjut Kihae memperlihatkan gambarnya ke Eunwon, Donghae yang mendengar itu dan kebetulan sedang minum tersedak, anaknya menggambar ikan.

“Gambar Eunwon juga bagus Kihae… monyet…” ucap Eunwon tidak mau kalah membuat Eunhyuk batuk.

“Kita gambar kuda yu’,” ajak Kihae ke Eunwon dan Siwon membelalakan matanya.

Kibum terkekeh melihat Donghae, Eunhyuk dan Siwon. Dia segera mendekati Kihae dan Eunwon, “Bagaimana kalau kita menggambar Putri Salju, biar appa yang gambar,” ucap Kibum lembut yang mendapatkan anggukan dari Kihae dan Eunwon.

Ne… Eunwon yang jadi putri saljunya,” ucap Eunwon ceria.

“Kihae yang jadi pangeran tampannya,” lanjut Kihae.

Kibum tersenyum dan mulai menggambar.

T.B.C

Saya tidak tega melihat KiHae dan Kihae sedih terus, jadi di chap ini saya buat mereka udah senyum lagi, gimana? Saya harap kalian tidak kecewa.

Advertisements

16 thoughts on “Our Little Angel [Little Kihae] – 4

  1. unnie :’), kihae dan donghae udh smbuh senangnya pasti apato mereka rame lagi :), kihae bener2 anak baik dan pintar ya, ga mau eommanya sedih :’) wah member yag lain sayang ama kihae kkk kyuhyun itu tsundere ya /malu malu kucing gt/ ama kihae wkwkw, aaah ad hanggeng XD kkk hanchul couple jadi halmoeni ma haraboji kkkk

  2. Akhrnya kihae n kibum baik2 aja
    Seneng deh liat kihae bisa senyum lagi, kayanya ada yg mulai tertarik nih sana eunwon hehehehehehe

    Daebak thor 🙂

  3. ikan, monyet, kuda. kenapa g sekalian aja buat kebun binatang? *dibantai member suju*
    udah sembuh yach… chukhae bapak…. *jabat tangan kibum*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s