Posted in KiHae Couple, Super Junior

Our Little Angel [Little Kihae] – 6


Tittle : Our Little Angel

Pairing : KiHae

Chap 6 update ^^

Happy reading ^^

– isfa_id –

“Bummie…”

“Hm…”

“Harus sekarang?”

Donghae menatap mata Kibum seakan memohon agar jangan melakukan itu malam ini, tapi sepertinya itu tidak berhasil karena dia melihat senyuman Kibum yang berarti mereka harus melakukannya sekarang. Apa yang sebenarnya akan mereka lakukan? Mewujudkan keinginan malaikat kecil mereka untuk mempunyai seorang adik kecil.

“Bummie…”

“Hm…”

“Lain kali saja eoh?”

Kibum tersenyum dan langsung melumat bibir Donghae. Baiklah… Donghae pasrah sekarang, segera dilingkarkannya tangannya di leher putih Kibum meskipun membiarkan Kibum bermain sendiri dengan bibirnya. Donghae memilih untuk lebih merasakan kelembutan bibir Kibum tanpa membalasnya.

Waeyo?” tanya Kibum saat melepaskan pagutan bibir mereka, tapi Donghae hanya diam. Kibum mengusap bibir Donghae dengan ibu jarinya, “Tidurlah,” ucapnya dan segera turun dari tubuh Donghae. Kibum segera berbaring dengan posisi membelakangi Donghae.

Donghae merubah posisi tidurnya dan menatap punggung Kibum, dia tahu Kibum marah padanya sekarang, “Mianhae…” ucapnya sambil melingkarkan tangannya di pinggang Kibum dan menyandarkan kepalanya di punggung Kibum, “Hangat,” desahnya sambil tersenyum dan mempererat pelukkannya di pinggang Kibum.

Kibum tidak bergeming, dan tetap pada posisinya, “Bummie…” panggil Donghae tapi tidak ada jawaban. “Bummie…” panggilnya lagi, dan tetap sama, Kibum tidak menjawabnya. “Bummie…”

Akhirnya Donghae memutuskan menarik tubuh Kibum hingga sekarang mereka berhadapan, dia tersenyum dan langsung mengecup bibir Kibum, tapi Kibum langsung kembali membalik tubuhnya. “Bummie…” ucap Donghae lagi dan kembali menarik tubuh Kibum. Dia segera naik ke tubuh Kibum dan kembali mengecup bibir Kibum.

“Marah?” tanyanya manja.

“Menurutmu?”

Donghae tersenyum dan kembali mengecup bibir Kibum, tapi sekarang sedikit lama, dihisapnya bibir bawah Kibum dan kemudian melepaskannya setelah dirasanya cukup untuk merasakan manisnya.  “Aku hanya belum siap…” Donghae menggantung kata-katanya dan turun dari tubuh Kibum. Dia duduk di tepi kasur sambil sedikit tertunduk, “Aku takut kalau nanti aku hamil…” ucapnya lembut.

Kibum bangkit dan ikut duduk di sebelah Donghae, “Memangnya kenapa kalau kamu hamil? Kita sudah menikah, jadi tidak ada salahnya.”

“Bukan itu Bummie…” ucap Donghae dan langsung menatap Kibum tajam, tapi berangsur tatapannya menjadi hangat dan segera menyandarkan kepalanya di pundak Kibum. “Aku tidak mau adik Kihae nanti mengalami hal yang sama seperti Kihae, tidak punya teman, selalu dijahili…” jelasnya dan melingkarkan tangannya di pinggang Kibum.

“Kamu tahu… setiap kali melihat Kihae aku merasa bersalah, aku membuatnya seperti itu karena dia memiliki seorang eomma namja, kamu tahu rasanya kan?”

“Aku sudah beli pengaman tadi,” ucap Kibum santai.

YA!!!” Donghae berteriak.

“Aku hanya bercanda.” Didorongnya sedikit tubuh Donghae dan memandang matanya dalam, “Kamu percaya padaku?” tanyanya dan Donghae mengangguk, “Kamu percaya Kihae?”

Ye?

“Kihae anak yang pintar, pasti dia akan menjaga dongsaengnya nanti, kamu percaya anak kita kan? Malaikat kecil kita eoh?”

Donghae mengangguk, ya… sudah pasti Kihae akan melakukan itu, melindungi dongsaengnya. Dia merasa sangat beruntung bisa memiliki anak seperti Kihae, anak yang manis, pintar, seperti appanya. Donghae tersenyum saat memikirkan itu.

Waeyo?” tanya Kibum yang melihat Donghae tersenyum.

Ani…”

Kibum memeluknya, mencium pucuk kepalanya dan membelai rambut Donghae. “Apa sekarang kita bisa membuat adik kecil untuk Kihae?”

Donghae mengangguk.

Kibum segera membaringkan tubuh Donghae dan melumat bibirnya, dituntunnya tangan Donghae agar memeluk lehernya. Dia melumat bibir Donghae penuh nafsu, dihisapnya bibir bawahnya, tapi tiba-tiba Donghae mendorongnya, “Wae?

“Kamu bisa mengabulkan keinginan Kihae?”

“Apa maksudmu?” tanya Kibum tidak mengerti.

Yeodongsaeng…”

Kibum terkekeh, apa bisa merencanakan jenis kelamin untuk anak mereka nanti, ini pertanyaan yang aneh, “Bagaimana kalau aku ingin membuatnya menjadi namdongsaeng?” goda Kibum.

Donghae tertawa dan memukul lembut kepala Kibum, “Jangan menggodaku Bummie, kamu harus berusaha membuat yeodongsaeng untuk Kihae.”

Kibum ikut tertawa, dan langsung menjamah tubuh istri tercintanya itu.

“Ahhh… Bummie… tidak bisakah kamu memperlakukanku dengan lembut? Pelan-pelan… ennnggggghhhhhhhhhh…”

Hening…

“AHHH… BUMMIIIEEEEE……….”

Ya! Kamu bercanda? Aku bahkan belum melakukan apapun?” ucap Kibum.

“Hehe…” Donghae terkekeh.

– isfa_id –

Donghae menggenggam tangan Kibum dengan sangat erat, begitu pula Kibum. Kibum merasakan tangan Donghae sedikit gemetar, dia tersenyum dan lebih mempererat genggamannya pada tangan Donghae.

‘Klek…’ mereka menoleh saat mendengar suara pintu terbuka, dilihatnya seorang yeoja masuk, dilihat dari pakaiannya dia adalah seorang suster di panti asuhan, Donghae menatapnya dari atas hingga bawah, Kibum menyadari itu dan ditariknya sedikit tangan Donghae membuat Donghae menoleh padanya. Dia menggeleng dengan maksud agar Donghae tidak memandangi yeoja itu seperti tadi, Donghae mengangguk mengerti dan menundukkan kepalanya.

Mereka sekarang ada di ruang guru, begitu pula dengan Siwon dan Eunhyuk yang duduk di sebelah mereka. Hari ini mereka akan bertemu dengan orang tua kedua anak yang suka menjahili Kihae dan Eunwon, dan ini adalah keputusan dari pihak sekolah, karena inilah hal yang tepat agar masalah mereka bisa terselesaikan.

Suster yang baru masuk tadi duduk di kursi kosong di depan Kibum dan Donghae, dia tersenyum ramah dan dibalas oleh semua orang yang ada di ruangan itu. Kemudian, tidak lama, seseorang juga masuk, seorang namja. Kibum mengangkat kepalanya yang tadi sempat tertunduk untuk melihat namja yang baru saja masuk tadi. Dilihatnya namja itu berjalan dengan perlahan mendekati mereka, ya… perlahan. Apa karena bobot tubuhnya? Mungkin.

Namja itu memiliki tubuh yang sangat gemuk, entah berapa beratnya bila ditimbang. Kibum memperhatikannya dari ujung rambut sampai ujung kaki, dan Donghae melihat itu. Ditariknya tangan Kibum dan meminta agar Kibum tidak memandang namja itu seperti itu. Tapi sepertinya Kibum tidak perduli, tetap dipandanginya namja itu dengan mulut yang sedikit menganga.

Kibum terkekeh, saat memperhatikan perut namja itu yang naik turun seirama dengan langkahnya yang masih sangat pelan. Donghae menyenggolnya dan menatapnya tajam, “Jagi-ya, lihat perutnya,” bisik Kibum yang mendapatkan cubitan di pinggangnya dari Donghae, “Seperti gelombang,” lanjut Kibum yang tidak merasakan cubitan Donghae tadi, “Lucu…” lanjutnya lagi dan tetap terkekeh.

“Bummie… diamlah,” ucap Donghae juga berbisik pada Kibum memintanya untuk menghentikan semua pikiran anehnya tentang namja itu. Jujur… sebenarnya Donghae juga ingin tertawa sekarang, tapi dia takut namja itu tersinggung. Lihat pipi namja itu, gerakkannya sama seperti gerakkan perutnya yang naik turun, benar-benar seperti gelombang, persis dengan apa yang Kibum katakan tadi.

Jagi-ya, kamu tidak merasa ini lucu,” Kibum kembali berbisik.

“Diamlah Bummie…”

“Hah…”

Kibum semakin terkekeh saat didengarnya namja itu menarik nafas saat duduk di kursi di depan Siwon dan Eunhyuk, dan Donghae semakin mencubit pinggang Kibum dengan sangat kuat.

“Hahahahaha…”

Kibum dan Donghae menoleh melihat seseorang yang sekarang sedang tertawa dengan sangat kuat, Siwon. Siwon tertawa dengan sangat lantang sambil menepuk-nepuk kakinya sendiri, sepertinya apa yang dipikirkan Siwon sama seperti Kibum, tapi Kibum masih bisa menahan tawanya, sedangkan Siwon tidak bisa. Dia terus tertawa, tidak memperdulikan tatapan aneh dari orang-orang yang ada di ruangan tersebut. “Hahaha…” dia terus tertawa.

Eunhyuk mengedarkan pandangannya dan melihat semua orang di ruangan itu sedang menatap Siwon aneh, “Wonnie diamlah,” ucapnya sambil menarik tangan Siwon.

“Hahaha…” Siwon tetap tertawa.

Eunhyuk hanya bisa menunduk malu sekarang karena ulah suaminya itu.

– isfa_id –

Donghae memeluk tubuh mungil Kangwoo saat anak-anak mereka sudah ada bersama mereka di ruang guru. Akhirnya mereka tahu apa alasan Kangwoo selalu menjahili Kihae dan Eunwon. Kangwoo adalah seorang anak yatim piatu yang dibesarkan di panti asuhan. Dia selalu merasa iri dengan Kihae dan Eunwon yang memiliki orang tua yang menyayangi mereka. Diantar, dijemput saat pergi dan pulang sekolah, dia juga ingin begitu. Apalagi setiap melihat Eunwon dan Kihae memiliki benda-benda baru yang bagus, seperti pensil, buku, tas dan yang lainnya. Dia tidak bisa mempunyai itu semua.

Terlebih lagi dia tidak mempunyai teman yang benar-benar akrab seperti Kihae dan Eunwon yang benar-benar akrab. Di panti asuhan pun kadang dia selalu merasa sendiri dan diabaikan, apalagi bila melihat teman-temannya sudah mendapatkan orang tua yang mau mengadopsi mereka, tapi Kangwoo sampai sekarang belum mendapatkan orang tua angkat. Dia kesepian, dan ingin diperhatikan, itulah intinya.

Donghae menangis dan memeluk tubuh Kangwoo dengan lebih erat, “Kangwoo harus janji akan menjadi anak yang baik eoh?” ucapnya, dapat dirasakannya anggukkan kecil dari kepala Kangwoo. Donghae tersenyum meskipun masih ada tetesan air mata.

“Dongwook, cepat minta maaf!” perintah namja gemuk tadi ke anaknya.

“Dongwook tidak mau.”

“Kamu mau appa kurung di gudah?” bentak namja gemuk itu.

Appa jahat… jahat…” ucap Dongwook dan langsung berlari keluar dari ruang guru.

Ya… inilah hal yang membuat Dongwook menjadi anak yang nakal, dia merasa tidak diperhatikan oleh orang tuanya, sedikit saja dia melakukan kesalahan, appanya akan menghukumnya dengan cara mengurungnya di gudang. Bukankah ini terlalu berlebihan? Apa pantas orang tua melakukan itu pada anak yang berusia lima tahun, yang belum benar-benar mengerti yang mana yang baik dan yang mana yang buruk?

.

.

“Dongwook, Kihae punya permen, mau?” Kihae sekarang sedang ada di taman belakang sekolah bersama Dongwook yang sedang duduk sendiri di sebuah bangku kecil, “Kihae juga punya cokelat, Dongwook mau?” tanyanya lagi sambil mengulurkan tangannya yang terdapat permen dan cokelat. “Ini buat Dongwook,” lanjutnya dan meletakkannya di sebelah Dongwook.

– isfa_id –

“Kyu ajussi…” Kihae berteriak dan langsung berlari mendekati Kyuhyun.

‘Kenapa anak ini ke sini?’ batin Kyuhyun dan langsung menyembunyikan PSPnya. Pelit, ya… itulah sifat Kyuhyun pada Kihae. Dia tidak akan mau meminjamkan PSPnya, karena Kihae akan mengacaukan permainannya, itulah yang ada di pikirannya. “Wae?” ucap Kyuhyun sinis.

‘Plak…’ pukulan Kibum mendarat di kepalanya, “Begitu caramu menyambut anakku?”

Kyuhyun menatap Kibum tajam, kenapa dia memukul kepalaku, apa ingin balas dendam karena dia selalu mendapat pukulan dari istri ikannya itu? ‘Hahaha…’ batin Kyuhyun tertawa, ‘Itu sudah pasti.’

“Yeee… Kihae menang.”

Kyuhyun langsung menoleh dan melihat Kihae sedang duduk manis di sofa ruang tengah dengan PSP hitamnya yang berada di tangan mungil itu. Dari mana dia mendapatkannya? Bukankah Kyuhyun sudah menyembunyikannya di bawah sofa. Kihae ternyata lebih pintar kalau masalah mendapatkan PSP Kyuhyun. ‘Hup…’ Kyuhyun langsung merebut PSP itu dari tangan Kihae.

“Hiks… AppaEomma… Kyuhyun ajussi pelit,” rengek Kihae. “Hiks… hiks…”

Ya!!! Cho Kyuhyun!!!”

“Anak manis, ini… Kihae boleh pinjam PSP ajussi,” ucap Kyuhyun lembut saat Heechul berteriak. Kenapa dia begitu takut dengan Heechul, entahlah, dia sendiri tidak tahu. Kyuhyun berjalan menuju kamarnya sambil menggerutu.

Waeyo?” tanya Sungmin yang sedang membereskan kamar mereka. Ya… sekarang mereka ada di dorm, member lain memang tetap tinggal di dorm.

“Anak nakal itu mengesalkan.”

Sungmin tersenyum dan langsung mengecup bibir Kyuhyun dengan lembut, membuat mata Kyuhyun terbelalak. “Mungkin karena ini kita tidak punya anak,” ucap Sungmin lembut.

Ye?

“Kamu pasti akan selalu memarahi anak kita.”

Kyuhyun terdiam, baiklah… dia memang tidak bisa tidak marah bila dengan Kihae yang selalu saja mengganggunya bila sedang asyik dengan PSPnya, berbeda dengan Eunwon yang selalu bersikap manis bermain dengan bonekanya tanpa mengganggu Kyuhyun. “Kalau anak perempuan mungkin tidak,” ucapnya kemudian.

Sungmin tersenyum, “Aku ingin punya anak Kyu, anak kita,” ujarnya.

Jinjjayo? Bagaimana kalau malam nanti kita coba, siapa tahu ada keajaiban, dan kamu bisa hamil,” ucap Kyuhyun ceria.

Ne…”

Kembali ke ruang tengah.

“Anak appa hebat,” puji Kibum saat Kihae menang lagi saat bermain PSP, Kihae bergoyang-goyang senang di atas pangkuan Kibum.

“Kihae hebat kan Appa?

Ne… anak appa memang hebat.”

Eomma… Kihae menang lagi,” ucap Kihae sedikit menoleh ke arah dapur melihat Donghae yang sedang menyiapkan makanan bersama Ryeowook.

“Eunwon, lihat, Kihae menang.”

“Tidak mau, Eunwon mau main boneka sama Leeteuk ajumma,” jawab Eunwon tidak memperdulikan Kihae yang memperlihatkan PSP padanya.

– isfa_id –

Ni ho…”

“Bukan… Ni hao…”

Ni haw…”

“Bukan… Ni hao…”

“Susah ajussi…” ucap Kihae yang sedang belajar bahasa mandarin bersama Hangeng. “Ni hau…” Kihae mencoba lagi.

“Bukan… Ni hao…”

Ni hao…”

“Kihae pintar,” puji Hangeng saat Kihae berhasil mengucapkannya.

“Yeee… Appa… Kihae bisa… Ni hao…” ucapnya di depan Kibum yang segera mendapatkan pelukkan dari appanya itu. “Ni hao…” Kihae mengulangnya lagi. “Ajussi… ajarkan yang lain,” pinta Kihae dan turun dari pangkuan Kibum.

Eomma bisa,” ucap Donghae yang sudah mendekati mereka dengan membawa makanan yang tadi disiapkannya bersama dengan Ryeowook.

“Tapi Kihae mau belajar sama Hangeng ajussi, Eomma suka marah kalau Kihae tidak bisa,” jawab Kihae polos, yang segera membuat seisi dorm tertawa. Sedangkah Donghae… hanya melongo tidak percaya anaknya mengatakan itu.

– isfa_id –

Ni haw…”

“Bukan Eunwon… Ni hao…”

Ni hau…”

“Bukan Eunwon… Ni haoNi hao…” Kihae marah saat mengajarkan Eunwon bahasa mandarin dan Eunwon tidak bisa bisa dari tadi.

“Ternyata dia sama sepertimu,” ucap Yesung menyindir Donghae, “Mudah marah,” lanjutnya yang membuat Donghae memajukan mulutnya kesal.

“Eunwon tidak mau belajar sama Kihae,” ucap Eunwon dan langsung berlari ke pangkuan Siwon, “Appa Eunwon juga bisa… iyakan Appa?” tanyanya yang mendapatkan anggukkan dari Siwon. “Weee…” Eunwon menjulurkan lidahnya ke arah Kihae.

Eomma Kihae juga bisa… weee…” balas Kihae yang juga sudah berlari ke pangkuan Donghae.

“Hahahahaha…” tawa Shindong menggelegar membuat guncangan seperti gempa sembilan skala richter di dorm Super Junior ini.

– isfa_id –

Donghae menepuk-nepuk pundak Kihae lembut, membuat Kihae semakin terlelap dalam mimpinya. Malam ini mereka memutuskan untuk tidur di dorm, kebetulan besok Kihae libur, dan mereka memakai kamar KangTeuk sekarang. Leeteuk memutuskan untuk tidur di ruang tengah bersama Kangin, karena mereka tidak mungkin tidur di kamar member lain, dan juga tidak tega kalau harus Kihae atau Eunwon yang tidur di ruang tengah. Ah… Eunwon tidur di kamar YeWook. Dan Yesung juga memutuskan untuk tidur di ruang tengah bersama Ryeowook. Jadi mereka berempat di ruang tengah.

“Ahhh… enghhh… hah… hah… hah…”

“Suara apa itu?” tanya Ryeowook. “Seperti suara Sungmin hyung,” lanjutnya.

Leeteuk menelan ludah…

“Ah… a… ah… Kyu… engghhh… Kyuuu…”

Kangin memutar posisi tidurnya dan meletakkan bantal di atas kepalanya dan menekannya untuk menutup telinganya.

Yesung terdiam sambil sedikit melirik ke arah Ryeowook.

Pipi Ryeowook memerah.

“Kyuuu… ahhh… ahhh… enghhh… di tempat tadi Kyu… ahhh… lagi Kyu…”

Leeteuk bangun dan langsung menuju kamar mandi, panas… dia merasa panas.

“AHHH… KYUNNIEEE…”

“Huwaaa……….” Ryeowook berteriak saat mendengar teriakkan Sungmin.

Di kamar KangTeuk.

Muka Donghae memerah, dilihatnya Kibum yang sedang tidur dengan posisi tengkurap. ‘Dia sudah tidur kan?’ batin Donghae.

‘KyuMin sialan…’ umpat Kibum dalam hati yang sebenarnya belum tidur, ‘Mana mungkin kami melakukan itu di sini? Apalagi ada Kihae. Ku bunuh kau Cho Kyuhyun,’ umpatnya lagi karena dia jadi ingin membuat adik kecil bersama Donghae sekarang.

“Bummie… kamu belum tidur?” tanya Donghae karena tadi Kibum sempat memukul bantalnya saat memaki Kyuhyun dan Donghae melihat itu.

“Oh… mianhae… aku mengganggu tidurmu?” tanyanya, karena dia mengira Donghae sudah tidur tadi.

Aniya…” jawab Donghae pelan.

Kibum bangkit dan begitu pula dengan Donghae, “Itu…” ucap Donghae pelan.

Ye?

Donghae tertunduk dan tidak melanjutkan kata-katanya lagi. Kibum tersenyum dan langsung memeluknya. “Kita lakukan besok eoh? Di rumah,” ucapnya sambil terkekeh.

Pipi Donghae langsung memerah, dia benar-benar malu sekarang.

Di kamar YeWook.

‘Apa kuda itu akan menerjangku sekarang?’ batin Eunhyuk.

“Tidurlah jagi… ini sudah malam,” ucap Siwon yang membuat Eunhyuk terkejut, sepertinya dia akan aman malam ini karena sepertinya tidak ada pengaruh apapun pada Siwon setelah mendengarkan desahan mesra KyuMin.

– isfa_id –

Appa… kita benar-benar ke taman bermain?” tanya Kihae ceria sambil menggoyang-goyangkan tubuhnya di atas pangkuan Donghae di dalam mobil.

Ne… tapi sebentar saja eoh?” jawab Kibum dan terus fokus menyetir menuju taman bermain. Dia sudah lama tidak jalan-jalan bersama Kihae karena kesibukkannya, paling tidak ini untuk membuat malaikat kecilnya bahagia.

Di taman bermain.

Kihae mengedarkan pandangannya ke sekeliling, sekarang mereka sedang ada di taman bermain, tepatnya di Lotte World. Kibum menggendong tubuh mungil Kihae dengan Donghae yang memeluk tangannya. Kihae terlihat sangat senang, apalagi sekarang mereka sedang ada di Magic Island, dia melihat sebuah bangunan yang terlihat seperti istana, kalau diperhatikan ini mirip dengan Disney Land, Kihae benar-benar suka.

Kihae bergerak-gerak dalam gendongan Kibum sambil tertawa, membuat Kibum dan Donghae tersenyum bahagia melihat kegembiraan malaikat kecil mereka, “Kihae suka?” tanya Kibum lembut yang mendapatkan anggukkan dari Kihae.

“Kyaaa… Donghae Oppa… Kibum Oppa…” terdengar teriakkan dari beberapa pengunjung di sana, dan akhirnya semua orang mengerumuni mereka bertiga.

Donghae langsung memeluk tangan Kibum lebih erat dan merapatkan tubuhnya ke suaminya itu, dia tersenyum begitu pula dengan Kibum. “Annyeonghaseyo HyungNoona…” ucap Kihae yang masih berada dalam gendongan Kibum. Kibum tersenyum sambil mengusap kepala Kihae karena Kihae benar-benar menjadi anak yang ramah di depan semua orang, dia sangat senang melihatnya.

Oppa… kami boleh photo?” tanya beberapa fans mereka.

Kibum terlihat sedikit bingung tapi kemudian dia mengangguk.

“Ayo Kihae ikut noona,” ucap fansnya itu dan langsung mengambil Kihae dari gendongan Kibum.

Ye?” ucap Kibum bingung.

‘Klik… Klik… Klik…’

Kibum melongo, begitu pula dengan Donghae, ternyata mereka semua hanya ingin berphoto bersama Kihae, bukan dengan mereka berdua. Donghae menghentakkan kakinya kesal, dia juga memajukan mulutnya saking kesalnya. Kibum tersenyum melihatnya, “Sepertinya anak kita memang lebih menarik dari kita,” ucapnya, yang membuat Donghae semakin kesal.

Kibum melihat Kihae mengangkat kedua tangannya dengan dua jari yang membentuk huruf V, “Lihat, itu gayaku,” ucap Kibum sedikit menyenggol tubuh Donghae, “Sepertinya Kihae cocok menjadi photo model,” lanjutnya tanpa menghiraukan raut kesal Donghae. “Anakku benar-benar manis.”

“Diamlah Bummie!”

Aigo, kamu cemburu dengan anakmu sendiri eoh?”

“Bukan itu…”

“Jadi…”

“Aku tidak suka melihat mereka semua dekat dengan Kihae.”

Aigo…”

“Diamlah Bummie!” bentak Donghae yang membuat Kibum menghentikan kata-katanya. Kibum tersenyum dan mencium pipi Donghae sekilas, tapi sepertinya itu dilihat oleh fansnya.

“Kyaaa… Kibum Oppa… cium lagi Donghae Oppanya…”

Kibum mencium pipi Donghae lagi.

“Hentikan Bummie!” ucap Donghae karena malu.

T.B.C

Baiklah… masalah Kihae dan Eunwon sudah selesai, berarti sekarang tinggal masalah adik kecil untuk Kihae. Tapi saya sedikit bingung bagaimana mengabulkan keinginan Kihae, #plak

Kkk~

Advertisements

12 thoughts on “Our Little Angel [Little Kihae] – 6

  1. kyaaa kenapa semua orng yg di dorm jadi pervert, semua gara2 kyuhyun XDd
    Owww itu toh maslhnya kesian juga XC, tp mau gmana sebagai ortu yg syng anak KiHae dan WonYuk merasa wajarkan memberi barang2 yg terbaik buat anak2nya XC, agk susah klo nyangkut masalah iri2 XC
    tapi mslhnya udh selse yey XDd, tgl buat ade buat kihae wkwkwkwkkwwk

  2. Dasar ya kyumin itu, ketahuan d’dorm bnyak orng msih aja ngelakuin itu jg wkwkwkwkwkwk ga sabar ya mau pnya anak jg

    Akhrnya masalah eunwon n kihae sama tmn2nya selesai jg nih seneng deh

    Ayo dong buruan buat adijk buat kihae yg semangat ya 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s