Posted in KiHae Couple

I’m a Ghost


Tittle : I’m a Ghost

Pairing : KyuHae / KiHae / KyuWon / HaeWon / KiWon

– isfa_id –

‘Ciiittttt………. Braaakkkkk……….’

Tubuh seorang namja terpental jauh saat tertabrak mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi, tubuhnya jatuh menghempas kerasnya jalan dan kemudian berputar dan jatuh ke jurang.

Seseorang yang berada di dalam mobil itu keluar dan berusaha melihat ke bawah jurang yang sangat dalam, dia tidak bisa melihat apapun, pandangannya terhalang oleh gelapnya malam. Dia menangis, dia takut, ‘Aku membunuh seseorang.’

.

.

Apa yang kamu inginkan hari ini, jika kamu meninggal besok? Aku hanya berharap dapat menemukan seseorang yang mencintaiku. Tapi aku menyesal karena harapanku itu terkabul hari ini, dan besok… aku akan mati.

– isfa_id –

“Kyu hentikan!”

Seorang namja manis menggenggam sabuk pengamannya dengan sangat erat, saat seorang namja tampan yang sedang menyetir di sebelahnya itu mengemudikan mobil dengan sedikit ugal-ugalan, “Hentikan, aku mohon,” dia terus meminta agar namja itu menghentikan mobilnya, tapi namja itu tidak mempedulikannya, “Kyu, aku mohon…”

‘Ciiittttt………..’

“Hah, ini sangat menyenangkan.”

‘Brak,’

Namja manis yang ketakutan tadi langsung keluar dari mobil dan menutup pintunya dengan sangat kasar.

“Donghae…” Kyuhyun yang merupakan orang yang mengemudikan mobil itu langsung keluar dari mobil dan menyusul Donghae yang sudah berjalan jauh meninggalkannya. “Waeyo?” tanyanya saat berhasil menarik tangan Donghae. Dia diam saat melihat Donghae menangis, “Waeyo?” tanyanya lagi, tapi sekarang dengan nada suara yang sangat lembut.

Dibelainya wajah Donghae sambil mengusap air matanya, “Mianhae, tapi aku hanya tidak mau kamu terus tersiksa karena memikirkan hal itu.”

“Kalau kamu seperti ini aku akan semakin tersiksa Kyu, kamu tahu betapa merasa bersalahnya aku, betapa takutnya aku?” ucap Donghae terisak.

Mianhae, jeongmal mianhae, aku tidak akan melakukannya lagi, mungkin lebih baik kita coba pelan-pelan, eoh?” ucap Kyuhyun menyesal.

Donghae mengangguk kecil.

Kyuhyun tersenyum dan langsung mengecup bibir namjachingunya itu.

“Kamu benar-benar jahat Kyu, kenapa kamu tidak pernah bisa membuatku membencimu,” ujar Donghae sedikit tersipu malu saat Kyuhyun melepaskan pautan bibir mereka.

– isfa_id –

“Huwaaa…”

Donghae mendengar teriakan yang menyambut kedatangannya, mungkin lebih tepatnya orang yang sedang menggandeng tangannya sekarang, Kyuhyun. Kyuhyun adalah sosok yang sangat dikagumi di sekolah, dia sosok yang pintar, tampan, terlebih jago balap. Dia pembalap? Di sirkuit? Bukan… dia adalah juara balap liar, ya… tidak pernah terkalahkan. Bukan berarti dia tidak pernah kalah, tapi angka kemenangannya jauh melebihi angka kekalahannya.

Tidak tanggung-tanggung taruhan yang dipakai di balap liarnya itu, kadang dia mempertaruhkan mobil sportnya. Tidak jarang dia harus kehilangan mobil kesayangannya itu, tapi dalam hitungan jam, dia akan mendapatkannya lagi, karena dia akan memenangkan balapan selanjutnya. Dia bisa kehilangan tiga mobil dalam sehari, tapi esoknya dia akan mendapatkan lima mobil. Sebegitu hebatnya dia.

“Kyuuu…”

Donghae kembali mendengar suara beberapa yeoja bahkan namja yang memanggil Kyuhyun, aish… ini membuatnya sedikit cemburu, mengapa namjachingunya ini harus begitu populer. Tapi sepertinya dia tidak perlu terlalu takut, karena Kyuhyun adalah miliknya.

Ini adalah hari pertama Donghae sekolah setelah satu bulan dia memilih untuk menenangkan pikirannya setelah kejadian yang benar-benar membuatnya syok, sebuah kecelakaan.

Mereka terus berjalan, melewati kerumunan anak-anak yang terus meneriakkan nama Kyuhyun. Donghae mengedarkan pandangannya melihat semua orang yang mengerumuni mereka, hingga matanya tertuju pada tempat parkir yang baru saja dia dan Kyuhyun tinggalkan tadi. Dilihatnya seorang namja sedang berdiri sendiri di sana dengan kepala tertunduk, dipandanginya namja itu dari ujung rambut sampai ujung kaki dan tetap berjalan mengikuti langkah Kyuhyun.

Donghae terus menatap namja itu sampai namja itu mengangkat kepalanya dan menatap Donghae. Donghae tertunduk saat melihat mata namja itu yang sangat merah, ada kemarahan dalam tatapan namja itu, bahkan mungkin dendam. Donghae langsung mengalihkan pandangannya dan terus berjalan sambil mempererat genggamannya di tangan Kyuhyun.

– isfa_id –

Donghae memutuskan keluar dari kelasnya, karena jam pelajaran pertama kosong, dia bosan di kelas, apalagi melihat Kyuhyun yang menebarkan pesonanya pada semua penghuni kelasnya. Dia terus berjalan mengitari sekolahnya, tidak ada yang berubah meskipun sudah satu bulan dia tidak melihatnya. Donghae terus berjalan hingga sampai di tempat parkir, dia berniat memutar balik, tapi terhenti saat melihat namja yang dia lihat tadi masih berdiri di sana.

Ada rasa takut, tapi entah kenapa kakinya malah menuntunnya untuk mendekati namja itu. Donghae menarik nafas sedikit pelan dan duduk di salah satu motor yang ada di sana, ditatapnya namja itu, dia tertunduk, tapi Donghae dapat melihat kulit pucatnya dan raut kesedihan di wajah namja itu.

Annyeong, aku Donghae, Lee Donghae, tapi kamu bisa memanggilku Fishy,” ucap Donghae mencoba memulai percakapan dan mengulurkan tangannya, tapi sudah beberapa detik tangannya tidak disambut oleh namja tersebut. Donghae menarik tangannya dan menggaruk kepalanya, baiklah… dia tidak dianggap sepertinya.

“Kamu kelas berapa? Aku kelas dua belas,” ucap Donghae lagi masih mencoba mengajaknya bicara. “Apa kamu murid baru di sini? Kamu belum tahu kelasmu? Mau aku antar ke kantor kepala sekolah?” tanya Donghae yang tidak satupun dijawab oleh namja itu.

‘Blam…’

Donghae hampir terjatuh dari motor yang sedang dia duduki saat tiba-tiba namja itu mengangkat wajahnya. Wajah pucatnya benar-benar terlihat sekarang, mata merah itu, yang dilihat Donghae tadi, ya… mata merah yang membuatnya takut, “AAnnAnnyeong…” ucap Donghae sedikit tergagap sambil mengangkat tangan kanannya dan mencoba tersenyum.

“Hei… apa yang kamu lakukan di sini?”

Donghae terkesiap saat seseorang memegang pundaknya, dia menoleh dan melihat Kyuhyun di belakangnya. “Oh… itu… aku sedang berbi…” kata-kata Donghae terhenti saat dia menyadari namja yang sedang diajaknya bicara tadi sudah tidak ada di tempatnya.

Ye?” ucap Kyuhyun tidak mengerti.

“Bukan apa-apa…” jawab Donghae masih sedikit bingung, ke mana namja itu pergi? “Kita ke kelas saja,” Donghae langsung menarik tangan Kyuhyun dan berjalan untuk kembali ke kelas mereka.

– isfa_id –

Donghae menjatuhkan tubuhnya di bangku yang letaknya di barisan belakang, dia memang memilih untuk duduk di belakang, agar bisa tidur saat guru sedang memberikan penjelasan yang selalu membuatnya bosan. Ha… hal ini dia pelajari dari namjachingunya sendiri. Tapi entah kenapa Kyuhyun bisa menjadi begitu pintar meskipun tidak mengikuti pelajaran, sedangkan dia… ah… dia tidak perduli.

“Hei… Park seonsaengnim datang…”

Semuanya langsung berlari ke bangku masing-masing dan segera duduk dengan manis, heh? Donghae tersenyum sinis, mereka mencari muka? Tapi berbeda dengan Kyuhyun yang masih santai duduk di bangku depan sambil mengangkat kakinya ke atas meja. Donghae menggelengkan kepalanya, kenapa dia bisa mencintai namja seperti itu?

“Cho Kyuhyun, turunkan kakimu!” perintah Park seongsengnim.

Donghae melihat Kyuhyun tersenyum sinis sebelum akhirnya menurunkan kakinya dan pindah duduk di belakang, tapi bukan di sebelah Donghae, jarak mereka sedikit jauh. Kyuhyun menoleh ke arah Donghae yang sedang menatapnya dan tersenyum sambil mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya membentuk huruf V. Donghae tertawa.

– isfa_id –

Donghae membuka matanya saat dirasakannya seseorang duduk di sebelahnya, awalnya di mengira itu Kyuhyun, “Oh…” ucap Donghae sedikit kaget saat melihat namja pucat yang dia temui di tempat parkir tadi sekarang sedang duduk di sebelahnya, hampir saja dia jatuh dari bangkunya. Temannya yang duduk di depannya sempat menoleh ke belakang melihat Donghae sambil menggelengkan kepalanya.

“Kamu tidur Lee Donghae?” teriak Park seongsaengnim yang sedang berdiri di depan kelas. “Perhatikan saat aku sedang menjelaskan,” lanjutnya sambil memukul papan tulis, membuat Kyuhyun yang sedang tertidur di pojok kelas terbangun karena kaget, ‘Sialan…’ umpat Kyuhyun.

Kyuhyun menoleh ke arah Donghae dan melambai-lambaikan tangannya, tapi sepertinya Donghae tidak meliahtnya, dan akhirnya dia memutuskan untuk tidur lagi.

“Sejak kapan kamu di sini?” tanya Donghae pada namja pucat itu, tapi tidak mendapatkan jawaban. “Apa berarti kita satu kelas? Berarti kamu benar-benar murid baru, aku baru tahu kamu ada di kelas yang sama denganku, apa kamu sudah masuk ke sekolah ini saat aku tidak ada?” tanya Dongahe panjang lebar, tapi tidak ada satupun yang dijawab.

Donghae menyerah, sepertinya namja ini bisu, pikirnya. Donghae kembali meletakkan kepalanya di atas meja, tidur… lagi…

“Kibum…”

Donghae mengangkat kepalanya dan menatap namja pucat di sebelahnya, dia mengernyitkan alisnya saat melihat namja pucat itu tetap diam, ‘Sepertinya aku salah dengar,’ batin Donghae dan kembali meletakkan kepalanya di atas meja.

“Aku Kibum… Kim Kibum…”

Donghae benar-benar mengangkat tubuhnya dan menatap namja pucat itu aneh, “Lee Donghae, kamu tidur lagi?” teriak Park seongsaengnim karena saat Donghae mengangkat tubuhnya tadi terdengar suara gesekan bangku di lantai.

Donghae tidak memperdulikan teriakan gurunya itu dan terus memandang namja pucat di sebelahnya, “Ye?” ucap Donghae pelan.

“Namaku Kibum, dan aku bukan murid baru di sini,” Donghae mendengar namja pucat itu bicara dengan sangat pelan.

“Bukan murid baru? Jadi sejak kapan kamu sekolah di sini? Aku tidak pernah melihatmu,” ucap Donghae bingung, “Ah… mungkin kamu masuk ke sini satu bulan yang lalu saat aku tidak ada,” lanjutnya.

Namja pucat itu diam.

“Berarti benar,” ucap Donghae membenarkan ucapannya sendiri, “Tapi sebentar, tadi kamu bilang namamu siapa?”

“Kim Kibum…” namja pucat itu menjawab pelan.

“Kim Kibum… Kim Kibum…” Donghae terlihat sedikit berpikir, “Tapi sepertinya di kelas ini tidak ada yang bernama Kim Kibum,” ucapnya sambil menggaruk kepalanya sendiri, Donghae masih mencoba mengingatnya, tadi Park seongsaengnim sempat mengabsen mereka, dan benar, Donghae tidak mendengar gurunya itu menyebut nama Kim Kibum. “Benar-benar tidak ada,” ucapnya sambil menatap namja pucat itu.

“Memang tidak ada,” jawab namja pucat itu sambil memberikan senyuman sinisnya. “Karena aku memang tidak ada,” lanjutnya dan langsung menghilang dari pandangan Donghae.

“Huwaaa…” Donghae berteriak dan langsung bangkit dari duduknya membuat bangkunya tadi jatuh dan mengeluarkan suara yang membuat seisi kelas menoleh padanya. “Kyuuu…” Donghae kembali berteriak dan berlari mendekati Kyuhyun, “Ada setan…” ucapnya dan memeluk Kyuhyun dengan sangat erat.

Ya! Kamu menyebutku setan?” tanya Kyuhyun yang tidak mengerti dengan ketakutan Donghae.

“Kalian berdua… LARI KELILING LAPANGAN SEBANYAK SERATUS PUTARAN!!!”

– isfa_id –

Donghae menundukkan kepalanya, dia tidak menyentuh sedikitpun makanan yang ada di depannya sekarang, dia takut, dia melihat namja pucat itu ada di bawah pohon di dekat kantin, ‘Kenapa dia menghantuiku?’ batin Donghae benar-benar takut, dia menarik baju Kyuhyun, “Kyu, aku tidak mau makan,” ucapnya.

“Tapi aku lapar jagi-ya…” jawab Kyuhyun dan terus melahap makanannya, “Makananmu untukku eoh?” lanjutnya dan langsung mengambil makanan Donghae tanpa menunggu jawaban Donghae terlebih dahulu.

Donghae terus menunduk, meski dia terus mencoba melihat ke arah pohon itu, tidak ada… sudah tidak ada… Donghae mangangkat kepalanya… “Huwaaa…” Donghae berteriak saat melihat namja pucat itu sudah ada di depannya, dia segera bangkit dan berlari dari kantin meninggalkan Kyuhyun yang memandangnya seperti orang bingung.

Donghae duduk di sudut ruang kelasnya sambil memeluk tasnya sendiri, “Pergi… jangan ganggu aku! PERGI!!!” teriak Donghae saat namja pucat itu mendekatinya, “PERGI!!!”

“Kamu harus bertanggung jawab.”

“Apa salahku? Aku tidak mengenalmu, pergi, aku mohon pergi.”

“Aku hanya meminta tanggung jawabmu.”

“Aku tidak mengenalmu, aku tidak mempunyai salah, pergi… pergi… pergi…” Donghae melempar beberapa buku ke arah namja pucat itu, yang jelas saja tidak akan menyakitinya, karena buku-buku itu sukses menembus tubuhnya.

“Kamu harus bertanggung jawab Lee Donghae.”

“PERGI!!!”

– isfa_id –

Donghae membuka matanya, pusing… itulah yang dia rasakan sekarang, dia mencoba duduk dan dilihatnya Kyuhyun yang sedang tertidur di sofa di depannya, dia mengedarkan pandangannya, ‘Kenapa aku ada di UKS?’ batinnya. “Kyu…” Donghae memanggil Kyuhyun pelan, tapi itu sudah cukup membuat Kyuhyun membuka matanya karena dia tidak sedang tertidur.

“Kamu sudah sadar?” ucap Kyuhyun sedikit tenang saat melihat Donghae sudah siuman, tadi dia benar-benar khawatir.

“Kenapa aku di sini?” tanya Donghae bingung.

“Tadi kamu pingsan,” jawab Kyuhyun dan segera duduk di sebelah Donghae. “Ada apa? Kenapa tadi kamu berteriak?” tanya Kyuhyun yang membuat Donghae ingat apa yang terjadi dengannya tadi sebelum dia berada di sini.

“Kyu… aku takut…” ucap Donghae gemetar dan langsung memeluk Kyuhyun.

Waeyo?

“Ada setan Kyu…”

Kyuhyun tersenyum. Baiklah… dia sudah tahu namjachingunya ini takut hantu, tapi mengapa dia menjadi semanja ini, dan menjadikan setan sebagai alasan untuk dapat memeluk tubuh hangatnya.

“Kyu… aku benar-benar takut… wajahnya pucat, matanya merah, dan… dan… dan… tadi dia bilang aku harus bertanggung jawab.”

“Tenanglah ada aku di sini,” ucap Kyuhyun masih tetap tersenyum.

“Aku takut Kyu…”

– isfa_id –

“Naiklah,” ucap Kyuhyun ke Donghae saat mereka akan bersiap untuk pulang, Kyuhyun menghidupkan motornya saat Donghae sudah naik dan bersiap untuk pulang, tapi ada teman sekelasnya yang memanggilnya. “Waeyo?

“Park seongsaengnim memanggilmu.”

Ye?

“Dia menunggumu di ruang guru.”

“Baiklah,” jawab Kyuhyun dan temannya tadi segera pergi meninggalkan mereka. “Sepertinya si Park itu benar-benar jatuh cinta padaku, kenapa hampir setiap hari dia memanggilku,” ucap Kyuhyun dan turun dari motornya setelah Donghae turun. “Tunggu sebentar,” lanjut Kyuhyun dan mengecup bibir Donghae sekilas.

Kyuhyun segera berlari menuju ruang guru dan meninggalkan Donghae sendirian di tempat parkir. Donghae hanya menggaruk kepalanya, baiklah… sekarang apa yang harus dia lakukan sendirian di tempat parkir? Segera dirogohnya kantong celanya untuk mengambil handphone, sedikit mendengarkan musik mungkin hal yang baik. Segera dipakainya headphone dan menekan tombol play. “YA!!!” dia berteriak saat seseorang melepaskan headphone itu dari telinganya. Donghae bersiap untuk berteriak…

“Aku mohon jangan berteriak.”

Donghae terdiam mendengar ucapan itu, setan bisa memohon?

“Kamu hanya perlu membantuku.”

Donghae berjalan cepat meninggalkan namja pucat itu tapi tiba-tiba langkahnya terhenti karena namja pucat itu sudah ada di depannya. Dia berputar dan semakin melangkahkan kakinya dengan cepat, tapi kembali langkahnya terhenti saat namja pucat itu sudah ada lagi di depannya, “Aku mohon… aku mohon… tinggalkan aku sendirian,” ucap Donghae sambil mengepalkan kedua tangannya di depan mukanya dan memasang tampang memelas.

“Aku akan pergi jika kamu membantuku.”

Donghae mengangkat dadanya, dia mencoba untuk berani sekarang, “Kita tidak kenal, dan aku tidak mau membantumu,” ucap Donghae dengan nada yang dibuat sedikit meyakinkan dan kembali memutar badannya untuk meninggalkan namja pucat itu, ‘Pergi… pergi… pergi…’ batinnya sambil terus melangkahkan kakinya.

“Hanya kamu yang bisa membantuku.”

“Huwaaa…” Donghae berteriak karena namja pucat itu sudah ada di depannya.

“Hanya kamu yang bisa.”

Donghae memutuskan duduk di atas motor Kyuhyun karena dia juga tidak mungkin bisa untuk menghindar dari setan ini. “Baiklah, apa yang bisa ku bantu?” tanya Donghae, ‘Kenapa aku bertanya seperti itu?’ batin Donghae menyesali apa yang baru saja dikatakannya. Kalau begini setan itu akan terus mengikutinya, padahal dia ingin setan itu segera meninggalkannya.

“Temukan tubuhku…”

“AAAAAAAAAA…”

– isfa_id –

Aku mengalami kecelakaan satu bulan yang lalu, dan tubuhku terjatuh ke jurang. Saat aku sadar, aku sedikit heran melihat tubuhku yang tidak terdapat luka sedikitpun, tapi aku senang, berarti aku tidak apa-apa. Tapi saat aku ingin mencoba mencari bantuan dan melihat seseorang, aku mengejarnya dan memohon bantuan padanya. Tapi dia tidak bicara sedikitpun dan aku mencoba mengguncang badannya. Dan saat itulah aku tahu, bahwa sekarang aku bukanlah seorang manusia lagi, aku roh. Aku tidak bisa melakukan apapun, menyentuh dan juga berkomunikasi dengan orang lain. Akhirnya aku memutuskan kembali ke tempat aku sadar tadi, tapi tidak ada apa-apa di sana, tidak ada tubuhku.

Donghae menggelengkan kepalanya mengingat semua apa yang dikatakan namja pucat tadi di tempat parkir sekolahnya. Donghae mengambil bantalnya dan menutup mukanya, ‘Jangan diingat, jangan diingat, jangan diingat!’

Aku tidak tahu apa yang bisa ku lakukan, hingga aku bertemu denganmu, satu-satunya orang yang bisa melihat dan bicara denganku. Aku yakin kamulah orang yang bisa membantuku, jadi aku mohon, bantu aku… temukan tubuhku… hanya itu… dan aku tidak akan mengganggumu lagi.

“Aku bisa gila,” teriak Donghae di balik bantalnya. Dia takut hantu, dan sekarang kenapa dia harus berurusan dengan roh. “Sebentar…” Donghae segera duduk dari tidurnya, “Kecelakaan… satu bulan yang lalu… jurang…” tiga hal itu sekarang berputar di kepalanya, dia mencoba mengingaat kecelakaan satu bulan yang lalu, tiba-tiba dia menangis mengingat hal itu. “Tidak…”

“Jadi mau membantuku?”

Suara itu mengejutkan Donghae, Donghae segera menoleh ke asal suara dan melihat namja pucat itu sudah berdiri di depan pintu kamarnya.

“HUWAAA…”

– isfa_id –

Huwa… bagaimana, bagaimana… apa ceritanya menarik menurut kalian? Apakah FF ini perlu dilanjutkan? Apa tidak perlu dilanjutkan sama sekali?

Siwon ngangkat tangan… “Woi author, harus dilanjutlah, aku aja belum keluar.”

Kyuhyun : Harus lanjut, aku keren banget di sini, jadi jagoan balap… *eh?*

Kibum : Kenapa aku jadi setan? Aku g’ bisa meluk Donghae, g’ bisa nyium Donghae. Enakan Kyu kalo gini.

PLAK PLAK PLAK *sudah bisa tebak kan siapa yang mukul dan siapa yang dipukul?*

Haha…

Jadi… dilanjut apa tidak perlu?

Advertisements

4 thoughts on “I’m a Ghost

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s