Posted in KiHae Couple, Super Junior

Our Little Angel [Little Kihae] – 16


Tittle : Our Little Angel

Pairing : KiHae

Chap 16 update ^^

Happy reading ^^

– isfa_id –

“Ya! setan kecil, apa yang kamu lakukan di sini?” Kyuhyun yang tadi mendengar teriakkan kemenangan Kihae dari ruang tengah langsung berjalan memasuki kamarnya dan menemukan Kihae yang sedang asyik memainkan PSP hitamnya sambil berbaring di atas tempat tidurnya.

“Main,” jawab Kihae singkat tanpa memandang ke arah Kyuhyun sedikitpun, karena dia masih fokus pada permainannya.

“Aish,” sungut Kyuhyun tidak terima dengan jawaban singkat Kihae yang sepertinya sama sekali tidak menganggap keberadaannya di sana. Dia berjalan mendekati Kihae dan langsung menarik PSP hitamnya itu dari tangan mungil Kihae.

“Kyu samchon, Kihae kan lagi main, itu belum selesai, Kihae sudah mau menang lagi,” rengek Kihae langsung bangkit dari posisi tidurannya tadi sambil mencoba merebut PSP itu dari tangan Kyuhyun, dan Kyuhyun? Dia langsung mengangkat tangannya setinggi mungkin untuk melindungi (?) PSPnya.

Kihae yang sudah jelas masih kecil tidak bisa menggapai PSP dari tangan Kyuhyun itu, tapi dia terus berusaha meraihnya dengan cara melompat-lompat.

Kyuhyun terkekeh melihat tingkat Kihae yang ngotot ingin tetap mengambil PSPnya, meski pada kenyataannya tubuh mungilnya itu tidak akan mampu menggapainya. “Ini punyaku,” ucap Kyuhyun dan langsung keluar dari kamarnya, meninggalkan Kihae yang memasang raut kesalnya.

“KYU SAMCHON JELEEEKKKKK!!!!!!!!!!”

‘Plak…’

Kyuhyun meringis saat mendapatkan jitakkan di kepalanya dari istri tercintanya a.k.a Sungmin, “Kau keterlaluan Kyu, pinjamkan Kihae PSPmu,” ucap Sungmin sambil menatap Kyuhyun sedikit tajam, tapi sepertinya itu tidak ada pengaruhnya untuk Kyuhyun, karena sekarang dia malah langsung berjalan kembali menuju ruang tengah, menjatuhkan dirinya di sofa dan mulai memainkan PSPnya, hingga akhirnya… ‘Plak…’ sebuah pukulan kembali didapatkan Kyuhyun, dari Heechul.

“Kalian berdua menyebalkan,” sungut Kyuhyun sambil menatap Sungmin dan Heechul bergantian.

“Kau yang menyebalkan Cho Kyuhyun!” teriak Heechul.

“Imo…”

Heechul langsung menunduk saat seseorang memanggilnya yang adalah Eunwon yang duduk di bawah, yang sedang fokus dengan gambarnya tadi. “Kenapa Imo sama Sungmin Imo mukul Kyuhyun samchon?” tanyanya polos. “Terus, kenapa tadi Kihae teriak?” lanjutnya.

“Tidak apa-apa,” jawab Heechul, “Kita lanjutin gambarnya eoh?” lanjutnya sambil mengajak Eunwon untuk kembali melanjutkan gambarnya, yang memang Heechullah yang mengajarinya tadi.

Kembali ke kamar KyuMin.

“Kihae jangan marah sama Kyuhyun samchon eoh? Kyuhyun samchon itu memang pelit,” ucap Sungmin yang sekarang sedang memangku Kihae.

Kihae mengangguk.

“Sekarang Kihae mau apa?” tanya Sungmin sambil membalik posisi Kihae dalam pangkuannya sehingga mereka berhadapan.

“Kihae mau pukul Kyu samchon.” Jawab Kihae membuat Sungmin tertawa, ‘Dasar setan kecil,’ batinnya.

Kihae segera turun dari pangkuan Sungmin dan langsung berlari keluar, membuat Sungmin langsung berlari menyusulnya, apa Kihae akan benar-benar memukul Kyuhyun? Tapi langkah Sungmin terhenti saat melihat Kihae duduk di sebelah Eunwon dan memperhatikan apa yang sedang Eunwon lakukan bersama Heechul, membuat Sungmin menarik nafas lega.

“Eunwon gambar apa?” tanya Kihae membuat Eunwon menghentikan kegiatan gambarnya.

Eunwon tersenyum dan memperlihatkan gambarnya pada Kihae, “Eunwon gambar Bunny.”

Kihae yang mendengar nama kelinci peliharaannya disebutkan oleh Eunwon, bahkan digambar, terlihat sangat senang dan segera merebut kertas gambar Eunwon. Wajahnya terlihat senang tapi perlahan memudar, “Ini bukan Bunny, telinganya pendek,” ucapnya sambil menyerahkan kembali kertas itu pada Eunwon.

“Tapi kata Heechul Imo, telinganya memang begitu,” jawab Eunwon saat mengambil kertas gambarnya dan menatap Heechul yang sekarang sedang terkekeh karena Kihae menatapnya dengan tatapan tidak sukanya.

“Kalau begitu kita perbaiki eoh?” ajak Heechul pada Kihae dan Eunwon, tapi sepertinya Kihae tidak terlalu tertarik dan langsung berlari mendekati Hankyung yang sedang sibuk dengan laptopnya.

“Samchon, Samchon lagi apa?” tanya Kihae dan langsung duduk di pangkuan Hankyung.

“Hanya melihat photo,” jawab Hankyung dan menunjukkan photo yang dia lihat kepada Kihae.

Kihae memperhatikan photo tersebut, yang adalah photo Hankyung bersama ibunya. “Itu Halmeoni?” tanya Kihae, karena dia memang tidak pernah bertemu dengan ibu Hankyung.

“Ne.” jawab Hankyung singkat dan kemudian menutup photonya dan mematikan laptopnya.

“Samchon, Kihae boleh tanya tidak?” tanya Kihae pada Hankyung sambil mendongakkan sedikit kepalanya untuk menatap wajah Hankyung.

“Apa?” tanya Hankyung lembut.

Kihae tersenyum dan kemudian mendekatkan mulutnya pada telinga Hankyung, membisikkan sesuatu.

“Ye?” ucap Hankyung kaget setelah mendengar pertanyaan Kihae. Tapi sepertinya dia perlu berpikir yang masuk akal saja, pernyataan cinta bisa pada siapa saja kan? termasuk orang tua. Ya… Kihae bertanya apa bahasa mandarinnya ‘Saranghaeyo’. Awalnya Hankyung sangat terkejut dengan pertanyaan Kihae, tapi bisa saja Kihae ingin menyampaikan itu untuk orang tuanya kan, hingga akhirnya dia menjawabnya, “Wo ai ni.”

Kihae tersenyum mendengar jawaban Hankyung dan langsung turun dari pangkuannya. “Eunwon,” panggil Kihae membuat Eunwon yang masih sibuk menggambar bersama Heechul menoleh padanya. “Wo ai ni,” ucapnya sambil melengkungkan kedua tangannya di atas kepala, membentuk gambar hati.

Eunwon yang mendengar ucapan Kihae, yang sangat tidak dia mengerti hanya bisa mengedipkan matanya lucu, yeoja mungil itu terlihat sangat manis saat melakukan itu. Sedangkan empat orang yang ada bersama mereka hanya bisa diam mendengar ucapan Kihae tadi.

Kihae berjalan mendekati Eunwon, karena Eunwon masih saja diam, tidak menjawab ucapannya tadi. Didekatinya yeoja mungil itu dan kemudian, cup… sebuah ciuman mendarat di bibir tipis yeoja mungil itu.

“MWO?” dua orang yang ada di sana, Hankyung dan Sungmin, sontak berteriak melihat apa yang dilakukan dua bocah di hadapan mereka.

Hankyung dengan sigap langsung menarik tubuh Kihae, dan Sungmin langsung mengendong Eunwon. Mereka perlu dipisahkan bukan? Dua bocah itu baru saja akan menginjak usia enam tahun, itu belum pantas, sangat belum pantas.

Lalu? Bagaimana dengan dua orang lagi? Heechul dan Kyuhyun?

Mereka berdua malah tersenyum, menampilkan evil smirk mereka.

‘Dasar setan kecil, ternyata kamu benar-benar anak appamu eoh?’ batin seseorang yang bernama Kyuhyun, ‘Kamu memang keponakkanku.’

‘Dia cucuku.’ Heechul yang melihat itu ikut berbicara dalam hatinya, senang.

“Hahaha…” Heechul dan Kyuhyun tiba-tiba tertawa bersamaan, sangat menggelegar, hingga membuat Sungmin dan Hankyung melongo melihat mereka berdua.

*buwahahahahaha… apa-apaan saya ini, itu bocah-bocah kenapa dibikin kayak gitu, g’ apa-apalah, buat manjangin ni FF* LOL *ditendang KiHae, KyuMin sama HanChul*

.

.

Kihae meletakkan sendoknya di atas piring yang sudah kosong, dia baru saja selesai makan, lebih cepat dari yang lain. Ditatapnya sesaat KyuMin, HanChul dan juga Eunwon yang masih menikmati makanan mereka. Dia kemudian turun dari kursinya, berjalan menuju ke kamar KyuMin tanpa ada yang menyadarinya.

Mata Kihae tertuju pada sebuah benda kotak yang menurutnya sangat indah, PSP. Segera diraihnya benda yang tadi memang Kyuhyun letakkan di atas tempat tidurnya saat mereka akan makan. Seperti pertama kali dia menemukan benda tersebut di atas meja, Kihae langsung memainkannya dan berbaring di atas tempat tidur KyuMIn.

Jemari lincah Kihae terus menekan tombol-tombol yang ada di PSP tersebut, tersenyum, dan kadang bergumam kesal saat dia tidak bisa memenangkan permainannya. Sementara di meja makan, semua orang sibuk merapikan piring mereka masing-masing kecuali Eunwon.

“Imo, Samchon, Kihae mana?” tanya Eunwon, sama seperti sebelumnya, dia bertanya di mana Kihae karena tidak melihatnya bersama mereka sekarang.

“Bocah itu suka sekali menghilang,” rutuk Kyuhyun saat mendengar pertanyaan Eunwon, tapi bukannya menjawab dia langsung masuk ke kamar mandi.

Kyuhyun keluar dari kamar mandi setelah membersihkan tangannya dan sedikit membasuh mukanya. Dilihatnya dua orang yang sedang sibuk mencuci piring, siapa lagi kalau bukan Sungmin dan Hankyung, sedangkan Heechul, sibuk mengajak Eunwon bermain, entah apa yang mereka berdua mainkan. ‘Mereka tidak mencari Kihae?’ batinnya, karena sepertinya tidak ada yang mengkhawatirkan Kihae.

Kyuhyun terus melangkah menuju kamarnya, dia memutuskan untuk tidur, dia ingin benar-benar bersantai di hari liburnya ini, tapi langkahnya terhenti saat melihat Kihae berbaring di tempat tidurnya dan memainkan PSPnya. “Ya! setan kecil!” teriak Kyuhyun tidak suka dan langsung mendekati Kihae, kemudian mengambil PSP itu paksa.

“Samchon, Kihae belum selesai,” rengek Kihae dan segera berdiri untuk merebut kembali PSP tersebut.

“Main punyamu sendiri!” jawab Kyuhyun santai dan mengangkat tangannya setinggi mungkin karena Kihae melompat untuk mengambil PSP tersebut.

“Kihae tidak bawa Samchon, Kihae pinjam,” ucap Kihae dan terus melompat-lompat untuk meraih tangan Kyuhyun.

“Tidak.”

“Samchon pelit.”

“Memang.”

“Samchon jahat.”

“Memang.”

“Samchon jelek.”

“Mwo? Apa yang kamu bilang setan kecil?”

Heechul yang mendengar pertengkaran KyuHae di dalam kamar segera beranjak dan menuju ke kamar KyuMin. “Ya! apa yang kau lakukan Cho Kyuhyun?” teriak Heechul, membuat Kyuhyun menolehkan kepalanya untuk menatap Heechul yang berdiri di depan pintu kamarnya, dan tanpa sadar sedikit membuat tangannya turun.

Kihae yang melihat itu tidak menyia-nyiakan kesempatan, dia segera melompat dan mengambil PSP yang ada di tangan Kyuhyun, tapi saat dia berhasil mengambil itu, satu kakinya tidak menyentuh tempat tidur membuat tubuhnya tiba-tiba jatuh dan…

“KIHAE-YA…”

‘BRAK…’

– isfa_id –

“Bummie, kenapa ke rumah sakit?” tanya Donghae saat baru saja mobil mereka terparkir di depan sebuah rumah sakit. “Memangnya tadi Heechul hyung mengatakan apa? Apa terjadi sesuatu dengan Kihae? Kihae kenapa? Kenapa Bummie?”

Kibum sama sekali tidak menjawab pertanyaan Donghae, dia langsung keluar dari mobil dan membukakan pintu untuk Donghae. Segera digenggamnya tangan Donghae dan segera berjalan memasuki rumah sakit.

“Bummie, apa terjadi sesuatu dengan Kihae? Bummie,” tanya Donghae lagi saat mereka sudah masuk ke rumah sakit dengan langkah yang sangat cepat mencoba menyeimbangi langkah Kibum yang terlihat sangat terburu-buru. “Bummie.” Kesal Donghae dan langsung melepaskan tangannya dari genggaman suaminya itu.

“Kita lihat keadaannya dulu eoh? Aku belum bisa mengatakan apa-apa,” ucap Kibum lembut dan kembali menggenggam tangan Donghae.

“Kihae kenapa?” tanya Donghae yang sekarang sudah sangat bisa menebak kalau terjadi sesuatu dengan Kihae, dengan malaikat kecilnya, “Kenapa Bummie?” tanyanya lagi sambil menatap Kibum dengan mata yang berkaca-kaca. “Kihae tidak apa-apa kan?” dan kali ini dia menangis, dia tiba-tiba merasakan hal yang tidak enak, “Bummie,” ucapnya sambil menarik-narik tangan Kibum, memerlukan jawaban sekarang juga.

“Aku tidak tahu, lebih baik sekarang kita lihat keadaannya dulu eoh?” ucap Kibum dan kemudian kembali menarik tangan Donghae, menuju sebuah kamar rawat yang sudah diberitahu oleh Heechul sebelumnya, kamar bernomor 129.

.

.

Kibum membuka pintu kamar bernomor 129 tersebut dengan perlahan, dapat dilihatnya seorang namja kecil yang terbaring di atas ranjang yang ada di dalam ruangan tersebut, dan juga seseorang yang berdiri di samping ranjang tersebut. Donghae yang melihat itu langsung melepaskan genggaman tangan Kibum dan langsung berlari menuju ranjang rawat tersebut untuk melihat namja kecil yang sudah pasti sangat dia kenal, malaikat kecilnya, Kihae.

“Anak eomma kenapa? Hyung apa yang terjadi dengan Kihae?” tanya Donghae kepada Heechul yang berdiri di dekatnya sambil membelai wajah Kihae yang terlihat pucat.

“Hyung, mianhaeyo,” Kyuhyun, yang juga berada di dalam ruangan tersebut, langsung menghampiri Kibum. “Ini semua gara-aku, dia… dia… dia jatuh dari tempat tidur gara-gara aku,” lanjutnya sedikit tergagap, tapi kemudian langsung mendekat ke ranjang Kihae karena Kibum sama sekali tidak memberikan tanggapan padanya.

“Kihae bangun, samchon minta maaf,” ucapnya sedih. “Samchon minta maaf, Kihae mau main PSP samchon kan? samchon pinjamin, tapi Kihae harus bangun.” Lanjutnya dan kemudian meletakkan sebuah benda kotak berwarna hitam yang sedari tadi dia pegang di sebelah Kihae. “Hyung, mianhae,” ucapnya lagi, tapi sekarang kepada Donghae yang sedang mengusap pipi Kihae.

“Aku benar-benar tidak sengaja, tadi aku hanya bermaksud bercanda dengannya, mianhaeyo Hyung,” ucap Kyuhyun lagi dan memegang tangan Donghae, tapi di luar dugaan Donghae langsung menepis tangannya.

Donghae melihat ke PSP yang ada di samping Kihae yang baru saja Kyuhyun letakkan tadi, “Menjauh dari anakku!” ucapnya penuh penekanan kepada Kyuhyun.

“Hyung…”

‘Brak…’

Donghae langsung melemparkan PSP Kyuhyun ke lantai, membuat benda itu hancur berantakan.

“Huweee…”

Eunwon, yang sudah sedari tadi menangis dalam gendongan Hankyung, semakin menangis histeris saat melihat Donghae marah. Ya… mereka semua ada di dalam ruang rawat Kihae, termasuk juga Sungmin.

“Anak manis tidak boleh menangis,” ucap Sungmin mendekati Hankyung dan membelai rambut hitam panjang Eunwon, dan Hankyung menggerak-gerakkan tubuhnya agar Eunwon mau berhenti menangis.

“Sebaiknya kita keluar saja,” ucap Heechul bijaksana, mungkin karena umurnya yang paling tua di antara mereka semua hingga akhirnya dia mengambil keputusan sebijaksana itu, yang diikuti oleh semuanya. Awalnya Kyuhyun masih tidak mau keluar dan terus berusaha meminta maaf kepada Donghae yang sedang menangis sekarang karena melihat keadaan malaikat kecilnya yang hanya terbaring di sana. Tapi Heechul langsung menariknya dan keluar dari sana.

“Hyung, aku harus minta maaf,” ucap Kyuhyun menahan langkahnya.

“Nanti saja Kyu,” ujar Sungmin sedikit berbisik setelah mendekati Heechul dan Kyuhyun yang akhirnya membuat Kyuhyun mengangguk dan mengikuti yang lain keluar.

.

.

Kibum berjalan mendekati Donghae dan memperhatikan Donghae yang sedang menangis sambil terus mengusap wajah Kihae dengan sangat lembut. Dipegangnya kedua pundak Donghae dan sedikit memutar tubuh istrinya itu hingga mereka berhadapan, “Kihae…” didengarnya Donghae menyebutkan nama malaikat kecil mereka dengan sedikit isakan.

“Kihae tidak akan apa-apa,” ucap Kibum lembut dan langsung memeluk tubuh Donghae guna memberikannya ketenangan. Sepertinya masalah mereka di taman bermain tadi langsung menguap entah ke mana. Bukankah keadaan malaikat kecil mereka lebih penting daripada pertengkaran kecil mereka tadi?

“Hiks… hiks…”

“Sudahlah jangan menangis, Kihae pasti sedih kalau dia melihat kamu menangis,” Kibum membelai lembut rambut Donghae yang sedang terisak dalam pelukkannya, sambil memberikan sebuah kecupan di pucuk kepala Donghae.

“Aku membenci Kyuhyun.”

“Jangan bicara seperti itu, Kyuhyun juga sudah meminta maaf tadi, dia tidak sengaja,” ucap Kibum setelah mendengar ucapan Donghae yang menyatakan kalau dia membenci Kyuhyun karena sudah membuat Kihae terbaring seperti sekarang.

– isfa_id –

Kibum berjalan memasuki ruang rawat Kihae. Dia baru saja selesai berbicara dengan dokter yang merawat Kihae dan juga sudah mendengarkan penjelasan Kyuhyun tentang bagaimana bisa Kihae jatuh dari tempat tidurnya.

Ditutupnya pintu ruang rawat Kihae itu perlahan, terlebih setelah melihat Donghae yang tertidur dengan posisi duduk di samping ranjang Kihae sambil menggenggam tangan mungil malaikat kecil mereka.

“Emmm…” Donghae menggerakkan tubuhnya saat merasakan tubuhnya diangkat seseorang, “Bummie.”

Kibum tersenyum dan membawa tubuh Donghae, membaringkannya ke sofa yang ada di ruangan tersebut, “Tidurlah lagi,” ucapnya sambil menyelimuti tubuh Donghae dengan jaketnya.

Donghae, bukannya tidur seperti apa yang dikatakan Kibum, dia malah duduk dan melepaskan jaket Kibum dari tubuhnya, “Apa yang dikatakan dokter?”

“Kihae tidak apa-apa,” jawab Kibum kembali tersenyum.

“Tapi kepalanya…”

“Tidak apa-apa, malaikat kecil kita baik-baik saja.”

“Benar?”

“Iya.”

– isfa_id –

‘Plak…’

Kibum tertunduk menatapi kertas-kertas yang berhamburan, yang baru saja mengenai kepalanya. Diperhatikannya setiap kertas yang ada di depan kakinya, dapat dilihatnya kalau semua itu artikel yang memuat tentang pertengkarannya dengan Donghae kemarin di taman bermain, ya… sepertinya mereka tidak berhasil dalam penyamaran mereka.

“Kenapa kau selalu membuat masalah heoh?” bentak managernya yang hanya bisa dijawab dengan berdiam diri oleh Kibum, “Kau tahu berapa banyak yang menelepon ke sini, menanyakan tentang berita ini? Bahkan mereka bertanya apakah kalian akan bercerai?”

“Itu tidak akan pernah terjadi,” jawab Kibum meski pada akhirnya dia kembali menunduk setelah melihat tatapan tajam dari managernya. Sehebat apapun pertengkarannya dengan Donghae tidak akan pernah membuat mereka terpisah semudah itu, hanya dengan sebuah perceraian. Itu tidak akan pernah terjadi.

“Hah, sudahlah, lagi pula berita ini tidak penting,” ucap managernya dan kemudian duduk di kursi kerjanya, dan Kibum masih berdiri dengan kepala menunduk. “Jangan pernah membuat masalah lagi, dan ingat, jangan lupa dengan jadwal syutingmu, kalau tidak kau akan kehilangan peran itu, mengerti?”

“Tapi Hyung, aku ke sini ingin meminta agar syutingku diundur lagi, Kihae sedang sakit, dan aku tidak mungkin membiarkan Donghae sendirian yang mengurusnya, dia juga sedang hamil,” ucap Kibum dan mulai memberanikan dirinya untuk menatap sang manager.

“Kau pikir aku perduli?”

Kibum mengepalkan kedua tangannya saat mendengar pertanyaan managernya yang menurutnya lebih sebagai sebuah pernyataan bahwa sang manager tidak perduli dengan apa yang terjadi di kehidupannya. Dia bisa terima bila dirinya diperlakukan dengan sangat kasar, tapi bila sudah menyangkut istri dan anaknya, dia tidak terima. “AKU-”

Belum sempat Kibum mengeluarkan semua emosinya, sang manager langsung berdiri dan berjalan keluar dari ruangannya sambil menutup pintu dengan sangat kasar.

– isfa_id –

“Bummie…”

Donghae langsung berlari dan memeluk Kibum saat Kibum masuk ke dalam ruang rawat Kihae.

“Kenapa? Terjadi sesuatu dengan Kihae?” tanya Kibum sambil mendorong tubuh Donghae dan meletakkan kantong belanjaannya ke meja di dekat tempatnya berdiri.

Donghae menggeleng, “Kihae belum bangun,” ucapnya dan kembali memeluk Kibum.

Kibum mebelai rambut Donghae dan juga punggungnya, “Kihae masih ingin tidur, lebih baik sekarang kamu makan dulu eoh? Dari tadi malam kamu belum makan,” ucapnya sambil menuntun tubuh Donghae untuk duduk di sofa. Dia meraih kantong belanjaannya tadi yang merupakan makanan untuk mereka berdua.

“Aku tidak lapar.”

Kibum tersenyum, meski senyumnya terlihat dipaksakan, “Kamu harus makan, untuk adik kecil Kihae,” ucapnya sambil mengusap perut Donghae, “Anak appa lapar eoh? Appa sudah belikan makanan,” lanjutnya dan kemudian membelai pipi Donghae. “Makan eoh?”

“Ne,” jawab Donghae singkat dan melihat Kibum yang sedang mengeluarkan makanan untuknya, dan kemudian menyuapinya. Donghae membuka mulutnya dan mengunyah makanan yang baru saja masuk ke dalam mulutnya. “Bummie,” panggilnya sesaat setelah makanannya di teguk.

“Hm.”

“Mianhae, soal kemarin.”

“Sudahlah, tidak usah dipikirkan lagi,” jawab Kibum dan memberikan kecupan di pipi Donghae. “Makan lagi?”

Donghae mengangguk, tersenyum dan menerima suapan berikutnya yang diberikan Kibum padanya.

E.N.D

*senyum gaje, ngelirik part KiWon di dorm SuJu* LOL

Makasih… makasih udah setia baca dan terus setia comment, jadi? ini END???

Oke, oke, saya bercanda… XD

Itu masalah Kibum belum kelar, dan adek kecilnya Kihae belum lahir… tapi lanjutannya sudah lebaran ya, LOL

Advertisements

36 thoughts on “Our Little Angel [Little Kihae] – 16

  1. ISFAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
    MANA LANJUTTTTTTTTT~
    CEPET JELASIN INI ENTAR NASIB KIBUM GIMANA? JANGAN SAMAPI MEREKA BERUJUNG MAKAN GARAM(?)
    MEREKA MESTI JADI KELUARGA SAKINAH MAWADAH WARAHMAH(?)

    LANJUT.

      1. skr? ya udah kau post pny drimu ksr. driku annti.
        kan dibilang lagi ujiannnn~ jdi? gak bisa ampe brpkir bla bla bla u/ ff (>__<)

  2. tempat tidur kyuhyun tingginya 2meter ya -_- dulu aku jato dr tempat tidur benjol doang 😦 ga sampe berdarah *plak/ ditendang

    itu???? EONNIE AKU GA TRIMA KIHAE NYIUM EUNWON :O KIHAE KAN CALON SUAMI AKU *CAPS GAMAU MATI*

    chap 17 mana yaaa~~~~ *todong pisang(?)*

    1. buwahahahahaha… sampe tinggi tempar tidur Kyuhyun ditanyain, ini belum kelar ko’ kejadiannya, masih bakalan dijelasin lagi, kkk~

      *Kihae cipok Eunwon*

  3. Oenni qu tk mau jikalau next story abies lebaran.. *hwaa T_T
    kihae Get well soon eo..
    Tpi kocak pas liat adegan cinta monyet Kiwon.. Ckkk
    LANJUTKAN!! *MAKSAmodeOn*

  4. What???!!!!!!udahan lagi???n di lanjut habis lebaran???GAMAUUUUU

    Eonni…hikss hikss hikss *nangis ala haeppa* lanjutiiin…

    Huwaaa Kihae??kenapa masih kecil udah main cium eunwon…hahaha kocak eonn..

      1. Tetep nangis…..hikssss

        Td ketawa bentar gr2 kihae nyium eunwon… *nyengir*

        Eonni…ya eonni…lanjut ya…eonni……

        Bummie…bantuin bujukin eonni *ngomong sama kibum*

      2. Sapa eonn???sapaaa????hehehehe

        Bummie…..aku istrimu eoh???itu bubur dimakan n dihabisin eoh…*ngomong ke bummie

        *siapin tameng biar ga di lempar*

      3. Donghae murka…

        Donghae: *geret Kibum masuk kamar* tidur!

        Kibum: *manggut, naik kasur, narik selimut, narik Donghae ke dalam selimut, tidur*

      4. Huaaa…..*nyatuin kedua tangan,ngehadep KiHae* mianhae haeppa…mianhae bummie…hikshikshiks…

        Eonni…pokoknya next chap lanjutin yah yah yah…. *cium eonni aja,kalo bummie tar haeppa ngamuk lg*

  5. ga tega juga liat kyu yg di gituin ama hae… sedih kihae sakit.. ;(
    WHAAAAAAAAAAAAATTT????? HABIS LEBARAAAAAAAAAAN???????? ANDWAEEE>< #CAPSLOCK JEBOL

  6. Kya!!! Kihae genit!! Pasti di ajarin sama author imo ya, kihae jangan cium2 eunwon sembarangan lagi ne, dari padaa kihae cium eunwon mending cium ahjumma aja kkkkk….

  7. waa KiWon masih kecil unnie X///D, tpi berdua itu emang manies, kkk, kyu ga bisa ngelawan sungmin ama hechullie wkwkwkwk, magnae setan tak berkutik oleh cinderella dan bunnymin wkwkwk
    ah kesian kihae kenapa bisa jatuh XC, tp karena itu KiHae ga bertengkar lagi..ish ga suka sama manajer kibum XC, harusnya manajer itu kan mengurusi kepentingan artisnya, ah tp mungkin karena manajer dr agensi sih ya kesian kibum XC

  8. Hueee itu kihae nyium eunwon pasti karna suka ngintipin orgtuanya /plak
    Lucu deh pas adegan d dorm *bukan yg kihae nyium eunwon* HAHA
    nunggu” ff ini tuh yah karna tingkah kihae nya yg gemesin bgt kkkk ><

    Baru buka blog ini lagi dan kihae nya udah banyak yeyeyyeyeeeee *baca"*

  9. Aduhhhhhh ada aja masalah d’keluarga kecil ini, belum masalah kibum d’lokasi syutingnya eh malah kihae pake jatoh lagi
    Gara2 kyuhyun jg sih nih mkanya jngn iseng lagi sama kihae ya hrus sayang sama dia oke 😉

  10. Aaaaaaaaaah mau punya suami kyk kibuuuuum…
    #peluk kibum

    Hae:”men-ja-uh da-ri su-a-mi KUUUU!!!” *dicakar hae

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s