Posted in KiHae Couple, Super Junior

Our Little Angel [Little Kihae] – 9


Tittle : Our Little Angel

Pairing : KiHae

Chap 9 update ^^

Happy reading^^

– isfa_id –

Eomma…” Kihae memanggil Donghae yang sedang sibuk mengemas barang bawaan mereka ke dalam tas ranselnya sebelum mereka berangkat ke lokasi konser Super Junior. “Eomma…” Kihae memanggilnya lagi sambil menarik-narik baju Donghae. “Eomma!” Kihae kesal. Dia memajukan mulutnya semaju-majunya, sepanjang yang dia bisa, tapi itu malah membuat Donghae terkekeh. “Eomma jahat,” rengek Kihae.

Donghae menutup tasnya setelah selesai dan langsung memangku Kihae, “Waeyo?” tanyanya lembut tapi Kihae sama sekali tidak menjawabnya, dia tetap dengan raut kesalnya, “Aigoo, anak eomma ngambek eoh?”

“Kihae mau pulang, Kihae mau sama appa…”

Aigoo… anak eomma marah eoh?” Donghae membalik posisi Kihae hingga mereka berhadapan, dibelainya rambut hitam Kihae dan mengecup pucuk kepalanya, ditatapnya wajah Kihae yang masih setia dengan mulut yang dibuatnya maju. Donghae memegang kedua pipi Kihae dan mengecup bibirnya, tapi Kihae masih kesal. Dikecupnya kedua pipi chubby Kihae, tapi tetap saja Kihae diam, “Eomma sedih… anak tampan eomma ngambek,” goda Donghae.

Kihae masih setia memasang wajah kesalnya, sepertinya trik Donghae kali ini tidak berhasil, Kihae sepertinya tidak perduli meskipun Donghae akan sedih, ya… karena dia benar-benar kesal sekarang. Bahkan sekarang giliran Donghae yang memajukan mulutnya karena merasa bersalah pada malaikat kecilnya itu.

‘Drrrttttt… Drrrttttt…” handphone Donghae bergetar.

Yeoboseyo…” ucap Donghae setelah menekan tombol hijaunya, “Ne… sebentar lagi kami akan pergi, tapi…” Donghae menghentikan kata-katanya dan melihat Kihae yang masih duduk di pangkuannya tetap dengan wajah kesalnya, “Kihae marah padaku,” lanjut Donghae dengan nada sedikit manja, “Hm…” ucap Donghae sambil menganggukkan kepalanya. Ditatapnya dengan lembut wajah malaikat kecilnya itu dan mengusap kepalanya, “Appa mau bicara,” ucapnya dan memberikan handphonenya kepada Kihae.

Appa…” ucap Kihae manja setelah mengambil handphone dari tangan Donghae, “Ne… Kihae marah sama eomma…” lanjutnya membuat Donghae yang mendengarnya menjadi murung. “Hm…” lanjut Kihae lagi dan langsung turun dari pangkuan Donghae. Dia segera berlari menjauh dari Donghae dan terus berbicara dengan Kibum.

Donghae memiringkan kepalanya, dia ditinggalkan?

.

.

Kihae berlari mendekati Donghae dan memberikan lagi handphonenya, “Apa yang appa bilang?” tanya Donghae lembut sambil kembali membelai rambut Kihae. Kihae tidak menjawab dan langsung keluar dari kamar hotel mereka menuju kamar HanChul. Dan Donghae? Donghae semakin bingung dengan tingkah anaknya.

Sejak kapan Kihae bisa semarah ini padanya? Walaupun Kihae marah, kalau dia bilang dia sedih pasti Kihae akan langsung luluh, apalagi kalau Kibum sudah bicara padanya, tapi kenapa sekarang tidak, bahkan sekarang dia ditinggalkan sendirian. “Apa yang Kibum katakan?” desahnya sambil memperhatikan layar hitam handphonenya.

– isfa_id –

Imo…” Kihae yang sekarang sedang duduk di pangkuan Heechul menggerak-gerakkan tubuhnya manja, “Imo…” dia memanggil Heechul lagi.

Wae?” tanya Heechul sambil terus memeluk tubuh mungil Kihae.

Samchon mana?” Kihae balik bertanya karena dia tidak melihat Hangeng di sana.

“Ada… di kamar Kyuhyun samchon.”

“Kyu samchon?” tanya Kihae sambil memandang wajah Heechul dengan tatapan berbinar saat mendengar Heechul menyebut nama Kyuhyun.

Ne…”

“Kihae mau ke sana,” ucap Kihae dan segera turun dari pangkuan Heechul, dia berlari ke arah pintu tapi Heechul langsung menggendongnya. “Imo… Kihae mau ke kamar Kyu samchon.”

“Kihae mau apa ke sana? Mau jahilin Kyuhyun samchon lagi?” tanya Heechul sambil terus menggendong tubuh mungil itu.

Ne…” jawab Kihae semangat, sangat semangat, dan Heechul tertawa mendengarnya.

Heechul menghentikan tawanya tapi tetap dengan senyuman di wajahnya. Dipandanginya wajah Kihae dan mengamatinya, ‘Dia anak Kibum kan?’ batinnya, ‘Kenapa tidak sama seperti Kibum?’ batinnya lagi. ‘Haha… sepertinya dia menuruni sifat halmeoninya,’ lanjutnya dalam hati, sudah pasti yang dia maksud adalah dirinya sendiri… Kim Heechul, “Hahaha…” dia tertawa.

Imo kenapa?” tanya Kihae saat melihat Heechul yang tertawa secara tiba-tiba.

“Oh… ani… ada yang lucu,” jawab Heechul sambil mengusap kepala Kihae.

“Apa Imo?

“Anak kecil tidak boleh tahu.”

“Kihae kan sudah besar Imo.”

Heechul kembali tersenyum mendengar ucapan Kihae, tapi perlahan dilihatnya wajah Kihae menjadi sedih, tidak seceria tadi saat dia berniat menjahili Kyuhyun. “Kihae kenapa?” tanyanya lembut, “Marah sama imo?” tanyanya lagi dan Kihae menggeleng.

“Tadi Kihae dimarahin appa…”

Waeyo?

“Soalnya Kihae marah sama eomma…”

“Kenapa Kihae marah sama eomma?

“Soalnya… kan tadi Kihae manggil eomma, tapi… tapi… eomma tidak jawab Imo, jadi Kihae marah,” jelas Kihae, menceritakan semua apa yang tadi terjadi.

“Kihae tidak boleh begitu sama eomma, eomma pasti sedih sekarang. Memangnya Kihae mau melihat eomma sedih?” tanya Heechul sambil mendudukkan tubuhnya di sofa sama seperti sebelum Kihae berniat keluar dari kamar hotelnya tadi.

“Kihae tidak mau melihat eomma sedih,” jawab Kihae sambil menggelengkan kepalanya kecil.

“Anak pintar, kalau begitu minta maaf sama eomma eoh?”

Ne Imo…” jawab Kihae dan langsung turun dari pangkuan Heechul. Dia segera keluar dari kamar hotel HanChul dan segera kembali ke kamarnya dan Donghae, tapi langkahnya terhenti saat melihat Kyuhyun dan Hangeng berjalan ke arahnya, “Kyu Samchon…” teriak Kihae yang malah berlari mendekati Kyuhyun dan melupakan niatnya untuk meminta maaf kepada Donghae.

Kyuhyun menggelengkan kepalanya saat melihat Kihae berlari mendekatinya, “Hariku tidak akan tenang,” desahnya dan Hangeng yang berada di sebelahnya hanya tertawa melihat raut wajah Kyuhyun yang sangat menderita.

SamchonSamchon…” panggil Kihae setelah berada di depan Kyuhyun sambil menarik tangan Kyuhyun manja, tapi Kyuhyun sama sekali tidak menghiraukannya, “SamchonSamchon…” Kihae memanggilnya lagi. “Hiks… Kyu Samchon jahat…”

Aigoo… anak manis, kenapa?” tanya Kyuhyun lembut, ini bukan berarti dia menyukai Kihae, tapi… dia melihat Heechul yang sudah berdiri di depan kamar HanChul dan dia tidak mau dibunuh oleh istri Hangeng itu. Kyuhyun mengangkat tubuh mungil Kihae ke dalam gendongannya dan membelai kepalanya meski hatinya menggerutu, ‘Aku ingin sekali mematahkan lehermu Kim Kihae.’

“Berani kamu melakukan itu? Kamu tidak akan selamat Cho Kyuhyun!” ucap Heechul yang sepertinya bisa membaca apa yang ada di pikiran Kyuhyun.

Kihae mengerjapkan matanya sambil memandang Kyuhyun dan Heechul bergantian, tidak mengerti dengan apa yang sedang terjadi. “Samchon…” Kihae memutuskan untuk memanggil Kyuhyun lagi yang sekarang sedang menggendong tubuh mungilnya, “Samchon…” panggilnya lagi.

Mwo?” tanya Kyuhyun ketus, tapi kemudian dia memberikan sebuah cengiran saat Heechul memelototinya.

Samchon jelek…”

Kyuhyun langsung menurunkan Kihae dari gendongannya, “Pergi temui eommamu!” bentak Kyuhyun, dan akhirnya dia mendapat pukulan keras di kepalanya, hadiah dari Heechul.

– isfa_id –

Eomma…” Kihae langsung berlari masuk ke kamar hotelnya dan berlari menemui Donghae yang masih terduduk diam di depan tas ranselnya, dia sama sekali tidak beranjak sejak Kihae keluar dari kamar mereka, “Eomma…” Kihae langsung memeluk Donghae setelah berada di hadapan Donghae, “Mianhaeyo…” ucap Kihae lembut.

Donghae sedikit membelalakkan matanya, sedikit kurang percaya dengan apa yang didengarnya sekarang, malaikat kecilnya sedang meminta maaf padanya, didorongnya perlahan tubuh Kihae dan memandang matanya.

Mianhaeyo Eomma, Kihae nakal,” ucap Kihae sedikit tertunduk, “Eomma jangan marah sama Kihae, Kihae sedih,” lanjutnya karena Donghae masih diam.

Perlahan senyuman terukir di bibir manis Donghae dan dia segera memeluk tubuh mungil malaikat kecilnya itu, “AniyaEomma tidak marah,” ucapnya lembut membuat Kihae menggoyangkan tubuhnya senang di atas pangkuan Donghae.

Eomma…” sekarang wajah Kihae kembali cemberut dengan mulut yang dibuatnya maju, dia benar-benar mirip Donghae bila seperti ini, sifat manjanya benar-benar sama.

Waeyo?” tanya Donghae lembut dan membelai rambut hitam Kihae.

“Tadi appa marah sama Kihae.”

Donghae tersenyum dan mengecup pipi Kihae, “Appa tidak mungkin marah sama Kihae, appa pasti bercanda.”

Jinjayo Eomma?

Ne…”

“Sudah siap?” Leeteuk masuk dan bertanya pada Donghae karena sebentar lagi mereka akan berangkat ke lokasi konser.

“Oh… ne Hyung,” jawab Donghae singkat sambil tersenyum.

“Kita mau ke mana Eomma?” tanya Kihae sambil menatap Donghae dan Leeteuk bergantian, “Kita mau ke mana Imo? Jalan-jalan ya?” sekarang Kihae bertanya pada Leeteuk.

Leeteuk tersenyum sambil mengusap kepala Kihae, “Kita mau konser,” jawabnya lembut.

“Konser? Konser itu apa Imo?

“Nanti Imo, Samchon, sama Eomma nyanyi sama-sama,” kali ini giliran Donghae yang menjawab pertanyaan Kihae.

“Kihae ikut?” tanya Kihae lagi.

Ne… tapi nanti Kihae tunggu di ruang ganti sama ajumma dan ajussi,” jawab Donghae lagi, sambil menatap dua orang staf yang ada bersama mereka.

Ne…” jawab Kihae ceria.

“Tapi jangan nakal sama ajumma dan ajussi, eoh?”

Ne Eomma.”

Donghae segera berdiri dan menggendong Kihae, dia mengambil tas ranselnya, “Biar aku saja,” ucap Siwon yang sudah mendekatinya dan mengambil tas ransel dari tangan Donghae.

Gomawo…” ucap Donghae tersenyum dan memperbaiki posisi Kihae dalam gendongannya.

“Ayo…” ucap Siwon dan mendekati Eunhyuk sambil menggenggam tangannya, tapi Eunhyuk menepisnya, “Waeyo?” tanya Siwon heran, tapi kemudian dia tersenyum setelah mengerti maksud Eunhyuk, “Aku hanya membantu membawakan tasnya,” jelasnya.

“Hm…” ucap Eunhyuk sambil mengangguk kecil.

‘Dia benar-benar jadi pencemburu semenjak hamil,’ batin Siwon dan kembali menggenggam tangan Eunhyuk.

– isfa_id –

EommaEomma tampan…” Kihae berucap sambil memegang wajah Donghae dengan tangan mungilnya. Mereka berada di ruang ganti tempat Super Junior konser sekarang, dan Donghae baru saja selesai di make up. Kihae sedang duduk manis di atas pangkuan Donghae sambil terus memperhatikan wajah manis eommanya yang sekarang terlihat sangat tampan.

Jinjjayo?” ucap Donghae dan Kihae mengangguk dengan senyuman yang terkembang, sangat mirip dengan Kibum. “Tampanan appa atau eomma?” tanyanya.

Appa…”

Appa?

Ne Eomma, appa tampan… eomma manis…” jawab Kihae dengan penjelasan yang sangat singkat.

“Tadi Kihae bilang eomma tampan,” ucap Donghae sambil sedikit merapikan rambut malaikat kecilnya itu.

Ne… tapi Eomma manis, yang tampan itu appa…”

Donghae hanya tersenyum mendengar jawaban Kihae, dia sama sekali tidak mengerti apa yang sedang diucapkan oleh anaknya itu, tadi Kihae bilang dia tampan, tapi saat ditanya, Kihae malah bilang dia manis. Donghae menarik tubuh mungil itu ke dalam pelukkannya dan membelai rambut hitamnya, “Nanti Kihae jangan nakal sama ajumma eoh?”

Ne Eomma… nanti Kihae bisa nonton Eomma dari sini kan?”

Ne… itu ada tv kecil, Kihae bisa lihat Eomma, samchon sama imo dari sana,” jawab Donghae dan terus membelai rambut Kihae.

“Konser akan segera dimulai,” seorang kru masuk dan mengingatkan semua member. Beberapa member yang baru saja selesai di make up langsung berdiri dan bersiap-siap.

Negomawoyo…” ucap Leeteuk sesaat sebelum kru itu keluar dari ruang ganti mereka, Leeteuk langsung meminta semua member berkumpul. Mereka langsung membuat lingkaran dan menghitung jumlah mereka, seperti biasanya yang dimulai dari Leeteuk, “Satu…”

“Dua…” sambung Heechul dan diikuti oleh semua member yang lain, hingga sampai ke Kyuhyun, “Dua belas…”

“Baiklah… sudah lengkap semua…”

“Kihae belum Imo…” ucap Kihae yang sekarang sedang ada di dalam gendongan Donghae, semua member tersenyum mendengarnya dan menatap Kihae, “Tiga belas…” lanjut Kihae yang akhirnya membuat semua member tertawa.

– isfa_id –

Kihae melompat-lompat senang melihat Super Junior yang sedang tampil sekarang dari tv kecil yang ada di ruang ganti. Dia memang harus menonton dari sana, karena tidak mungkin dia ikut menonton bersama ELF yang lain di depan panggung, dan Donghae pun juga pasti tidak mau membuat Kihae harus berada di kerumunan banyak orang meskipun dia akan ada di bagian VIP, lagipula Kihae masih kecil dan itu tidak mungkin.

Super Junior sudah selesai perform lagu pertama mereka, dan sekarang waktunya mereka memperkenalkan diri masing-masing. Saat bagian Donghae, Kihae tertawa riang, “Ajumma itu eomma,” ucapnya ke seorang staf yang sedang menjaganya sekarang, “Kihae mau seperti eomma,” lanjutnya.

“Tidak mau seperti appa?” tanya staf yeoja tersebut.

“Kihae juga mau seperti appa, jadi penyanyi, kan appa sama seperti eomma, penyanyi,” jawab Kihae panjang lebar. “Kihae mau seperti appa sama eomma,” lanjutnya.

“Berarti mau jadi aktor juga?” tanya staf yeoja itu lagi, “Kan appa sama eomma Kihae juga aktor,” lanjutnya.

“Aktor itu apa Ajumma?

“Aktor itu yang main drama sama film,” jelas staf tersebut.

Kihae terdiam sedikit berpikir, tapi kemudian dia melompat-lompat senang, “Ne… Kihae juga mau,” jawabnya setelah mengerti dengan penjelasan yeoja itu. Perlahan Kihae menghentikan lompatannya, “Ajumma…” panggilnya lembut.

Waeyo?

“Kihae lapar.”

“Lapar?” tanya staf yeoja itu meyakinkan dan Kihae langsung mengangguk, “Kihae tunggu di sini eoh? Ajumma ambilkan makanan dulu,” ucapnya dan langsung meninggalkan Kihae setelah Kihae mengangguk mengiyakan ucapannya. Dia berjalan keluar dari ruang ganti menuju ke ruang sebelah untuk mengambil makanan, karena makanan memang disiapkan di sana, terpisah dengan ruang ganti.

Kihae duduk manis sambil menunggu dan kembali menyaksikan Super Junior dari layar tv yang ada di sana, dia menunggu dengan sabar dan terus tersenyum setiap kali melihat wajah Donghae di layar tv itu. Tapi perlahan senyumnya memudar saat kembali dia merasa lapar dan yeoja itu masih belum kembali, dia memajukan mulutnya sambil memegang kedua pipinya dengan tangan mungilnya, “Kihae lapar…” desahnya, tapi kemudian dia kembali tersenyum setelah melihat seseorang masuk ke sana.

– isfa_id –

Donghae berlari kecil turun dari panggung dan menuju ruang ganti bersama member yang lain kecuali K.R.Y karena sekarang giliran mereka tampil. Donghae bergegas masuk dan menemui Kihae di sana, “Anak eomma tidak nakal kan?” tanyanya saat sudah memeluk Kihae.

Ne Eomma…” jawab Kihae sambil membalas pelukkan hangat Donghae.

Donghae melepaskan pelukkannya dan mengusap kepala malaikat kecilnya itu, “Anak pintar,” pujinya dan kemudian berjalan mengambil pakaian untuk perform selanjutnya, dia mengambil setelan jas putih dan langsung mengenakannya, “Apa Eomma tampan?” tanyanya setelah selesai mengenakannya dan mendekati Kihae.

Aniya…”

“Kenapa?”

“Yang tampan itu appa, kalau Eomma manis,” kembali Kihae memberikan jawaban seperti tadi, dan Donghae hanya bisa tersenyum mendengarnya.

.

.

K.R.Y sudah selesai tampil dan sekarang giliran perform solo Donghae, seperti biasa dia kembali memeluk Kihae dan menciumnya sebelum akhirnya dia berjalan ke arah panggung. Dia menaiki panggung setelah terdengar alunan musik dan juga teriakkan ELF yang meneriakkan namanya, “Kim Donghae, Kim Donghae, Kim Donghae.”

Lampu panggung menyala setelah dia tepat berada di tengah panggung dengan sebuah lirik lagu yang dia ciptakan sendiri, ‘My Everything’. g’ kepikiran lagu lain, kkk~

The loneliness of nights alone

The search for strength to carry on

My every hope has seemed to die

My eyes had no more tears to cry

Then like the sun shining up above

You surrounded me with your endless love

Coz all the things I couldn’t see are now so clear to me

You are my everything

Nothing your love won’t bring

My life is yours alone

The only love i’ve ever known

Your spirit pulls me through

When nothing else will do

Every night I pray

On bended knee

That you will always be

My everything

Dia terus menyanyikan lagunya itu hingga akhirnya dia mendengarkan suara seseorang… suara seseorang yang sangat dia kenal, ‘Kihae?’ batinnya tidak percaya saat mendengar suara malaikat kecilnya itu ikut bernyanyi dengannya.

Now all my hopes and all my dreams

Are suddenly reality

You’ve opened up my heart to feel

A kind of love that’s truly real

A guiding light that’ll never fade

There’s not a thing in life that I would ever trade

For the love you give it won’t let go

I hope you’ll always know

You are my everything

Nothing your love won’t bring

My life is yours alone

The only love i’ve ever known

Your spirit pulls me through

When nothing else will do

Every night I pray

On bended knee

That you will always be

My everything

Donghae mengedarkan pandangannya ke sekeliling panggung, tapi dia tidak melihat siapapun. Tapi… suara itu terus mengalun merdu bersamanya. Dia mengalihkan pandangannya ke ELF yang ada di sana, semua ELF terdiam sambil menggoyangkan light stick mereka seirama dengan musik, dan Donghae menghentikan nyanyiannya membiarkan suara yang lain meneruskan lagunya. Dia semakin terdiam saat mendengar satu suara lagi mengiringi suara yang tadi, dan dia semakin terkejut karena kembali mengenal suara itu, tapi… ‘Sejak kapan lagu My Everything ada rapnya?’ batin Donghae heran karena suara itu menyanyikan lagu itu dengan sebuah rap.

You’re the breath of life in me

The only one that sets me free

And you have made my soul complete

For all time (for all time)

You are my everything (you are my everything)

Nothing your love won’t bring (nothing your love won’t bring)

My life is yours alone (alone)

The only love i’ve ever known

Your spirit pulls me through (your spirit pulls me through)

When nothing else will do (when nothing else will do)

Every night I pray (I pray)

On bended knee (on my knee)

That you will always be

Be my everything

“Kim Kibum, Kim Kibum, Kim Kibum,” semua ELF berteriak.

Donghae membalik tubuhnya hingga menghadap ke sebuah layar besar di panggung, perlahan layar besar itu terbuka dan tampilah dua orang yang sangat Donghae cintai. Kibum berjalan ke arahnya sambil menggendong Kihae yang terus bernyanyi mengalunkan suara merdunya, Donghae serasa ingin menangis sekarang, dia masih tidak percaya karena dia mendapatkan sebuah kejutan. Dan ELF? Mereka terus meneriakkan nama ketiga orang yang sedang berdiri di panggung sekarang… berdampingan.

You are my everything (you are my everything)

Nothing your love won’t bring (nothing your love won’t bring)

My life is yours alone (alone)

The only love i’ve ever known

Your spirit pulls me through (your spirit pulls me through)

When nothing else will do (when nothing else will do)

Every night I pray

Down on bended knee

That you will always be

My everything

Oh my everything

Dan akhirnya mereka mengakhiri lagu mereka.

Kibum menurunkan Kihae dari gendongannya dan Donghae langsung menggenggam tangan mungil itu dan menerima usapan di kepalanya dari Kibum, yang membuat semua ELF berteriak histeris. Mereka bertiga mengucapkan terima kasih dan membungkuk kepada semua ELF yang ada di sana, dan kembali mereka mendapatkan teriakan histeris dari ELF.

Annyeonghaseyo…” sapa Kihae.

“Kyaaa…” semua ELF berteriak.

.

.

“Aish… bocah itu mulai bertingkah…” Kyuhyun yang sedang menonton dari ruang ganti bersungut ria saat melihat Kihae menyapa ELF di panggung. Semua member hanya menatap Kyuhyun aneh. “Dia pikir dia hebat, hanya menyanyi satu lagu, suaraku jauh lebih bagus,” lanjutnya yang membuat semua member menarik nafas panjang. “Lagipula apa hebatnya dia sampai semua ELF harus berteriak seperti itu, aish…”

“Dasar gila…” sungut Shindong pelan dan menggigit roti yang ada di tangannya.

“Anakku nanti akan lebih hebat dari dia… Minnie, kamu sudah hamil kan?” tanya Kyuhyun sambil memandang Sungmin yang sedang mengganti kostum untuk perform mereka selanjutnya.

‘Plak…’

Sebuah tas sukses mendarat di muka Kyuhyun, dan Sungmin yang melakukan itu. Kyuhyun terdiam sambil menatap Sungmin dengan tatapan ketidakpercayaannya karena istrinya itu memperlakukannya dengan sangat kasar, dia memajukan mulutnya sambil memasang wajah memelasnya di depan Yesung yang membuat Yesung seakan ingin muntah sekarang.

“Berhentilah bersikap seperti anak kecil Kyu!” ucap Siwon sambil mendorong kepala Kyuhyun dan itu semakin membuat Kyuhyun kesal.

– isfa_id –

Semua member Super Junior berjalan di koridor hotel menuju kamar mereka masing-masing, Donghae sedang menggendong Kihae yang asyik tersenyum sendiri sambil mempererat pelukannya di leher Donghae dan Kibum merangkul Donghae sambil berjalan beriringan.

Mereka sampai di depan kamar Donghae dan tiba-tiba Kangin langsung mengambil Kihae dari gendongan Donghae yang membuat Kihae sedikit berteriak karena kaget, “Samchon… Kihae mau digendong eomma…” rengeknya.

“Malam ini Kihae tidur sama samchon dan imo eoh?” ucap Kangin sambil menunjuk ke Leeteuk.

Aniya! Kihae mau tidur sama eomma dan appa,” jawab Kihae sedikit memberontak meminta Kangin melepaskannya, “Eomma…” panggil Kihae sambil menjulurkan kedua tangannya meminta Donghae menyambutnya tapi Kangin langsung menahan tangan itu, “Appa…” panggil Kihae ke Kibum dan terus meronta-ronta dalam gendongan Kangin.

Kangin tersenyum dan segera berjalan meninggalkan Kibum dan Donghae sedangkan Kihae terus berteriak, “EommaAppa… Kihae diculik,” teriaknya yang membuat member lain langsung tertawa mendengarnya.

Kibum tersenyum melihat malaikat kecilnya yang masih meronta-ronta di dalam gendongan Kangin sambil meneriakkan namanya dan Donghae, hingga akhirnya dia mendapatkan pukulan dari istrinya itu, “Kenapa memukulku?” tanyanya.

“Kenapa kamu membiarkan anak kita diculik?”

“Bukan anak kita yang diculik, tapi kamu yang sedang aku culik sekarang,” jawab Kibum dan langsung menarik Donghae memasuki kamar hotel mereka.

– isfa_id –

Imo… Kihae mau tidur sama eomma dan appa…” Kihae merengek pada Leeteuk karena sedari tadi dia merayu Kangin tapi Kangin tidak mengizinkannya keluar dari kamar hotel KangTeuk ini. Tapi sepertinya percuma dia merengek kepada Leeteuk karena akhirnya Leeteuk pun tidak membiarkannya pergi. “Imo…” rengeknya lagi sambil memajukan mulutnya kesal. “Imo sama Samchon jahat,” lanjutnya.

Leeteuk tersenyum sambil mengusap kepala Kihae dengan sangat lembut, “Malam ini Kihae tidur di sini eoh? Kihae tidak boleh ganggu eomma sama appa,” jelas Leeteuk dan terus mengusap lembut kepala ‘cucu’ kesayangannya itu.

“Memangnya kenapa Imo?” tanya Kihae tidak mengerti, “Eomma sama appa mau buat adik kecil ya?” tanyanya lagi.

Ye?” ucap Leeteuk kaget, kenapa Kihae bisa tahu apa yang akan dilakukan oleh Kibum dan Donghae malam ini.

“Benar ya Imo?” tanya Kihae lagi karena Leeteuk hanya diam. “Yeee… appa sama eomma mau buat adik kecil buat Kihae,” lanjut Kihae ceria.

“Bagaimana Kihae tahu?” tanya Kangin yang sudah mendekati mereka berdua.

“Soalnya kata appa… kalau appa sama eomma lagi buat adik kecil Kihae tidak boleh ganggu, kan tadi kata Imo Kihae tidak boleh ganggu appa sama eomma, berarti appa sama eomma mau buat adik kecil… iya kan Samchon?

Aigoo… Kihae benar-benar anak pintar eoh?” puji Kangin dan mengecup keningnya. “Jadi malam ini tidur sama samchon dan imo eoh?”

Ne…”

– isfa_id –

Donghae diam sambil memajukan mulutnya saat duduk di tempat tidur, dipeluknya bantal yang ada di atas kakinya dengan sangat erat, dia menggerutu sendiri entah apa yang diucapkannya. “Waeyo?” tanya Kibum yang sudah naik ke atas tempat tidur dan duduk disebelahnya.

“Anak kita diculik, tapi kamu diam saja,” jawab Donghae sambil terus mempererat pelukkannya pada bantalnya. Mungkin bila bantal itu bisa bicara dia akan berteriak kesakitan sekarang.

Kembali Kibum tersenyum mendengar ucapan istrinya itu dan langsung menarik tubuh Donghae ke dalam pelukkannya, “Aku memang ingin anak kita diculik malam ini,” ucapnya dan Donghae langsung mengangkat wajahnya menatap Kibum tajam. “Aku ingin merayakannya berdua saja denganmu,” lanjutnya dan mengecup bibir Donghae sekilas.

“Kamu ingat?” tanya Donghae tidak yakin dengan ucapan Kibum.

“Mana mungkin aku melupakan tanggal pernikahan kita.”

Donghae tersenyum dan langsung memeluk tubuh Kibum dengan sangat erat, “Biarkan saja Kihae diculik malam ini,” ucapnya yang membuat Kibum tertawa.

Donghae terus memeluk tubuh Kibum dengan sangat erat, dia tidak menyangka kalau ternyata Kibum mengingatnya. Inilah alasan pertamanya ingin Kibum ikut ke China, karena dia ingin merayakannya bersama. Dia sempat kecewa saat Kibum mengatakan dia akan ke Jepang untuk syuting dramanya, tapi ternyata… sekarang Kibum sedang berada bersamanya untuk merayakan ulang tahun pernikahan mereka. Perlahan dia melonggarkan pelukkannya dan mengangkat kepalanya untuk menatap wajah Kibum yang sedang dihiasi dengan senyuman kebahagiaan, “Kenapa kamu bisa ada di sini? Bukankah seharusnya kamu di Jepang?” tanya Donghae mencoba mencari tahu kenapa suaminya ini bisa berada bersamanya sekarang.

“Kami semua sudah merencanakannya,” jawab Kibum dan kembali memberikan kecupan di bibir pink Donghae, “Aku meminta tolong pada semuanya, dan mereka mau membantu, aku benar-benar berterima kasih pada mereka,” lanjutnya dan langsung menarik tubuh Donghae dalam pelukkannya, “Kamu menyukai kejutannya?” tanyanya dan Donghae mengangguk dalam dekapan hangat Kibum, “Ini hadiahku untukmu,” lanjutnya lagi yang mendapatkan pelukkan yang lebih erat dari Donghae.

“Kihae?” tanya Donghae dan mengangkat kepalanya untuk kembali menatap wajah Kibum, “Bagaimana dengan Kihae, apa kamu dan Kihae juga membuat rencana ini?” lanjutnya.

Kibum tersenyum dan kembali menarik kepala Donghae untuk bersandar lagi di dada bidangnya, “Aku sudah tahu kamu akan mengajak Kihae, karena tidak akan ada yang akan menjaganya kalau aku pergi ke Jepang. Dan kamu juga tidak akan membiarkan orang lain menjaga Kihae, karena aku tahu kamu tidak suka Kihae bersama orang lain, kecuali eomma dan appa. Dan kebetulan eomma dan appa sedang di Amerika, kita juga tidak mungkin membawa Kihae ke Mokpo untuk menitipkannya ke Lee eomma,” jelasnya.

“Jadi kamu sudah memikirkannya sebelumnya?” tanya Donghae dan Kibum langsung mengangguk mengiyakan. “Gomawoyo… aku sangat senang malam ini,” lanjut Donghae dan kembali mempererat pelukkannya pada Kibum. “Oh ya…” Donghae kembali mengangkat kepalanya dan menatap Kibum, “Aku juga punya hadiah untukmu, hadiah yang sangat spesial.”

“Hadiah yang sangat spesial?” tanya Kibum penasaran, “Oh… kamu mau memuaskanku malam ini?” lanjutnya sebelum Donghae memberikan jawaban apapun, “Baiklah… kalau begitu aku mandi dulu,” lanjutnya dan melepaskan pelukkannya pada Donghae dan segera berjalan menuju kamar mandi hingga langkahnya terhenti saat Donghae menarik tangannya.

“Aish… bukan itu,” sungut Donghae.

Kibum kembali menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidur dan duduk menghadap Donghae dengan tatapan bingungnya.

“Aku punya hadiah spesial untukmu,” ucap Donghae sambil menarik tangan Kibum dan meletakkannya di perut ratanya. Dilihatnya Kibum yang menatapnya heran seperti orang bodoh, dia hanya terkekeh melihatnya, “Aish… dasar bodoh,” kesalnya.

“Apa?” tanya Kibum polos sambil memperhatikan tangannya yang ada di perut rata istrinya itu.

“Hah… bukankah kamu mempunyai IQ yang tinggi, seharusnya kamu sudah bisa menebak ini.”

“Aku benar-benar tidak mengerti Jagi.”

Donghe menyentuh tangan Kibum yang ada di perutnya sekarang, “Di dalam sini ada hadiah untukmu,” ucapnya lembut.

“Hem?” ucap Kibum masih tidak mengerti.

“Hah… sudahlah,” desah Donghae menyerah karena Kibum tidak bisa menebak apa hadiah yang dia berikan sekarang, “Di dalam sini… ada adik kecilnya Kihae,” lanjutnya sambil menatap mata Kibum dengan hangat.

Mata Kibum terbelalak mendengarnya, “Jinjjayo?” tanyanya memastikan dan Donghae langsung mengangguk.

“Aku sudah memeriksanya tiga hari yang lalu.”

“Tiga hari yang lalu? Waktu kamu sakit?”

Ne… waktu itu aku sengaja bilang kalau aku tidak apa-apa, karena aku mau memberikanmu kejutan.”

Kibum langsung menarik tubuh Donghae ke dalam pelukkan hangatnya, “Gomawoyo… ini hadiah paling indah bagiku,” ucapnya dan kemudian mengecup bibir Donghae lembut.

“Bummie…” panggil Donghae lembut setelah pagutan bibir mereka terlepas.

“Hm…”

“Aku mau eskrim.”

Ye? Eskrim? Sekarang? Jam dua pagi?”

Ne…”

“Hah…” Kibum menarik nafas pasrah, sepertinya sekarang dia akan mulai disibukkan dengan keinginan-keinginan istrinya yang tidak akan mungkin bisa ditolak.

E.N.D ~OR~ T.B.C~?

Advertisements

16 thoughts on “Our Little Angel [Little Kihae] – 9

  1. waah kejutannya manies kkk, pasti para elf itu senang banget di kasih fanservise dari kim family, pasti pada gemes ama kihae muhuahahaha….
    Aah donghae-ya hamil,/tebarconffetti/ asek doa kihae terkabul, dan penderitaan dtng buat kibum nyehhehe

  2. Tuhkan donghae bnran hamil, akhrnya kihae bkal pnya adik kecil nihhhhhhh

    Kira2 adiknya kihae apa ya?????
    Cewe or cowo??????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s