Posted in KiHae Couple, Super Junior

Donghae: I’m ‘Uke’?


Tittle : Donghae: I’m ‘Uke’?

Pairing : KiHae

– isfa_id –

Seoul, Minggu, sekitar jam tiga sore.

Di sebuah apartement yang cukup sederhana, paling tidak bisa dibilang sederhana untuk ukuran seorang artis terkenal, sebut saja Kibum, ya, Kim Kibum. Siapa yang tidak kenal seorang artis bernama Kim Kibum, salah satu member dari sebuah boy group terkenal, Super Junior. Meskipun sekarang dia sedang vakum dari semua kegiatan groupnya, tapi bukan berarti dia tidak melakukan apapun, yang membuat dia terlupakan. Dia, Kim Kibum, seorang aktor yang bisa dibilang handal, dan itulah pekerjaannya sekarang, sebagai seorang aktor, yang membuat dia tidak pernah tenggelam dalam peredaran dunia entertainment.

Sekarang dia sedang menikmati hari liburnya, beruntung dia mendapatkan libur meski hanya satu hari di tengah padatnya jadwal syuting yang selalu menghabiskan waktunya, bahkan hanya untuk sekedar memejamkan mata. Dia, dengan ditemani oleh sebuah buku tebal yang sudah sedari tadi berada di tangannya, yang membuat matanya tidak henti membaca deretan huruf-huruf di sana, dan juga dengan ditemani oleh secangkir coklat panas guna menghangatkan tubuh.

Jemari Kibum terlihat membalik sebuah halaman buku yang masih asyik dibacanya, entahlah, apa yang membuat dia sangat suka membaca, mungkin inilah alasan yang membuat dia mempunyai IQ yang cukup tinggi.

Continue reading “Donghae: I’m ‘Uke’?”

Advertisements
Posted in KiHae Couple

Memories – 2


Tittle : Memories

Pairing : KiHae

– isfa_id –

“Lee Hyukjae, kau di mana? Aku sudah satu jam menunggumu di sini!” Kibum berucap dengan sedikit berteriak pada seseorang yang ada di seberang teleponnya. Dia kesal karena sudah satu jam menunggu sahabatnya itu di taman, tapi dia tidak datang juga. Kibum terus mengoceh sambil memain-mainkan skateboard yang dia injak dengan sebelah kakinya sekarang. “Ku bunuh kau!” teriak Kibum saat dia mendapati sahabatnya yang bernama Lee Hyukjae itu berkata ‘Aku sibuk Kibum’ padanya.

Kibum langsung menutup teleponnya tanpa mengucapkan sepatah katapun pada Eunhyuk, ya… Kibum selalu memanggil nama kecilnya kalau dia sedang tidak marah, tapi bila marah dia akan memanggil nama Eunhyuk lengkap dengan marganya. Lansung diangkatnya skateboardnya dengan sedikit kasar dan langsung beranjak pergi dari taman, ‘Kalau tahu seperti ini aku tidak akan ke sini tadi,’ kesal Kibum dalam hati.

“Sudah mau pulang?”

Continue reading “Memories – 2”

Posted in KiHae Couple, Super Junior

Gomawo


Gomawo

“Huh…” namja tampan yang sekarang sedang berada di dalam mobilnya menarik nafas sedikit panjang, dia lelah. Jam di tangannya menunjukkan jam tiga pagi, dan ini menjadi hari yang melelahkan. Mungkin bukan baginya, tapi bagi namja yang sekarang sedang tertidur pulas di sampingnya.

Dia menyandarkan tubuhnya di kursi kemudi sambil menatap lurus melihat jalan malam kota Seoul. Dia ada di tempat parkir apartementnya sekarang. Dia sedikit malas keluar dari mobilnya karena udara pasti sangat dingin.

“Dia pasti sangat lelah,” dia sedikit menggeser posisi duduknya dan memandang namja manis yang ada di sebelahnya, mukanya terlihat sangat letih. Disentuhnya perlahan pipi mulus namja tersebut, dan dia menyunggingkan seulas senyum di bibirnya.

Continue reading “Gomawo”

Posted in KiHae Couple

Memories – 1


Tittle : Memories

Pairing : KiHae

– isfa_id –

‘Tesh… tesh… tesh…’

Tetesan air hujan mulai turun mencoba membasahi setiap sudut kota Seoul, seorang namja yang sedang beridiri di depan sebuah gedung sekolah sedikit mendongakkan kepalanya membuat wajahnya terbasahi oleh air hujan yang masih rintik, ‘Aish… kenapa harus hujan?’ sungutnya, karena ini akan membuat dia harus membatalkan janji bersama teman-temannya untuk bermain.

Tadi dia sudah membuat janji dengan teman-temannya untuk bermain, ya sekedar sedikit jalan-jalan di taman sambil bermain skateboard sepulang sekolah. Tapi karena berhubung dia mendapatkan sedikit hukuman karena beberapa hari ini tidak mengikuti pelajaran, jadi dia akan pergi untuk menyusul teman-temannya di taman.

Tapi sepertinya cuaca sedang tidak bersahabat sekarang, lihat langit yang sangat gelap belum lagi air hujan yang sekarang mulai deras. “Hah…” dia menarik nafas panjang dan kemudian berlari. Dia memutuskan untuk langsung pulang setelah sebelumnya mengirimkan pesan ke salah satu temannya untuk meminta maaf karena tidak bisa menepati janji mereka.

Dia terus berlari menuju halte bis, dia berpikir sempat berlari meski harus sedikit basah daripada dia harus menunggu terus di depan sekolah. Tapi ternyata pemikirannya salah, karena hujan turun semakin deras dan ini bisa membuat dia bukan hanya sedikit basah, tapi sangat basah. Hingga akhirnya dia memutuskan untuk berhenti di sebuah toko kecil yang sedang tutup yang dilewatinya, sebelum dia benar-benar diguyur habis oleh air hujan.

Continue reading “Memories – 1”