Posted in KiHae Couple

I’m a Ghost – 9


Tittle : I’m a Ghost

Pairing : KyuHae / KiHae / KyuWon / HaeWon / KiWon

Chap 9 update ^^

Warning : Lebih baik kalian siapkan ember atau apapun di dekat kalian, karena mungkin kalian akan merasa mual setelah membaca chap ini yang sama sekali tidak tahu arahnya ke mana. Dan mungkin setelah membaca ini kalian akan berpikir ‘Lebih baik saya tidak membaca chap selanjutnya!’

Saya sudah tahu FF ini dari awal memang aneh, dan sampai ke sini semakin aneh…

Happy reading ^^

– isfa_id –

Donghae melangkahkan kakinya perlahan menaiki anak tangga untuk menuju ke kamar Sungmin, dibukanya pintu yang ada di depannya dan dia sedikit terkejut saat melihat siapa yang ada di dalam, “Ya! Sejak kapan kamu pulang? Ku pikir kamu tidak akan kembali,” ucapnya membuat Kibum yang berada di dalam sana memandangnya tajam, tapi kemudian dilihatnya Kibum menundukkan kepalanya. Donghae berjalan mendekatinya dan segera duduk di sebelahnya. “Waeyo?” tanyanya lembut.

“Entahlah… sebenarnya tadi aku ingin pergi, tapi aku bingung, hehe…” jawab Kibum kemudian tersenyum sambil menatap Donghae. Donghae yang melihatnya hanya bisa diam, bingung.

Donghae mengerjapkan matanya saat tiba-tiba Kibum menyentuh bibirnya, walaupun sebenarnya tangan Kibum hanya menembus bagian wajahnya itu. Dia hanya merasakan dingin dari sentuhan Kibum tanpa bisa merasakan sentuhan yang sesungguhnya, “W-wae?” tanya Donghae gugup, tapi Kibum hanya diam dan tiba-tiba mendekatkan wajah mereka berdua. Andai saja mereka benar-benar bisa bersentuhan tentu saja Donghae sudah dapat merasakan bibir Kibum di bibirnya. Tapi dia sama sekali tidak merasakan apapun selain rasa dingin.

Kerjapan mata Donghae semakin cepat, “Apa yang kamu lakukan?” tanya Donghae sambil menatap wajah Kibum yang teramat sangat dekat dengannya.

Kibum menjauhkan wajah mereka dan menatap Donghae sambil tersenyum hangat, “Menciummu… anggap saja seperti itu,” jawab Kibum membuat Donghae terbelalak, “Aku tidak mau melihatmu lagi melakukan itu dengan orang lain,” lanjutnya dan Donghae semakin terbelalak. Kibum hanya tersenyum melihat reaksi Donghae seperti itu, “Oh ya… bukankah tadi kamu bilang ada kabar bahagia untukku, apa?” tanyanya mengalihkan pembicaraan mereka sebelumnya.

“Oh… ne… itu…” jawab Donghe terbata setelah sadar dari rasa syoknya.

“Hm?” tanya Kibum bingung dengan sedikit rasa gembira karena melihat Donghae yang salah tingkah.

“Itu…”

“Hm?”

Ne… tadi… itu…”

Rasa gugup Donghae benar-benar membuat Kibum bahagia, “Ne Jagi-ya…” godanya.

Ye?” Donghae kaget mendengar apa yang tadi Kibum ucapkan.

Saranghae…”

Ye?

Ye? Apa hanya satu kata itu yang bisa kamu ucapkan? Ternyata kamu lebih bodoh daripada yang aku kira,” ucap Kibum membuat Donghae semakin salah tingkah, bingung, kesal, marah… dan dengan segera Donghe meninggalkan Kibum sendirian yang sedang tertawa senang di sana.

.

.

‘Brak…’

“Aish… menyebalkan,” sungut Donghae setelah menutup pintu kamarnya sedikit kencang. “Setan gila…” sungutnya lagi dan segera menghempaskan tubuhnya ke tempat tidur empuknya, “Lebih baik aku tidur,” ditariknya selimut untuk menutupi tubuhnya dan segera memejamkan mata. Tapi matanya kembali terbuka setelah mengingat apa yang baru saja terjadi. Disentuhnya bibirnya sambil mengerjapkan mata saat bayangan wajah Kibum berkelebat di otaknya.

“Ahhh…” dia berteriak dan langsung kembali menarik selimutnya menutupi seluruh tubuhnya sampai ke kepalanya. “Kibum gila…”

– isfa_id –

Siwon terdiam di depan pintu apartementnya, tadi dia sangat senang waktu Donghae menghubunginya dan mengatakan akan ke sini, tapi ternyata… dia tidak datang sendiri, setan jelek yang sangat dia benci ada di belakang Donghae sekarang. Siwon mengalihkan pandangan matanya dari Kyuhyun dan menatap Donghae dengan tatapan yang dibuatnya sangat hangat dan senyuman yang tersungging di bibirnya. “Donghae-ya…” panggilnya lembut, tapi Donghae hanya menjawabnya dengan senyuman sinis.

Siwon menggaruk kepalanya sendiri, kenapa sekarang Donghae kembali memperlihatkan rasa bencinya? Tapi tak apalah, yang penting sekarang Donghae sedang bersamanya walaupun ada gangguan seorang Cho Kyuhyun.

.

.

‘Bugh…’

Tubuh kekar Siwon terjatuh setelah mendapatkan beberapa pukulan dari Kyuhyun, dan Donghae yang melihatnya hanya bisa diam. Ditatapnya sekilas wajah Siwon yang kesakitan tapi kemudian mengalihkan pandangannya saat Siwon menatapnya.

Sekarang mereka sedang berada di sebuah taman yang letaknya tidak terlalu jauh dari apartement Siwon.

“Fishy… kenapa Kyuhyun memukulnya?” tanya Kibum yang sebenarnya ada di antara mereka bertiga. “Fishy… apa karena dia menciummu kemarin? Wahhh… Kyuhyun pencemburu ternyata, untung dia tidak bisa melihatku, hehe…” lanjutnya sambil mengeluarkan sebuah cengiran yang membuat wajahnya terlihat sangat lucu.

“Jawab aku!” Kyuhyun menarik kerah kemeja Siwon dan mengangkat tubuhnya hingga Siwon berdiri meski dengan tubuh gontai, karena menahan sakit dari semua pukulan yang diberikan Kyuhyun tadi. Siwon bukannya tidak bisa melawan, tapi dia memilih untuk diam dan menerima semua apa yang akan dilakukan Kyuhyun padanya, bila dia melawan, itu akan lebih sulit baginya untuk mendapatkan hati Donghae lagi. “JAWAB AKU CHOI SIWON!”

“Aku tidak tahu apa-apa,” ucap Siwon sambil melepaskan tangan Kyuhyun yang masih mencengkram kerah kemejanya.

“Tidak tahu apa-apa?” ucap Kyuhyun sinis dan kembali menarik kerah kemaja Siwon, “Di mana Sungmin? Pasti kamu yang menyembunyikannya!”

“AKU TIDAK TAHU!” teriak Siwon dan kembali melepaskan tangan Kyuhyun dengan paksa.

‘Bugh…’

Kembali sebuah pukulan Kyuhyun layangkan ke muka Siwon yang sudah terdapat tanda biru lebam.

“Eunggghhhhh…” tubuh Siwon jatuh dan langsung terduduk lesu, dia memegangi perutnya, lebih tepatnya di bagian bawah dada kanannya. Dia menundukkan kepalanya seakan sedang menahan sakit.

“Aku tidak memukul tubuhmu Siwon, jangan berpura-pura,” Kyuhyun yang melihat itu hanya dapat berdecih ria, dia tidak menyangka kalau Siwon akan berakting seperti itu hanya untuk menghindari pertanyaannya.

“Eunggghhhhh…” Siwon mendesah sambil terus memegangi bagian bawah dada kanannya sambil memejamkan mata dan menggigit bibir bawahnya.

“Dia kenapa?” tanya Kibum sambil menunjuk Siwon membuat Donghae yang tadi seolah-olah tidak memperhatikan Siwon langsung membalik wajahnya untuk menatap Siwon yang sedang terkapar karena sudah tidak sanggup menahan sakitnya.

“BERHENTI BERPURA-PURA CHOI SIWON!” Kyuhyun sudah bersiap-siap kembali menarik kerah kemeja Siwon hingga tiba-tiba Donghae menghentikannya.

“Jangan!” ucap Donghae menatap Kyuhyun dan langsung berlutut untuk mengangkat tubuh Siwon. Segera dipeluknya tubuh lemah Siwon yang sekarang sudah sangat tidak bertenaga, “Aku di sini, tidak apa-apa,” ucap Donghae lembut dan terus memeluk tubuh Siwon erat, “Tidak apa-apa, kamu bisa menahannya kan?”

“Eunghhh…” desah Siwon sambil terus menahan rasa sakitnya.

.

.

Donghae berjalan sambil membawa minuman hangat di kedua tangannya, dia menghentikan langkahnya sejenak saat sudah berada di taman tempat di mana mereka berada tadi. Dilihatnya Kyuhyun yang berdiri sambil bersandar di bawah pohon besar, dan agak jauh dari Kyuhyun, terlihat Siwon yang sedang duduk di kursi taman sambil menundukkan kepalanya, masih terlihat tangannya yang masih memegangi tubuh bagian bawah dadanya.

Donghae menarik nafas sedikit panjang dan kemudian berjalan mendekati Kyuhyun dan memberikan satu minuman yang dia bawa, “Tidak perlu!” ucap Kyuhyun ketus menolak pemberian Donghae.

“Ayolah, kamu terlihat jelek kalau marah seperti ini padaku,” bujuk Donghae hingga membuat Kyuhyun mau tak mau menerima minuman itu, “Kamu tidak perlu minum kan?” lanjutnya sambil melirik ke arah Kibum yang ada di sebelah Kyuhyun. Kyuhyun mengerti siapa yang sedang Donghae ajak bicara sekarang hingga dia hanya diam saja.

Kibum yang mendengar ucapan Donghae hanya dapat memandangnya dengan tatapan ketidaksukaannya, “Apa maksudmu?” kesal Kibum yang tidak Donghae jawab dan langsung berjalan menemui Siwon.

“Minumlah!” ucap Donghae lembut sambil memberikan minuman yang dibawanya.

Gomawo…” jawab Siwon sambil mengambil minuman itu dari tangan Donghae, tapi dia tidak langsung meminumnya, dia meletakkannya di sebelahnya.

Donghae duduk di sebelah Siwon sambil mencoba menatap wajah Siwon yang masih menunduk, “Masih sering sakit?” tanyanya. Donghae sangat ingat kalau Siwon sangat sering merasakan sakit di tubuh bagian bawah dadanya itu. Biasanya memang Donghae yang selalu menenangkan Siwon setiap kali dia sakit, dulu…

Donghae tidak bisa berbohong, dia memang sangat membenci Siwon mengingat apa yang telah Siwon lakukan padanya dan Sungmin, tapi melihat Siwon kesakitan seperti tadi… dia tetap merasa kasihan. “Kamu selalu minum obatmu kan?” tanyanya lagi yang hanya mendapat sebuah anggukkan dari Siwon. “Pulanglah, aku dan Kyuhyun juga akan pulang,” lanjutnya dan langsung berdiri meninggalkan Siwon yang masih berdiam diri di sana.

“Kamu terlalu baik Hae,” ucap Kyuhyun saat mereka sudah beranjak meninggalkan taman. “Akan lebih baik kalau kamu membiarkannya saja tadi.”

“Kalau aku melakukan itu, aku akan sama seperti dia Kyu, dan aku tidak mau itu.”

– isfa_id –

Siwon diam sambil mendorong kursi roda yang sedang diduduki Ryeowook sekarang. Dia baru saja menjemput Ryeowook di rumah sakit, karena hari ini Ryeowook menjalankan terapi pertamanya. Tadi dia memang tidak menemani. Dia terus mendorong kursi roda itu melewati koridor rumah sakit.

Ryeowook, sama seperti halnya dengan Siwon, diapun hanya diam, karena memang dia belum terlalu lancar bicara. Sesekali dia mendongakkan kepalanya untuk menatap wajah Siwon yang terlihat sedikit pucat.

Siwon tidak menyadari kalau dia sedang diperhatikan oleh Ryeowook dan terus saja mendorong kursi roda Ryeowook, hingga sentuhan tangan Ryeowook menghentikan langkahnya, “Waeyo?” tanya Siwon sambil menundukkan kepalanya.

Ryeowook diam tapi dia menunjuk ke sebuah ruangan yang pintunya terbuka.

Siwon kembali mendorong kursi roda Ryeowook, dan sekarang menuju ruang yang Ryeowook tunjuk tadi. Dia berhenti di depan pintu, dilihatnya sejenak nomor ruangan yang ada di sebelah kiri pintu ‘303’. Dilepaskannya peganggannya pada kursi roda Ryeowook dan berjalan mendekati pintu, kemudian menutupnya. “Kita pulang,” ucapnya.

Kembali Ryeowook menyentuh tangan Siwon sebagai pertanda agar Siwon menghentikan langkahnya. Siwon pun berhenti dan menatap Ryeowook bingung.

Ryeowook kembali menunjuk ruangan tadi, “Wook…kie… mau… ma…suk…” ucapnya terbata.

“Mau apa? Kita pulang saja sekarang.”

H…yung…”

Arraso… sebentar saja, kamu juga harus istirahat,” ucap Siwon sambil tersenyum dan mendapatkan anggukkan juga senyuman dari Ryeowook.

Siwon segera mendorong kembali kursi roda Ryeowook menuju ruangan 303, segera dibukanya dan kemudian masuk ke sana. Siwon sedikit mengerjapkan matanya saat melihat seorang namja yang terbaring di sana, dilihatnya papan yang tergantung di ranjang rawat yang biasanya merupakan identitas pasien, tapi dia tidak melihat ada nama di sana. ‘Siapa?’ batinnya.

Ryeowook yang sudah berada di samping namja itu langsung menggenggam tangan namja itu, membuat Siwon yang melihatnya menjadi bingung.

Annyeong… apa kamu baik-baik saja?’ Ryeowook berucap dalam hatinya. ‘Mianhae… karena aku baru bisa mengunjungimu sekarang, aku baru saja terbangun dari tidurku yang cukup panjang. Kenapa kamu belum bangun?’ Ryeowook terus bicara dalam hatinya dan semakin mempererat pegangan tangannya. ‘Aku benar-benar minta maaf, karena aku kamu menjadi seperti ini. Selama ini aku ingin sekali menemanimu, tapi entah kenapa kondisi tubuhku membuatku menjadi seperti sekarang, appa bilang ini karena stresku yang terlalu berkepanjangan.’

‘Aku mohon cepatlah bangun, dan berikan hukuman untukku. Apapun yang kamu inginkan akan aku lakukan. Kamu meminta aku matipun akan aku lakukan.’

“Wookkie, apa kamu mengenalnya?”

Ryeowook menolehkan kepalanya saat Siwon bertanya padanya, “Hyung… di…a…”

Ryeowook menghentikan niatnya untuk bicara saat tiba-tiba dia merasa tangannya digenggam dengan sangat erat, ya… oleh namja itu. “Aa…hh…” Ryeowook mendesah karena genggamannya sangat kuat.

Siwon yang melihat itu langsung berusaha melepaskan tangan Ryeowook, dan seketika saat tangan Ryeowook terlepas tubuh namja itu langsung kejang, “Apa yang terjadi?” ucap Siwon bingung. Dia segera berlari keluar ruangan itu dan berteriak memanggil suster dan dokter.

.

.

“Fishy…”

“Hm?”

Donghae sedang sibuk dengan tugas sekolahnya saat Kibum memanggilnya, dia tidak menoleh sedikitpun dan tetap fokus dengan buku dan komputernya.

“Fishy…”

“Apa?” Sama seperti tadi. Donghae sama sekali tidak menoleh pada Kibum.

“Fishy…”

“AP…” Donghae mengurungkan niatnya untuk berteriak saat melihat keadaan Kibum di sebelahnya.

Tubuh Kibum terlihat lunglai dengan tangan yang meremas dadanya erat, keringat terlihat mengucur deras di wajahnya, belum lagi… Donghae melihat Kibum menangis, “Kenapa diam saja dari tadi?” Donghae segera menarik tubuh Kibum dan memeluknya, “Apa sangat sakit?”

“Eum…nggghhh…” jawab Kibum dengan desahan karena menahan sakitnya.

“Ahhh…” Donghae sedikit berteriak saat tiba-tiba Kibum mencengkram tubuhnya dengan sangat kuat, ‘Apa sangat sakit?’ batinnya, dan diapun lebih mempererat pelukkannya pada tubuh Kibum.

– isfa_id –

“Pangeran tampan hyung… minum obatnya dulu,” Siwon masuk ke kamar Ryeowook sambil membawa obat dan air minum untuknya.

Ryeowook langsung membambil sebuah papan kecil dan spidol yang ada di sebelahnya, dia menuliskan sebuah kalimat, ya… dia lebih memilih untuk menuliskan apa yang ingin diucapkannya daripada bicara, karena tenggorokkannya akan terasa sakit bila bicara terlalu panjang. Dia menunjukkan apa yang dituliskannya tadi dan Siwon tersenyum saat membacanya.

‘Jangan panggil aku pangerang tampan Hyung, aku tidak suka, aku bukan anak kecil lagi.’

“Sudahlah… cepat minum obatnya,” ucap Siwon sambil memberikan obat yang langsung Ryeowook teguk dengan bantuan sedikit air. “Selamanya kamu tetap pangeran tampan hyung,” goda Siwon sambil mengusap kepala Ryeowook lembut.

Hyung…” ucap Ryeowook dengan nada yang sangat kesal meski dengan terbata.

Kembali Siwon tersenyum melihat raut kesal di wajah Ryeowook, dia sangat suka menggoda adik satu-satunya itu. “Oh ya…” ucap Siwon saat ingat sesuatu, sebenarnya dia ingin menanyakan ini sedari tadi, entah kenapa tadi dia sempat lupa. “Siapa namja itu?”

Ryeowook menatap mata Siwon dalam, ‘Namja itu?’ batinnya, dia ingat saat mereka di rumah sakit tadi, pasti dia yang Siwon maksud. Ryeowook mengambil papan dan spidol, dia menuliskan sebuah kalimat di sana.

Dia… namja yang aku tabrak malam itu Hyung…”

“Dia?” ucap Siwon bingung, “Bukankah kamu sendiri pernah mencarinya, dan tidak menemukannya? Bahkan hyung juga pernah mencarinya dan tetap tidak menemukannya.”

“Eomma yang menemukannya…”

Siwon terdiam membaca kalimat yang Ryeowook tulis di papan yang sedang dipegangnya, dia tahu siapa yang Ryeowook maksud, bukan eomma mereka, karena eomma mereka sudah meninggal. Yang Ryeowook maksud adalah istri dari appa mereka, orang yang belum bisa Siwon terima sebagai eomma barunya. “Apa maksudmu?”

“Appa tahu apa yang terjadi malam itu, dan eomma langsung meminta beberapa orang untuk mencarinya,” jelas Ryeowook dalam tulisannya.

Baiklah, sepertinya Siwon mengerti. Mungkin Ryeowook menceritakan kejadian yang dia alami kepada tuan Choi dan istri tuan Choi langsung bergerak untuk menemukan tubuh yang ditabrak Ryeowook. Itu mungkin saja dilakukan karena mengingat istri appanya itu adalah seseorang yang cukup bahkan bisa dibilang sangat kaya di Korea. Dia adalah pemilik rumah sakit terbesar di Seoul yang merupakan tempat tuan Choi bekerja sekarang.

H…yung…” Ryeowook memanggil Siwon yang sedang terlihat melamun sekarang. Kembali dia memperlihatkan papan yang baru saja dia tuliskan sesuatu di atasnya.

“Eomma melakukan itu agar aku tidak dituntut oleh siapapun, dia berusaha melindungiku, karena itu dia langsung membawa tubuhnya ke rumah sakit dan meminta appa merawatnya.”

Siwon hanya bisa berdiam diri membaca semua kalimat yang Ryeowook tulis. Kalau memang seperti itu kejadiannya, kenapa Ryeowook bisa menjadi seperti sekarang. Bukankah tubuh orang yang ditabraknya sudah ditemukan? Kenapa kondisinya bisa menjadi seperti sekarang? Bahkan dia sempat tidak sadarkan diri beberapa waktu?

H…yung…” Ryeowook kembali memanggil Siwon yang kembali terlihat melamun.

Wookkie tidak mau lagi melihat appa dan Hyung bertengkar, Hyung mau kan berbaikan dengan appa?”

Sekarang Siwon mengerti apa sebenarnya yang terjadi. Apa yang membuat kesehatan Ryeowook menjadi menurun hingga jadi seperti sekarang. Ini semua bukan karena rasa bersalahnya kepada namja yang tertabrak itu. Karena sudah jelas Ryeowook bertanggung jawab dengan meminta orang tua mereka mencarinya, dan terlebih sekarang mereka tidak mengacuhkan namja itu, mereka bahkan memberikan perawatan yang pantas untuknya.

Ternyata dialah, dialah yang menjadi alasan Ryeowook menjadi seperti sekarang, semua karena dia. Karena pertengkarannya dengan appanya yang tidak pernah berhenti. Rasa ketidakmauan Siwon menerima istri baru tuan Choi sebagai ibunya selalu memicu pertengkaran antara mereka berdua, dan itu selalu membuat Ryeowook sedih. Dan sekarang Siwon mengerti dari niat bunuh diri Ryeowook, sekali lagi bukan karena namja yang ditabraknya, melainkan karena dia, karena Choi Siwon.

Siwon ingat. Malam itu dia dan appanya bertengkar hebat di rumah orang tuanya, karena mereka memang tinggal terpisah, Siwon memang lebih memilih tinggal di apartement daripada harus tinggal bersama wanita yang dia benci, dan Ryeowook ikut bersamanya. Malam itu Ryeowook hanya diam mendengar pentengkaran mereka, meski Siwon melihatnya menangis. Mungkin itulah yang menjadi alasan tiba-tiba Ryeowook pergi dan mengendarai mobilnya dengan kecepatan yang sangat membahayakan.

Siwon menatap Ryeowook dengan tatapan penuh penyesalan, dia tidak menyangka semua ini karena dia. Malam itu Siwon juga bahkan tidak mau tahu apa yang terjadi, dia pergi setelah pertengkaran hebat itu dan memilih untuk menyendiri di sebuah hotel tanpa mengaktifkan handphonenya karena dia tidak mau diganggu, karena itulah dia tidak mengetahui apa yang terjadi dengan Ryeowook malam itu.

Mianhaeyo… ini semua karena hyung…” ucap Siwon pelan dan mengusap kepala Ryeowook.

Aniya…” jawab Ryeowook mencoba menyunggingkan senyum di bibirnya.

“Sudah tidurlah, ini sudah malam,” ucap Siwon lagi dan berniat beranjak dari kamar Ryeowook, hingga tiba-tiba Ryeowook menahannya dengan menggenggam tangannya.

H…yung…” panggil Ryeowook pelan dan memperlihatkan kalimat yang baru saja dia tulis sebelumnya. “Beberapa hari ini aku bermimpi dia mendatangiku.”

“Dia?”

“Ne… namja itu, dia bahkan menyebutkan namanya.”

“Nama? Siapa?”

“Ki…bum…” jawab Ryeowook terbata.

“Kibum?” Siwon terlihat berpikir saat menyebutkan nama itu, “Kibum… Kibummie… Donghae…”

T.B.C

Ngahahaha… tidakkah kalian menyesal membacanya? Tidakkah kalian berpikir tidak akan membaca chap selanjutnya? Tidakkah kalian berharap FF ini tidak dilanjutkan lagi?

Ya ampun… betapa membosankannya cerita ini, dan benar-benar tidak masuk akal.

Advertisements

18 thoughts on “I’m a Ghost – 9

    1. semakin penasaran? beneran? *eonni g’ terlalu yakin, coz eonni ngerasa ini aneh banget* kkk~

      lanjut? arraso… dicoba untuk update cepet, tapi g’ janji, tergantung dg otak eonni yg lemot ini…

      1. yaaa, jangan gitu , salah sendiri bikin cerita yang akhirnya tanda tanya terus huft,
        minnie nya cepet pulang donk ke korea ><

      2. jangan salahin eonni dong… salahin otak eonni *apa bedanya?*

        eonni usahain deh, tapi tetep loh eonni g’ janji *makin aneh ni omongan* kkk~

  1. kyaaa~~~~sebentar lagi pasti nemuin tubuh nya kan *sotau* tapi kalo kibum sadar dia ga boleh lupa sama donghae *maksa*

  2. Huwaaaaa!!!!!!!
    UPDATE KILAT,KAAAAAK!!!!!!!!!!
    POKOKNYA SIWON HARUS SAMA KYUHYUN!!!!!!
    KIBUM HARUS SAMA DONGHAE!!!!!!
    *pemaksaan lagi*
    Huahahahaha… 😀

  3. annyeong,,, aku reader chingu dari ffn, aku suka ff2 nya kamu,,, aku salah satu KIHAE n KYUHAE shipper, hehe
    aku mau baca My Sweet Bride,, tapi ada passwordnya -_-

    1. annyeong, makasih ya udah mau baca dan suka sama ff2ku ^^

      mau baca ‘My Sweet Bride’? serius kan? jangan nyesal kalo udah baca! XDD

      cek email ya ^^

  4. onni saya estafet baca ini ff 1 hari lngsung 9chap. dan~
    omooooo like it like it like it like iiit.. hehe. ntah kenapa aku selalu suka dmn donghae jadi yg bisa di bilang (di perebutkan),jadi namja manis, awaw.
    bek tu stori.

    onni saya penasaran sekali.. cepetan update nya dong onni. nanti kibum siuman kan? kalo uda siuman apa dia ingt hae? oya trs kalo umin balik k korea dia pasti sm kyu. nah siwon sm siapa? kalo yeye kayanya uda sm wook deh. *apadah gue sok tau XD
    mian onni. next chap A.S.A.P okeh 😉

      1. hehe gakerasa eh abis d post taunya panjang XD
        yaaah pada suka banget sm ff ini u,u. our little angel juga.
        paiting ya onni proposalnya^^

  5. unnie! ffnya bgs bgt yahh! mian unnie ak pendatang baru di sni-_- + bru bca ini ff-_- #dihajar o ya yg chap 10 mna unnie? cpt update ya unnie gumawo^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s