Posted in KiHae Couple

I’m a Ghost – 11


Tittle : I’m a Ghost

Pairing : KyuHae / KiHae / KyuWon / HaeWon / KiWon

Chap 11 update ^^

Happy reading ^^

– isfa_id –

Donghae masih terpana melihat reaksi Kibum saat melihat seorang namja yang sedang berdiri di depan mereka sekarang, Donghae bahkan masih bisa mendengar Kibum yang memanggil namja tersebut dengan ‘hyung’ meski Kibum berucap di tengah isakannya.

“Maaf.”

“Oh…” Donghae terkejut saat namja tersebut berbicara, “Ada yang bisa saya bantu?” tanya Donghae formal.

“Aku…”

“…”

“…”

“…”

Donghae menyipitkan matanya saat melihat namja yang di depannya berbicara. Dia sama sekali tidak dapat mendengar ucapan namja tersebut, karena suara Kibum yang sangat berisik. Kibum terus berlari mengelilingi namja tersebut dan berucap dengan berteriak “Hyung, ini aku Kibum, kau bisa melihatku kan, aku Kibum Hyung, Kibum,” hanya kalimat dari mulut Kibum ini yang masuk  ke dalam gendang telinga Donghae. Seandainya Donghae bisa menyentuh Kibum, dia sudah pasti memukul kepala hantu ini sekeras mungkin.

Namja yang sedari tadi berdiri dan berbicara di depan Donghae membalik badannya dan kemudian berjalan menjauhi Donghae membuat Donghae menggaruk kepalanya, apa namja itu marah karena Donghae tidak menanggapinya? Bagaimana bisa Donghae menanggapinya kalau dia sama sekali tidak tahu apa yang namja itu bicarakan.

“Kau…” baru saja Donghae ingin berteriak kepada Kibum, tapi dia langsung terdiam saat tidak menemui Kibum di sebelahnya. “SETAN GILA!!!”

.

.

“Hyung, ya! Hyung, ini aku Kibum, Hyung, Hyung…” Kibum mengikuti langkah namja yang tadi berdiri di depan rumah Donghae yang entah ingin ke mana. Dia terus berputar-putar, mengitari tubuh namja tersebut, sambil terus berteriak mengeluarkan kalimat yang sama, “Hyung, ini aku Kibum, kau bisa melihatku kan?” lanjutnya sambil menggerak-gerakkan tangannya di depan wajah namja tersebut.

“Hyung…” Kibum terdiam saat namja tersebut berhenti di sebelah sebuah taxi, dilihatnya namja tersebut yang membuka pintu belakang taxi tersebut, dan kemudian sopir taxi yang sedari tadi berada di dalam taxinya langsung keluar dan mengeluarkan sebuah kursi roda. Kibum memiringkan kepalanya menatap kursi roda tersebut, dan kemudian dia semakin keheranan saat dilihatnya namja yang sedari tadi dipanggilnya hyung menggendong seorang namja dari dalam taxi dan menjatuhkan tubuh namja tersebut ke atas kursi roda.

“Gomawoyo Yesung ssi.”

.

.

Donghae menghentakkan kakinya karena gagal meneriaki Kibum yang sudah benar-benar membuatnya kesal. Dia segera membalik badannya dan melangkahkan kakinya untuk masuk ke rumahnya, dia benar-benar marah kepada Kibum, dan berniat akan membentaknya sekeras mungkin bila nanti Kibum kembali. Tapi baru saja sebelah kakinya memasuki rumahnya, sebuah suara menghentikan langkahnya tersebut, “Hae…”

Donghae terdiam, matanya membulat seketika, suara ini, dia mengenalnya, sangat mengenalnya, suara yang sudah terlalu lama tidak menyentuh gendang telinganya, suara yang sudah sangat dirindukannya, suara ini… Donghae memutar tubuhnya dan seketika itu juga tubuhnya terasa lemas, “Hyung…” desahnya saat melihat siapa yang ada di depannya, seorang namja yang sudah sangat dia kenal, yang sudah sangat dia rindukan, “Sungmin Hyung!!!” teriaknya dan langsung mendekati namja tersebut dan memeluk tubuhnya dengan sangat erat.

– isfa_id –

Kibum, sedari tadi sibuk menggerak-gerakkan kedua tangannya di depan wajah Yesung, bahkan dia terus berbicara tapi sepertinya tidak ada tanggapan apapun dari Yesung. ‘Hyung…’ batinnya lemah. Kibum sedikit menoleh ke arah Donghae dan Sungmin, mereka berdua hanya diam sambil saling memeluk satu sama lain, ‘Aku juga ingin seperti itu,’ batinnya lagi sambil memperhatikan Yesung yang sekarang malah sedang memperhatikan layar handphonenya yang berkedip-kedip.

Yesung segera menekan tombol hijaunya dan menempelkan handphonenya ke telinga kirinya, “Ne,” ucapnya setelah mendengar orang di seberang sana bicara dan langsung menekan tombol reject. Dia segera berdiri dan berjalan mendekati HaeMin, “Maaf aku harus pergi,” ucapnya sambil menundukkan kepalanya dan langsung berjalan keluar dari rumah tersebut sebelum mendapatkan jawaban apapun dari keduanya.

Sungmin sempat tersenyum sebelum Yesung membalikan tubuhnya, dan Donghae, dia memperhatikan Kibum yang masih saja sibuk mengitari tubuh Yesung hingga akhirnya dia melihat Kibum yang ikut keluar membuntuti Yesung.

Donghae yang melihat itu langsung berdiri dan berlari menyusul YeBum meninggalkan Sungmin yang hanya menatapnya dengan bingung, “Kibummie,” panggil Donghae setelah dia berada di luar rumahnya dengan sangat pelan, karena dia tidak ingin Yesung mendengarnya dan itu akan membuat dia dianggap aneh.

Kibum membalik tubuhnya sejenak dan berucap, “Aku pergi,” kemudian kembali berbalik menyusul Yesung. Tapi langkahnya terhenti saat tiba-tiba Donghae mengejarnya dan segera berhenti di depannya, “Wae?” tanya Kibum bingung.

“Untuk apa kau mengikutinya?” Donghae bertanya dan sedikit menoleh ke belakang, melihat Yesung yang sudah semakin menjauh dari mereka berdua, “Dia bahkan tidak bisa melihatmu,” lanjutnya membuat Kibum langsung menundukkan kepalanya.

“Tapi…” Kibum menghentikan ucapannya, dia sendiri bingung apa yang harus dia katakan.

“Kau percaya padaku?”

Kibum mengangkat kepalanya dan memandang wajah Donghae yang sedang tersenyum dengan sangat manis, “Ne,” jawabnya singkat.

“Nanti kita lakukan bersama hem?” ucap Donghae membuat Kibum yang sedari tadi menekuk wajahnya mengeluarkan senyumnya.

– isfa_id –

Yesung berjalan memasuki sebuah bangunan yang kita ketahui bernama rumah, ya… ini rumahnya. Setelah membuka pintunya dia bergegas menelusuri tiap sudut ruang yang ada di sana, sambil memperhatikan keadaan rumahnya tersebut. Dia sedikit heran melihat keadaan rumahnya yang sama sekali tidak berubah semenjak dia tinggalkan, tak ada satu bendapun yang berpindah tempat tapi begitu banyak debu yang menyelimuti, “Kibummie,” dia memanggil seseorang.

“Kibummie,” dia kembali memanggil seseorang yang seharusnya memang berada di dalam rumah tersebut, “Kim Kibum,” ulangnya dengan menyertakan marga kepada seseorang yang dia panggil.

Tiba-tiba Yesung merasakan sesuatu yang tidak enak, perasaannya tidak tenang sekarang, ke mana seseorang yang dia panggil sedari tadi?

Yesung langsung merogoh kantong celananya dan mengeluarkan handphonenya. Segera dibukanya daftar kontaknya dan menekan tombol gulirnya mencari nama ‘Kibummie’ di sana. “Kau di mana?” desahnya sesaat setelah menekan tombol panggil. Wajahnya semakin terlihat cemas saat ternyata nomor tersebut tidak dapat dihubungi.

Sebenarnya entah kenapa Yesung langsung merasa tidak tenang seperti ini, bisa saja Kibum sedang keluar dan bermain bersama temannya, tapi sepertinya itu tidak mungkin bila melihat keadaan rumahnya yang sangat berdebu seperti ini. Kibum bukan tipe orang yang betah tinggal di tempat yang kurang bersih, apalagi bila sudah sekotor ini, jadi tentu saja Kibum akan membereskan rumah mereka, tapi ini…

­– isfa_id –

‘Brak…’

Yesung langsung mendorong pintu yang ada di depannya saat pintu yang sedari tadi dia ketuk itu sedikit terbuka, dan perbuatannya ini sontak membuat orang yang ada di balik pintu itu tersentak, “Apa yang kau lakukan?” bentakan itu yang diterima Yesung.

“Di mana adikku?” Yesung langsung mempertanyakan keberadaan Kibum kepada orang tersebut.

“Mana ku tahu, aku bahkan tidak mengenal adikmu,” jawab namja yang tadi membentak Yesung.

“Bukankah aku memintamu untuk menjaganya saat aku pergi, tapi sekarang dia menghilang, aku mohon cari dia,” Yesung masih mencoba berkata dengan cukup lembut.

“Mencarinya? Aku bahkan tidak tahu wajahnya,” ucap namja tersebut santai. “Dan… Kau pikir aku perduli dengan adikmu, heoh?” lanjutnya meremehkan dengan sebuah seringaian yang memuakkan, “Bagaimana tugasmu? Bagaimana dengan Sungmin?”

“YA! CHOI SIWON!”

“Jongwoon Hyung…”

Yesung yang tadi sedang meneriaki Siwon langsung terdiam saat mendengar sebuah suara yang memanggilnya. “Wookie,” ucapnya sedikit tersentak.

“Hyung sudah pulang,” ucap Ryeowook seraya menggerakkan kursi rodanya mendekati Yesung dan Siwon, “Hyung ke mana saja?” tanyanya.

Yesung membulatkan matanya setelah Ryeowook sudah benar-benar berada di depannya, dia tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang, Ryeowook, di kursi roda. Diliriknya sekilas wajah Siwon yang sungguh sangat memuakkan baginya dan kemudian langsung menghampiri Ryeowook. “Apa yang terjadi? Kenapa kamu bisa seperti ini?”

“Tidak ada apa-apa Hyung,” jawab Ryeowook lembut dan memberikan senyuman termanisnya. Segera dipeluknya tubuh Yesung dengan sangat erat, “Aku merindukanmu.”

“Aku juga merindukanmu,” ucap Yesung dan kemudian tersenyum saat Ryeowook memberikan sebuah ciuman di pipinya.

Siwon tersenyum sinis melihat adegan di depannya, tapi sebenarnya senyumlah lebih menyerupai kemirisan daripada kesinisan, karena sesungguhnya dia iri. Segera dilangkahkannya kakinya untuk menjauh dari tempat itu, tapi terhenti saat tangannya digenggam oleh seseorang.

“Kita belum selesai!”

– isfa_id –

“Apa yang kau lakukan di sini?” Donghae, yang melihat Kibum sedang menyendiri di kamarnya langsung mendekatinya. Dia baru saja menemani Sungmin yang sudah tertidur.

“Memangnya apa lagi? Menunggumu,” jawab Kibum tanpa menolehkan pandangannya pada Donghae.

“Untuk apa?”

“Entahlah.”

Donghae tersenyum mendengar jawaban Kibum.

Donghae langsung menjatuhkan tubuhnya di atas tempat tidurnya dan terus memperhatikan wajah Kibum yang sedikit murung. Hari ini tidak ada senyum yang Donghae lihat dari Kibum semenjak pertemuan mereka dengan namja yang Kibum panggil ‘hyung’.

“Dia benar-benar hyungmu?” tanya Donghae memecah keheningan.

Kibum yang mendapatkan pertanyaan itu hanya mengangguk.

“Benarkah? Tapi kalian tidak mirip,” tanya dan ucap Donghae membuat Kibum langsung menolehkan pandangannya kepada Donghae.

Kibum memiringkan kepalanya dengan terus menatap Donghae dengan tatapan meminta penjelasan atas kata-katanya barusan.

“Dia mempunyai kepala yang besar.”

Kibum yang mendengar ucapan Donghae langsung memegang kepalanya sendiri, “Kepalaku tidak besar,” gumamnya. “Jangan-jangan dia bukan hyungku,” lanjutnya yang membuat Donghae tersenyum. “Tapi dia hyungku,” gumamnya lagi. “Dia hyungku Donghae, walaupun kepalanya besar.”

“Hahaha… Bodoh, aku hanya bercanda.” Ucap Donghae sambil tertawa terbahak melihat ekspresi Kibum yang terlihat sangat kebingungan karena ucapannya tadi.

– isfa_id –

‘Bugh…’

Siwon menyeringai saat mendapatkan pukulan dari Yesung. Disentuhnya sudut bibirnya yang sedikit mengeluarkan darah, “Tenagamu cukup kuat ternyata,” ucapnya meremehkan. Didekatinya Yesung yang sangat emosi terlihat dari caranya bernafas. Dia tarik kerah kemeja yang Yesung gunakan membuat tubuh Yesung sedikit terangkat dengan kepala yang mendongak menatapnya yang memang jauh lebih tinggi. Ditepuk-tepuknya pipi yesung dengan satu tangannya yang bebas, “Lakukan saja tugasmu dengan baik.”

“Yaick!” Yesung langsung melepaskan tangan Siwon yang menarik kerah kemejanya dan kembali memukulnya, membuat Siwon langsung tersungkur, meski akhirnya Siwon bangkit lagi dengan seringaian yang lebih mengerikan.

‘Bugh…’

Kali ini Yesung yang mendapatkan pukulan dari Siwon dan langsung membuat tubuhnya tersungkur.

Siwon tersenyum penuh kemenangan dan langsung sedikit membungkukkan badannya untuk menatap wajah Yesung, “Lakukan saja tugasmu dengan baik,” ucapnya dan kemudian langsung berjalan meninggalkan Yesung yang masih sibuk mengusap luka di bibirnya yang terasa sangat perih.

Yesung hanya bisa terdiam melihat punggung Siwon yang terus berjalan menjauhinya, “Ahhh…” teriaknya yang membuat Siwon yang mendengarnya tersenyum dengan terus melangkahkan kakinya menjauh.

.

.

Perlahan Yesung bangkit sambil terus menyentuh luka di sudut bibirnya menggunakan punggung jari telunjuknya. Dia mendongak menatap gedung apartement yang ada di depannya sekarang, karena dia dan Siwon tadi berkelahi di belakang gedung apartement di mana Siwon dan Ryeowook tinggal.

Ditendangnya sebuah batu kecil yang kebetulan berada di depan kakinya dan kemudian langsung berbalik berjalan menjauhi gedung tersebut, ‘Kibummie, kau di mana?’

– isfa_id –

“Lee Donghae…”

Donghae yang masih sibuk mentertawakan wajah Kibum tersentak saat mendengar jeritan seseorang memanggil namanya.

‘Tap… tap… tap…’

Dia mendengar suara lari yang menuju kamarnya, “Dia di mana?”

“Kau berisik sekali Kyu,” ujar Donghae saat melihat Kyuhyun yang sudah berdiri di depan kamarnya berteriak seperti itu.

“Sungmin di mana? Di mana?”

“Dia sedang tidur.”

Kyuhyun langsung berlari menuju kamar Sungmin sesaat setelah mendengar jawaban Donghae. Langkahnya terhenti setelah dia membuka pintu kamar Sungmin. Ditatapnya Sungmin yang sedang terbaring di atas tempat tidurnya.

Kyuhyun melangkahkan kakinya perlahan memasuki kamar tersebut. Perlahan, sangat perlahan. Hingga akhirnya dia berada di samping tempat tidur Sungmin. Ditatapnya sejenak wajah Sungmin yang sangat teduh, kemudian menjatuhkan tubuhnya di sebelahnya. Dibelainya perlahan wajah Sungmin dan kemudian beralih membelai rambutnya. ‘Kau kembali,’ batinnya.

.

.

“Bagaimana bisa?”

“Aku belum bertanya apapun padanya Kyu,” Donghae menjawab pertanyaan Kyuhyun, sekarang mereka berada di ruang tengah rumah Donghae.

Kyuhyun tersenyum, dia mengerti Donghae ingin membiarkan Sungmin beristirahat dulu sebelum dia menghujaninya dengan berbagai pertanyaan ke mana dia menghilang selama ini.

“Wae?”

Kyuhyun menyipitkan matanya memandang Donghae saat tiba-tiba Donghae berucap ‘wae?’ padahal dia tidak mengatakan apapun.

“He… aku sedang bicara dengan Kibum,” ucap Donghae menyadari kebingungan Kyuhyun.

“Setan itu masih di sini?”

“Dia sedang memelototimu Kyu,” jawab Donghae dengan sedikit terkekeh.

“Sudahlah, aku ke kamar Sungmin saja,” ucap Kyuhyun dan kemudian langsung beranjak dari duduknya menuju ke kamar Sungmin, dia sedang ingin menghabiskan waktunya bersama Sungmin, orang yang sudah sangat dia rindukan.

“Wae?” Donghae kembali bertanya kepada Kibum saat Kyuhyun sudah menutup pintu kamar Sungmin.

“Tidak ada apa-apa,” jawab Kibum santai.

“Hei, ada apa?”

“Tidak ada apa-apa, aku hanya ingin Kyuhyun pergi, dan sekarang dia sudah pergi, jadi tidak ada apa-apa.”

“Kau ini benar-benar aneh,” sungut Donghae.

– isfa_id –

Yesung menghempaskan tubuhnya di atas tempat tidurnya setelah dia memasuki rumah dan kamarnya, “Uhuk,” dia sedikit terbatuk karena debu yang bertebaran saat dia menghempaskan tubuhnya tadi, tapi itu tidak membuat dia bangkit. ‘Kibummie, kamu di mana?’ kembali pertanyaan itu dia lontarkan di dalam hati.

Seharian ini dia sudah berkeliling mencari Kibum, ke sekolahnya, tapi dia tersentak saat teman-temannya mengatakan Kibum sudah tidak masuk sekolah selama hampir tiga bulan. Dia juga sudah berkali-kali mencoba menghubungi handphone Kibum dan tetap saja tidak dapat dihubungi. ‘Kibummie, di mana kamu sebenarnya?’

T.B.C

Huwaaa… udah lama banget ni FF g’ dilanjutin, masih adakah yang menunggu? Maaf untuk keterlamaannya (?)

Hah… chap ini sangat pendek, sama dengan chap-chap sebelumnya, dan ini juga sangat membosankan, belum lagi ceritanya semakin tidak jelas, semakin aneh, dan sebagainya. Tapi saya masih sangat mengharapkan comment dari kalian semua.

Dan sekalian saya ingin mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H, Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin 🙂

Advertisements

16 thoughts on “I’m a Ghost – 11

  1. eonni siwon tau ga sih kalo kibum adek nya yesung? trus siwon tau ga kalo yg wookie tabrak itu kibum?

    kibum kapan bangun nya sih eon? kirain pas ketemu wookie itu langsung ketemu tubuh nya » sadar *sok tau*

    little kihae nya kapan eonn? ^^v

  2. KIBUMIE KAU DIMANAAAAA???? dicari yesung hyung mu tuu..

    bumie: ak lagi pacaran ama Hae hyung…kkkk

    lama bgt updatenya u,u, lnjutnya cpetan yaaaa^^

  3. Grrrrr~ rasanya pengen bnget nabrak siwon ampe nyusruk ke jurang… Akhhhhhh!!

    Uuh kasian yeye *peluk yesung

    Ga sabar baca lanjutannya..
    #ngacir kechap12

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s