Posted in KiHae Couple

I’m a Ghost – 5


Tittle : I’m a Ghost

Pairing : KyuHae / KiHae / KyuWon / HaeWon / KiWon

Chap 5 update ^^

Happy reading ^^

– isfa_id –

HYUNNGGG…”

Kyuhyun segera berlari mendekati Donghae yang sedang berada di tepi jurang, entah apa yang dilakukannya sekarang, yang jelas Kyuhyun melihat Donghae mengulurkan tangannya ke bawah. “Jagi-ya…” panggil Kyuhyun sambil mengangkat tubuh Donghae.

“Kyu… Kyu… Sungmin hyung jatuh, kamu lihat, dia baru saja jatuh, aku… aku…”

“Hei apa yang kamu katakan?”

“Sungmin hyung Kyu, Sungmin hyung…”

‘PLAK…’

Kyuhyun langsung memberikan tamparan keras di wajah Donghae untuk menyadarkannya.

Flash Back on

“Berhenti.”

Kyuhyun menghentikan laju mobilnya saat Donghae memintanya, dia memandangi jalan yang sedang dilaluinya, mereka sedang ada di sebuah jalan pegunungan dan di sebelah kanannya adalah sebuah tebing yang cukup, bukan… bahkan sangat tinggi. Dilihat dari dalam mobilpun Kyuhyun sudah bisa membayangkan seandainya dia jatuh ke sana, maka dia akan secepatnya kehilangan nyawanya.

“Di sini?” didengarnya Donghae bertanya, dan dia sadar kalau sekarang Donghae sedang berbicara dengan sosok yang tidak dapat dia lihat sama sekali. “Kamu yakin?” kembali Donghae bertanya, dan Kyuhyun hanya diam karena bukan dia yang sedang diajak berbicara sekarang. Perlahan dilihatnya Donghae membuka pintu mobil dan keluar dari sana, Kyuhyun hanya melihatnya tanpa bergerak sedikitpun dari duduknya.

Donghae berjalan perlahan menuju tepi jurang yang ada di depannya, disentuhnya pembatas jalan yang ada di sana, ‘Tes…’ tiba-tiba air matanya mengalir, “Waeyo?” Kibum bertanya, tapi Donghae sama sekali tidak memberikan tanggapan apapun.

Hyung…”

“Fishy, ada apa denganmu?” kembali Kibum bertanya, tapi Donghae tetap tidak memberikan tanggapan apapun.

Hyung…” Donghae kembali bersuara dan kemudian menjatuhkan tubuhnya dengan posisi terduduk di jalan, dan itu membuat Kyuhyun yang masih berada di dalam mobil mulai khawatir. Dia keluar tapi belum mendekati Donghae, dia hanya menatap punggung Donghae sambil terus memperhatikan apa yang dilakukan oleh namjachingunya itu.

HyungHYUNNGGG…”

Flash Back off

– isfa_id –

Kyuhyun sibuk memandangi layar monitor laptopnya sambil mencari-cari info tentang kecelakaan yang dialami Kibum, dia ingin benar-benar tahu tentang kecelakaan itu, tapi dia sama sekali tidak menemukannya. Dia sudah mengetik semua kata kunci yang mungkin berhubungan dengan kecelakaan itu, tapi tetap saja tidak ada info apapun yang dia dapat. Mulai dari kata ‘kecelakaan mobil’, nama lokasi, nama korban, semuanya sudah dia tulis, tapi tak ada satu info pun yang bersangkutan dengan itu. ‘Apa benar dia mengalami kecelakaan di sekitar sini?’ batin Kyuhyun.

“HUWAAA…” Kyuhyun tiba-tiba berteriak saat di layar monitornya keluar sebuah kalimat, dia mengedarkan pandangannya ke sekitar ruangan hotel yang sedang dia tempati bersama Donghae sekarang. Tadi Donghae pingsan setelah terus meneriaki nama Sungmin di tepi jurang tempat yang diyakini sebagai tempat terjadinya kecelakaan Kibum, dan sekarang Donghae sedang tertidur pulas di kamar tidur.

“Kibum, kamu yang melakukan ini?” tanya Kyuhyun tidak yakin, ya… karena Kibum sama sekali tak nampak di matanya.

Iya… boleh aku tahu apa sebenarnya yang Donghae pikirkan? Aku selalu melihatnya sedih. Dan… siapa Sungmin? Yang aku tahu hanya namanya, dan Donghae bilang dia adalah hyungnya. Apa itu benar?

Kyuhyun membaca setiap kalimat yang Kibum ketikkan, “Sebentar…” ucap Kyuhyun pelan dan kembali mengedarkan pandangannya, “Bukankan kamu roh? Bagaimana mungkin kamu bisa menyentuh laptopku?” ya… Kyuhyun sangat penasaran, bagaimana mungkin sesosok roh yang tidak nampak, bisa menyentuh barang nyata seperti laptopnya.

Aku tidak menyentuhnya, aku hanya memikirkan sebuah kalimat dan itu akan langsung tampil di sini.” Jawab Kibum dengan kalimat yang tampil di layar monitor Kyuhyun.

“Bagaimana bisa?”

Aku tidak tahu, jangan tanya aku! Jawab saja pertanyaanku!

“Aku baru tahu kalau setan itu menyebalkan,” ucap Kyuhyun karena dia merasa kesal dengan ucapan Kibum yang seolah memerintahnya.

Aku setan, jadi wajar kalau aku menyebalkan, tapi kamu manusia, tapi sifatmu sangat menyebalkan seperti setan.”

MWO?” teriak Kyuhyun tidak percaya dengan apa yang dia baca.

– isfa_id –

“Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, Donghae meneleponku saat mereka berdua sudah ada di rumah sakit, yang aku tahu mereka hanya mengalami kecelakaan dan Sungmin yang menyelamatkan Donghae. Dan…” Kyuhyun menghentikan ucapannya sambil memandangi layar monitornya mencoba mencari tahu apakah Kibum sedang mendengarkannya sekarang atau tidak.

Lanjutkan!

“Saat itu mereka hanya berpegangan pada pintu mobil yang terbuka, dan setelah Donghae berhasil naik, dia berusaha menyelamatkan Sungmin, awalnya berhasil, tapi… saat Donghae akan menarik tubuh Sungmin, pegangan tangan mereka terlepas, dan Sungmin…” Kyuhyun menghentikan kata-katanya dan mengusap sedikit air mata yang mengalir di sudut matanya.

Dia jatuh? Mati?

“Aku tidak tahu… bukan… maksudku Sungmin memang jatuh saat itu, tapi dia masih sempat berpegangan pada dahan pohon yang ada di sana meskipun sebelumnya tubuhnya sempat membentur dinding tebing yang keras, dan itu membuat hampir seluruh tulang tubuhnya remuk, dan yang paling parah adalah kakinya. Dan mati? MWO? TADI KAMU BILANG MATI?” teriak Kyuhyun saat teringat dengan kata terakhir yang Kibum tulis.

Kenapa kamu berteriak? Apa dia masih hidup?

“Entahlah… setelah tiga hari dirawat di rumah sakit dia menghilang, aku dan Donghae sudah mencarinya bahkan menemui orang tuanya, tapi kami diusir dari sana, dan hingga sekarang kami tidak pernah bertemu dengannya.”

.

.

Donghae terbangun setelah mengerjapkan matanya beberapa kali, dia bangkit dan berjalan keluar dari kamar tidurnya, dia terus berjalan hingga melihat Kyuhyun yang sedang tertidur pulas di sofa. Dia mengedarkan pandangannya dan tidak menemukan satu sosok yang menjadi alasan mengapa dia ke sini, Kibum. Donghae terus mencari sosok Kibum dan sama sekali tidak menemukannya, ‘Apa di kembali ke sana?’ batin Donghae dan langsung keluar dari kamar hotelnya dan Kyuhyun.

.

.

Donghae melangkahkan kakinya sampai tepat di pembatas jalan, ditundukkannya sedikit kepalanya untuk melihat apa yang ada di bawah sana, tapi sama sekali tak terlihat apapun, semuanya terhalang karena gelapnya malam, “Hyung…” dia mendesah. “Apa itu salahku? Apa itu artinya aku yang membuatmu terluka? Semuanya karena aku, aku selalu menyakitimu.” Donghae terus berbicara sendiri dan melupakan niat awalnya ke sini, yaitu mencari sosok Kibum. “Hyung…”

“Donghae-ya…”

Donghae membalik tubuhnya saat didengarnya suara seseorang yang menyebut namanya, “Ki…” Donghae terdiam saat melihat seseorang yang sudah berdiri di hadapannya sekarang, tadi dia menyangka kalau itu adalah Kibum tapi ternyata…

Donghae langsung melangkahkan kakinya menjauh dari tempat itu, hingga langkahnya terhenti saat tangannya ditarik oleh seseorang yang memanggilnya tadi, “Lepaskan!” ucap Donghae dengan lembut meski penuh dengan penekanan sambil menarik tangannya sendiri untuk lepas dari genggaman erat dari seorang namja tinggi di depannya, “Aku bilang lepaskan… CHOI SIWON!”

“Aku benar-benar merindukanmu Hae…” ucap Siwon sambil menarik tubuh Donghae ke dalam pelukannya. Dia merasakan tubuh Donghae meronta-ronta di dalam dekapannya, tapi itu malah membuat Siwon semakin mempereratkan pelukannya, “Mianhaeyo…” lirih Siwon sambil mengusap rambut Donghae membuat pelukannya sedikit merenggang dan itu dijadikan kesempatan Donghae untuk lepas dari Siwon.

‘Plak…’ tamparan Donghae tepat mendarat di pipi Siwon, “Aku tidak perlu kata maafmu, tidak akan mengembalikan semuanya.”

“Aku benar-benar tidak sengaja, aku pikir itu bukan Sungmin, aku pikir…”

“Kyuhyun?” ucap Donghae memotong ucapan Siwon yang membuat Siwon teridam, “Kamu sakit Siwon…”

“Aku melakukan itu karena aku mencintaimu.”

“Kamu menakutkan!” ujar Donghae dan berbalik meninggalkan Siwon, hingga… ‘Ciiittttt…’

– isfa_id –

‘Brakkk…’

Kyuhyun menutup pintu kamar hotelnya dan langsung berlari keluar untuk mencari Donghae. Donghae hilang. Pagi tadi Kyuhyun terbangun dan langsung menuju ke kamar tidur tapi dia tidak menemukan Donghae di sana. Awalnya dia berpikir kalau Donghae sedang ada di kamar mandi, tapi dia sama sekali tidak mendengar suara apapun dari sana, hingga akhirnya dia memutuskan untuk memasuki kamar mandi dan ternyata tidak ada Donghae di sana. Dia keluar menuju restoran yang ada di lantai dasar hotel karena dia berpikir mungkin Donghae sedang sarapan di sana, tapi kembali dia tidak menemukannya.

Dia kembali ke kamarnya dan mengambil handphonenya untuk menghubungi Donghae, tapi ternyata tidak aktif dan itu benar-benar membuatnya khawatir. Dia ingin bertanya pada Kibum, tapi percuma dia tidak tahu Kibum di mana, dan laptopnya? Mati, membuat dia tidak akan bisa berkomunikasi dengan Kibum. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk keluar dari hotel dan mencari Donghae, walaupun dia tidak tahu harus ke mana.

.

.

Donghae mengerjapkan matanya saat dia siuman, tadi malam dia pingsan saat ada sebuah mobil yang melintas di depannya, dia sama sekali tidak tertabrak, karena mobil itu berhenti tepat waktu, tapi bayangan kecelakaannya bersama Sungmin membuat tubuhnya seketika lunglai malam tadi. donghae meraba keningnya dan mendapati sebuah handuk kompres di sana dan segera dilepaskannya. Dia mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan yang sama sekali tidak dia kenal.

Perlahan dia bangkit sambil memegangi kepalanya yang terasa sedikit pusing. Ditelusurinya setiap sudut ruangan yang merupakan kamar itu untuk mencari tahu dia sedang di mana sekarang, tapi dia sama sekali tidak mendapatkan jawaban. Tidak ada apa-apa di sana, hanya kamar dengan sebuah tempat tidur dan lemari, dan di dalam lemari tersebut tidak ada apa-apa, hanya ada beberapa pakaian.

Dilangkahkannya kakinya keluar dari kamar tersebut guna untuk mengetahui di mana sebenarnya dia sekarang. Dia terus melangkahkan kakinya menyusuri setiap ruang yang sangat dia yakini bahwa ini adalah sebuah apartement, terlebih setelah dia melihat ke sebuah jendela dan itu membuat dia tahu bahwa sekarang dia berada di sebuah bangunan yang cukup tinggi, itulah yang membuatnya yakin bahwa ini adalah apartement.

Dia sudah menyusuri setiap sudut ruang yang ada di apartement ini, tapi dia tetap tidak mendapatkan petunjuk di mana dia berada sekarang. Dia sempat berniat untuk keluar dari sini, tapi saat sudah sampai di depan pintu ternyata pintunya terkunci, dan di sini tidak ada orang lain. Dia tidak bisa memanggil seseorang karena dia tidak tahu ini apartement siapa, dan untuk berteriak minta tolong? Sebaiknya nanti, dia harus benar-benar memastikan dulu di mana sekarang dia berada.

Langkahnya terhenti di sebuah pintu yang belum dia masuki, ya… tinggal ruangan ini yang belum dia masuki. Perlahan disentuhnya knop pintu dan memutarnya, dia membuka pintu itu dengan pelan agar tidak mengeluarkan suara, karena mungkin saja pemilik apartement ini ternyata ada di dalam. Dia melangkahkan satu kakinya ke dalam setelah setengah pintu terbuka tapi kemudian kembali mundur, rasanya tidak sopan dia tiba-tiba masuk seperti itu. Tapi dia perlu tahu di mana dia sekarang, hingga akhirnya dia memutuskan masuk ke ruangan itu. Baru saja beberapa langkah dia masuk, langkah kakinya terpaksa terhenti saat melihat apa yang ada di dalam ruangan itu.

.

.

“Aku pulang…” Siwon berucap sambil masuk ke dalam apartementnya dan menutup pintunya perlahan. Dia melangkahkan kakinya untuk masuk lebih dalam, menuju dapur untuk sekedar menyegarkan tenggorokkannya yang terasa kering. Siwon terus meneguk air minumnya sambil memutar tubuhnya hingga tiba-tiba dia tersedak saat melihat sebuah ruangan terbuka. ‘Ini bukan waktunya dr. Choi memeriksanya,’ batinnya dan langsung melepaskan cangkir di tangannya dan langsung berlari memasuki ruangan itu, “D-Donghae?” ucap Siwon terbata saat melihat Donghae berdiri di sisi tempat tidur yang ada di ruangan itu.

Donghae berbalik dan melihat sosok tinggi yang ada di depan pintu sekarang, “Kamu benar-benar menakutkan Siwon!” ujarnya dan langsung berlari keluar dari ruangan itu.

“Aku bisa jelaskan,” Siwon langsung menarik tangan Donghae.

“Lepaskan aku, aku tidak perlu penjelasan dari orang aneh sepertimu.”

“Aku mohon, dengarkan aku, aku akan jelaskan semuanya.”

“Aku mohon Siwon, lepaskan aku, aku tidak mau tersiksa berada di dekatmu, aku tidak mau menjadi seperti dia,” ucap Donghae sambil menunjuk seorang namja berparas manis meski pucat yang sedang terbaring di tempat tidur. “Aku tidak mencintaimu, tidak pernah, jadi lepaskan aku,” lanjut Donghae dengan nada yang mulai gemetar, karena sekarang ketakutan sudah menyelimuti pikirannya. Dia benar-benar tidak menyangka kalau Siwon bisa sampai bertindak sejauh ini.

“Ini tidak seperti yang kamu pikirkan, aku tidak pernah melakukan itu.”

“Aku mohon… aku mohon… jangan sakiti aku,” Donghae terus berucap dengan gemetar dan terus mencoba menarik tangannya yang tetap Siwon genggam sedari tadi.

– isfa_id –

Jagi-ya… kamu dari mana saja? Kamu tidak apa-apakan?”

“Aku baik-baik saja Kyu,” jawab Donghae saat Kyuhyun sudah duduk di sampingnya sambil membelai rambutnya dengan sangat lembut.

Donghae sudah kembali ke rumahnya beberapa jam yang lalu dan langsung menghubungi Kyuhyun dan memintanya untuk datang, tapi karena Kyuhyun masih ada di tempat di mana mereka berniat mencari tubuh Kibum, jadi itu sedikit memakan waktu untuknya datang kemari. “Mana Kibum?” tanya Donghae karena memang sedari tadi dia tidak melihat Kibum, dan dia pikir Kibum masih bersama Kyuhyun.

“Aku tidak tahu, aku kan tidak bisa melihatnya.”

“Aku tidak melihatnya dari tadi malam,” ucap Donghae pelan, dan entah mengapa Kyuhyun sedikit melihat gurat kekhawatiran di wajahnya.

“Kamu benar-benar mengkhawatirkannya?” tanya Kyuhyun.

“Bagaimana mungkin aku tidak mengkhawatirkannya, dia sendirian di sini, dan tidak ada seorangpun teman yang bisa diajak bicara selain aku,” jawab Donghae sambil memandang mata Kyuhyun.

“Jangan bilang kamu menyukainya.”

“Aku menyukainya? Mana mungkin aku menyukai setan menyebalkan seperti dia…”

YA!

“Oh…” Donghae mengerjapkan matanya saat melihat Kibum tiba-tiba sudah ada di depannya. “Kamu sudah pulang? Kamu dari mana saja? Tadi malam aku mencarimu,” ucap Donghae ke Kibum melupakan Kyuhyun yang ada di sampingnya. “Apa yang kamu lakukan? Apa kamu mendapatkan teman baru? Bagus kalau begitu, berarti kamu tidak akan menggangguku lagi.”

“Aish…” sungut Kibum dan Donghae tertawa mendengarnya. “Kenapa kamu pergi? Bukankah kamu bilang akan membantuku?” tanya Kibum setelah Donghae selesai dengan acara tertawanya.

“Itu…”

Mianhae…” ucap Kibum memotong ucapan Donghae, “Aku tahu kamu pasti terluka, Kyuhyun sudah menceritakan semuanya, maaf karena aku tidak tahu itu.”

Gwaenchanha…” jawab Donghae lembut dan kemudian mengalihkan pandangannya ke Kyuhyun yang ternyata sudah tidak berada di sebelahnya lagi, ‘Hilang ke mana setan satu itu?’ batin Donghae. Tiba-tiba handphonenya bergetar.

Aku pulang, aku tidak mau mengganggumu dengan setan kesayanganmu itu…

YA! CHO KYUHYUN!” teriak Donghae yang sukses membuat Kibum terperanjat.

– isfa_id –

Dia adikku, Ryeowook…Siwon menghentikan sejenak penjelasannya dan memandang wajah Donghae yang tertunduk, tidak berani menatap Siwon. Dia sudah seperti ini sudah lebih dari satu bulan, aku tidak tahu kenapa dia bisa melakukan ini…

Melakukan apa?tanya Donghae memberanikan diri karena dia ingin mendengar penjelasan Siwon tentang namja yang terbaring itu.

Dia berkali-kali mencoba bunuh diri hingga akhirnya dia menjadi seperti ini, tidak pernah bangun.

Apa kamu tahu alasannya?

Aku tidak terlalu mengerti, dia bilang dia membunuh seseorang.

Membunuh? Apa maksudmu?Donghae semakin penasaran dengan cerita Siwon.

Malam itu aku pulang dan mendapatinya sedang ketakutan di kamarnya, dia memeluk kakinya dengan sangat erat dan aku melihat keringat yang terus mengucur dari dahinya.Siwon menarik nafas sejenak, Aku mendekatinya dan bertanya ada apa, dan dia bilang dia baru saja membunuh seseorang, dia menabrak seseorang.

Menabrak seseorang?

Iya… dia bilang tubuh seseorang yang ditabraknya jatuh ke jurang, itu membuat dia tidak bisa melakukan apapun, dan dia ketakutan. Dua hari dia selalu mengurung dirinya di kamar hingga tiba-tiba aku melihat dia menyayat nadi tangannya sendiri. Itulah pertama kalinya dia mencoba bunuh diri.Siwon terus bercerita tentang Ryeowook hingga dia bisa terbaring seperti sekarang. Dia bilang, dia merasa bersalah, dia sudah meminta bantuan temannya untuk mencari orang itu tapi mereka tidak menemukan apapun.

Siwon menarik nafas semakin panjang, Aku tidak tahu apa yang membuatnya benar-benar merasa bersalah seperti itu, mungkin karena dia tidak bisa menemukan jasadnya. Tapi kenapa dia harus melukai dirinya sendiri? Dia bisa meminta bantuanku, aku hyungnya, dan tidak mungkin aku membiarkannya sendirian, aku pasti membantunya.

Donghae mengangkat wajahnya dan menatap wajah Siwon yang sekarang sedang tertunduk. Sejujurnya Donghae benar-benar takut dengan Siwon, tapi melihatnya seperti ini, ya… Siwon terlihat sangat lemah saat menceritakan tentang adiknya. Tapi tetap saja Donghae tidak bisa melupakan apa yang sudah dilakukan Siwon yang membuatnya hampir kehilangan nyawa, dan Sungmin…

Siwon…Donghae memberanikan diri memanggilnya. Boleh aku tahu di mana kejadiannya?Entah kenapa Donghae begitu penasaran, ada hal yang ingin dia pastikan. Mendengar semua penjelasan Siwon membuatnya teringat akan Kibum yang sudah menghantuinya selama ini. Apa di tempat tadi malam?

Donghae melihat anggukan kecil dari Siwon, Aku selalu ke sana untuk mencari jasad orang yang dia tabrak, tapi aku tidak pernah menemukannya. Aku bahkan sudah benar-benar turun ke sana, dan tetap saja aku tidak menemukannya. Aku tidak tahu lagi apa yang harus aku lakukan, dan dia… sampai sekarang dia belum membuka matanya, aku tidak bisa bertanya apapun padanya.

Tiba-tiba keheningan menyelimuti mereka berdua. Donghae enggan mengeluarkan suaranya, yang dia lakukan adalah menghubungkan kejadian Kibum dan apa yang terjadi dengan Ryeowook, apa itu mungkin? Ryeowooklah yang menjadi penyebab semua ini? Penyebab Kibum kecelakaan, penyebab roh Kibum keluar dari tubuhnya, dan yang terutama penyebab Kibum menghantuinya? Jadi… apa hanya Ryeowook yang bisa membantunya, apa hanya Ryeowook yang tahu di mana sebenarnya tubuh Kibum berada, apa hanya Ryeowook yang akan menyeselaikan penyiksaan yang selalu dia rasakan karena terlalu sering kaget dengan kedatangan Kibum yang selalu tiba-tiba? Tapi bagaimana dia bisa tahu? Ryeowook bahkan belum sadar sampai sekarang, bagaimana caranya? Tapi kalau bukan, apa yang harus dia lakukan? Dan Siwon… apa dia bisa menghilangkan rasa bencinya pada Siwon? Memaafkannya?

– isfa_id –

Ahaha… haha… ha… Sumpah deh… semakin lama saya merasa FF ini semakin aneh, sangat aneh bahkan. Ceritanya tidak jelas, sangat tidak jelas, ternyata saya memang tidak berbakat membuat FF bergenre seperti ini. Apa sebaiknya FF ini tidak usah dilanjutkan saja?

Advertisements

2 thoughts on “I’m a Ghost – 5

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s