Posted in KiHae Couple

I’m a Ghost – 12


Tittle : I’m a Ghost

Pairing : KyuHae / KiHae / KyuWon / HaeWon / KiWon

Chap 12 update ^^

Di chap 11 ada kesalahan, seharusnya cara bicara Ryeowook masih terbata, tapi saya mengetiknya dengan sangat lancar, kkk~

Happy reading ^^

– isfa_id –

Donghae duduk di hadapan dua orang namja yang salah satunya harus duduk di kursi rodanya karena memang keadaan mengharuskan dia seperti itu. Donghae menatap dua namja tersebut bergantian, menatap dalam ke mata mereka berdua guna meminta penjelasan tentang apa yang sebenarnya terjadi, apa yang sebenarnya ingin mereka berdua sampaikan?

“Fishy, dia siapa?”

Donghae menoleh ke sebelah kiri, menatap bangku kosong yang ada di sampingnya. Kosong? Mungkin semua orang berpikiran itu kosong, tapi Donghae dapat melihat siapa yang menempati kursi tersebut, Kibum, ya… Kim Kibum.

Donghae hanya tersenyum menjawab pertanyaan Kibum tadi pertanda akan ada sebuah berita menggembirakan yang akan mereka dengar.

‘Sreeettttt’

Suara gesekan terdengar di gendang telinga Donghae hingga dia menoleh ke arah sebuah papan berwarna putih dengan goresan spidol hitam di atasnya. Papan dengan ukuran sedang yang merupakan alat seorang Ryeowook, namja yang duduk di kursi roda, sebagai alat komunikasinya mengingat dia masih belum pulih yang membuat dia harus mengatakan apa yang dia katakan melalui tulisan, terlebih bila kalimatnya itu cukup panjang.

“Aku tidak tahu, aku hanya pernah bermimpi beberapa kali, dan dia, orang yang kutabrak itu mendatangiku, dia menyebutkan namanya, Kibum. Apa kau benar-benar mengenalnya?”

“Fishy, jadi dia benar-benar tahu di mana tubuhku?” Kibum bertanya antusias saat membaca deretan kata-kata di papan tersebut. Terlihat cairan bening yang sudah menggenang di kedua matanya, menandakan bahwa dia sedang sangat bahagia sekarang. Hyungnya kembali, dan sekarang dia sudah dapat menemukan tubuhnya, bukankah itu sangat membahagiakan?

“Lalu di mana dia?” tanya Donghae pada Ryeowook yang kini sudah kembali sibuk menuliskan sesuatu di atas papan putihnya setelah dia menghapus tulisan sebelumnya.

Ryeowook meletakkan spidolnya di atas meja setelah menuliskan sebuah kalimat yang akan dia perlihatkan pada Donghae, tapi sebelumnya dia menatap Siwon yang memberikan anggukkan kecil padanya sebagai tanda bahwa Siwon memintanya untuk segera melakukan itu.

Ryeowook sendiri awalnya sangat tidak yakin saat Siwon menceritakan soal Kibum kepadanya, yang tentu saja cerita itu didapat Siwon dari Donghae. Cerita tentang sesosok roh yang mencari tubuhnya, apakah itu mungkin?

“Di rumah sakit.”

Donghae membaca tiga kata tersebut di atas papan putih yang sekarang sudah berada di depan wajahnya.

“Eungh…”

Donghae melepaskan papan yang ada di tangannya dan langsung menoleh ke arah Kibum saat didengarnya Kibum yang mendesah menahan rasa sakit, “Kenapa?” tanya Donghae bingung yang tidak mendapatkan jawaban apapun dari Kibum, bahkan dua orang yang ada di depannya hanya bisa saling pandang karena tidak mengerti dengan apa yang mereka lihat.

‘Apa yang dia lakukan?’ tanya Siwon dan Ryeowook dalam hati.

“Eungh…” Kibum kembali mendesah sambil menekan dada bagian kirinya.

“Kibummie,” panggil Donghae langsung menarik tubuh Kibum dalam pelukkannya. Dia sudah sangat tahu itu, setiap kali Kibum merasa sakit dia tentu akan bisa menyentuh Kibum dan tidak lama dari itu rasa sakit Kibum akan berkurang, walaupun sebenarnya Donghae tidak tahu mengapa bisa begitu.

‘Kenapa?’ batin Donghae, ‘Apa karena bertemu dia?’ batinnya lagi sambil menatap Ryeowook, karena Kibum selalu merasa sakit setiap kali ada sesuatu hal yang terjadi yang berhubungan dengan dirinya, seperti saat pertama kali mereka bertemu Ryeowook.

.

.

Sungmin sedikit menundukkan kepalanya sambil menggenggam jaket yang ada di pangkuannya, dia sedikit enggan memakai jaket tersebut dan lebih memilih untuk meletakkannya di atas pangkuannya. Sebuah senyum kecil menghiasi wajahnya sambil memperhatikan setiap orang yang berjalan menyusuri koridor rumah sakit. Ya… dia sedang ada di rumah sakit sekarang dan baru saja menyelesaikan terapinya.

“Kenapa?”

Sungmin mendongakkan kepalanya saat kursi rodanya berhenti berjalan dan menatap seorang namja yang sedari tadi membantunya untuk mendorong kursi rodanya itu menatap ke sebuah pintu kamar rawat membuatnya juga mengalihkan pandangannya ke sana. Diperhatikannya kamar rawat bernomor 303 itu dengan seksama, “Ada apa Yesung ssi?” tanyanya lagi karena Yesung, orang yang mendorong kursi rodanya tersebut hanya terdiam tak berkedip menatap pintu tersebut.

Tatapan Sungmin berpindah-pindah dari wajah Yesung kemudian ke pintu ruang rawat tersebut, terus, dan terus seperti itu.

“Yesung ssi.”

“Oh ye,” ucap Yesung terkejut saat merasakan guncangan kecil di tangannya karena Sungmin yang melakukan hal itu.

“Ada apa?”

“Tidak ada apa-apa,” jawab Yesung, karena sesungguhnya dia memang tidak tahu apa yang terjadi, mengapa dia tiba-tiba berhenti saat melewati ruang tersebut.

Yesung tersenyum dan kemudian kembali mendorong kursi roda Sungmin hingga langkahnya terhenti saat dua orang suster keluar dari kamar bernomor 303 tersebut.

“Sudah hampir tiga bulan dia tak sadarkan diri,” ucap salah seorang suster.

“Iya, sangat malang,” ucap suster yang lain.

“Yesung ssi.”

“Ah, ne,” Yesung kembali tersentak saat Sungmin memanggilnya dan kemudian segera kembali mendorong kursi rodanya untuk keluar dari rumah sakit tersebut.

.

.

Donghae mulai merasakan tubuh Kibum kembali tak berasa hingga dia langsung melepaskan pelukkannya dan memandang wajah Kibum yang mulai tenang, berarti semuanya akan baik-baik saja sekarang.

Dia beralih menatap dua namja di depannya, Siwon dan Ryeowook yang hanya terdiam menatap Donghae dengan tingkah yang menurut dua orang tersebut aneh, “Apa?” tanya Donghae polos seolah tidak ada sesuatu yang terjadi.

– isfa_id –

Kyuhyun tersenyum menatap namja manis yang sedang duduk di kursi rodanya, yang sekarang sedang ada di seberang jalan tempat dia berdiri, “Minnie,” ucapnya pelan menyebut nama sang namjachingu. Setelah memastikan di kiri dan kanannya aman, Kyuhyun segera berlari menyeberangi jalan dan mendekati Sungmin, membuat Sungmin yang tadinya sedang asyik berbicara dengan seorang namja yang Kyuhyun tahu bernama Yesung itu langsung mengarahkan pandangan padanya.

“Kyu…” ucap Sungmin pelan tidak menyangka bahwa Kyuhyun akan berada di sini.

“Terapinya sudah selesai?” tanya Kyuhyun berjongkok dan menggenggam tangan Sungmin yang berada di atas pahanya dan mendapatkan jawaban berupa anggukkan kecil dari Sungmin.

“Aku pergi,” Yesung langsung berbalik, melangkah pergi meninggalkan dua orang yang sepertinya tidak ingin diganggu.

Sungmin yang mendengarkan ucapan Yesung tersebut langsung sedikit memutar tubuhnya, “Yesung ssi,” panggilnya membuat Yesung yang sudah beberapa langkah menjauhinya langsung berbalik dan kembali berjalan mendekatinya, “Gomawo,” ucapnya sambil tersenyum dan menyerahkan sebuah jaket yang sedari tadi dipegangnya dan Yesung hanya menerima jaket tersebut dengan hanya sedikit membungkukkan badannya hormat hingga kemudian kembali berbalik dan pergi meninggalkan Kyuhyun dan Sungmin.

Diam, itulah yang dilakukan Kyuhyun saat memandangi wajah Sungmin yang terus memperhatikan punggung Yesung yang semakin menjauhi mereka, “Minnie,” panggilnya, tapi sepertinya Sungmin tidak mendengar hal itu karena Sungmin masih tetap menujukan pandangannya pada Yesung yang bahkan sudah sangat jauh meninggalkan mereka. “Hey…” panggilnya lagi dan kali ini langsung menangkup wajah Sungmin dengan kedua tangannya.

“Oh…” gumam Sungmin terkejut.

“Ada apa?”

Sungmin hanya menggeleng menjawab pertanyaan Kyuhyun sambil sedikit menggerakkan matanya untuk kembali melihat Yesung yang sekarang sudah menghilang.

“Kyu…”

“Hm?”

Sungmin diam sambil menatap mata Kyuhyun, mata yang selama ini selalu membuatnya terbuai, tapi… “Eum… bukan apa-apa?” ucapnya.

Kyuhyun tersenyum, meski sebenarnya ada hal yang mengganjal baginya, mungkinkah Lee Sungminnya… Kyuhyun langsung menggelengkan kepalanya dan kemudian segera berdiri dan mengambil posisi di belakang Sungmin, “Kita pulang,” ucapnya dan langsung mendorong kursi roda Sungmin meninggalkan rumah sakit setelah melihat kepala Sungmin yang mengangguk.

.

.

Yesung sedang berada di depan sebuah gerbang di mana sebuah bangunan dengan tiga lantai berdiri kokoh di sana. Ditatapnya semua orang dengan seragam berwarna biru yang berjalan hilir mudik, ya… dia berada di depan sebuah sekolah di mana seharusnya sang namdongsaeng bersekolah. Dia memutuskan untuk kembali kemari meski dia sudah pernah mengetahui bahwa sudah hampir tiga bulan ini Kibum tidak bersekolah, tapi mungkin saja hari ini dia dapat melihatnya meskipun pada kenyataannya dia sama sekali tidak yakin akan itu, mengingkat bahwa Kibum bahkan hingga sekarang belum kembali ke rumah. Hingga akhirnya, di saat handphonenya berderingpun tak ada apapun yang dia dapatkan, nihil.

– isfa_id –

Donghae berdiri di samping sebuah mobil dengan Kibum di sebelahnya. Ditatapnya Siwon yang sedang membantu Ryeowook untuk duduk di kursi rodanya hingga kemudian mereka berjalan guna memasuki sebuah bangunan tinggi bercat putih, rumah sakit. Ya… Donghae langsung meminta Siwon untuk segera membawanya kepada tubuh Kibum, dia tidak mau menunggu lagi, karena ada hal baru lagi yang harus dia lakukan, yaitu untuk menemui Yesung dan memberitahukan tentang Kibum, dan bila dia telah memastikan bahwa orang yang ditabrak Ryeowook itu adalah Kibum, maka dia akan lebih mudah menceritakan semuanya pada Yesung.

Tapi tiba-tiba langkah mereka berhenti karena Siwon orang yang paling dulu melangkah dengan mendorong kursi roda Ryeowook berhenti saat dia memalingkan pandangannya ke suatu arah, “Kalian duluan saja,” ucapnya, “Kau bisa membantunya kan?” tanyanya pada Donghae tentang Ryeowook adiknya, karena tidak mungkin Ryeowook harus mendorong kursi rodanya sendiri, ya, meskipun Ryeowook bisa menggerakkan kedua tangannya untuk memutar rodanya tapi bukankah akan lebih baik bila ada yang membantu mendorongnya?

Donghae mengangguk menjawab pertanyaan Siwon dan segera mengambil alih kursi roda Ryeowook dan kemudian mendorongnya memasuki rumah sakit setelah Siwon pergi meninggalkan mereka ke suatu tempat yang sama sekali tidak mereka ketahui.

– isfa_id –

Kyuhyun memutar knop pintu rumah Donghae setelah memutar kunci yang memang Sungmin berikan padanya. Dia tersenyum kemudian ke arah Sungmin setelah pintu tersebut terbuka dan langsung mendorong kursi roda Sungmin untuk memasuki rumah.

Kyuhyun terus mendorong kursi roda Sungmin hingga mereka sampai di ruang tengah rumah tersebut dan Kyuhyun meninggalkan Sungmin sendirian di sana karena dia berjalan ke arah dapur untuk mengambilkan minuman untuk sang kekasih, karena dia yakin Sungmin sedikit merasa lelah setelah perjalanan mereka, meskipun itu tidak terlalu jauh, hanya dari rumah sakit.

“Gomawo,” ucap Sungmin seraya tersenyum menerima secangkir minuman hangat yang Kyuhyun siapkan untuknya dan kemudian segera menenggak minuman tersebut.

Kyuhyun mengambil kembali cangkir yang isinya sudah habis setengah dari tangan Sungmin dan meletakkannya ke atas meja. Dia tersenyum menatap Sungmin yang sedikit terlihat pucat. Dia kadang masih tidak percaya bahwa Sungmin benar-benar berada di hadapannya sekarang, Sungminnya benar-benar sudah kembali.

Diusapnya perlahan wajah Sungmin dengan kedua tangannya, membuat tangan Sungminpun terangkat untuk menyentuh kedua tangan Kyuhyun pada wajahnya.

“Aku benar-benar merindukanmu,” ucap Kyuhyun yang dijawab dengan sebuah gumaman ‘Hm’ dari Sungmin. Kyuhyun kembali tersenyum meskipun hanya mendapatkan sebuah gumaman dari Sungmin, dan kini dia mulai mendekatkan wajah mereka membuat hidung mancung mereka bertemu. Senyum kecil kembali Kyuhyun lukiskan di wajahnya, sementara Sungmin hanya bisa terdiam, terlebih ketika bibir mereka bertemu.

Sungmin memejamkan matanya, merasakan sentuhan bibir Kyuhyun pada bibirnya, rasanya hangat.

Kyuhyun yang merasakan betapa lembutnya bibir sang kekasihpun tak dapat untuk tidak melakukan hal yang lebih dari hanya sekedar menempelkan bibir mereka, karena sekarang sebuah lumatan dia berikan di bibir yang selama ini sudah sangat dia rindukan bagaimana rasanya.

Kyuhyunpun memiringkan kepalanya guna lebih mempermudah menyesap bibir Sungmin, terus ke kanan dan ke kiri, melumat, menghisap bibir bawah dan atas bergantian, “Hhh,” Kyuhyun menarik diri sesaat memandang Sungmin yang menutup matanya dan kemudian kembali melanjutkan aktifitas mereka.

Sebuah jilatan Kyuhyun berikan pada bibir bawah Sungmin, membuat Sungmin membuka mulutnya hingga kini Kyuhyun segera melesakkan lidahnya ke dalam rongga hangat mulut sang kekasih. Sungminpun mulai membalas semua apa yang Kyuhyun berikan padanya dengan kedua tangan yang kini sudah meremas-remas rambut ikal kecoklatan Kyuhyun.

“Mmpphhh,” sebuah desahan keluar dari mulut Sungmin, menandakan betapa dia sangat menikmati apa yang sedang mereka berdua lakukan, terlebih sudah terlalu lama dia tidak merasakan hal ini. Salivapun mulai menetes dari sudut bibirnya yang langsung Kyuhyun jilat dan kemudian melanjutkan kembali ciuman panas mereka.

Dan lihatlah! Sekarang tangan Kyuhyunpun mulai berpindah dari wajah Sungmin turun ke pundak dan kemudian sampai ke pinggang Sungmin. Dibelainya bagian tersebut dengan sangat lembut dan secara perlahan tangannya menyusup masuk ke dalam baju yang Sungmin kenakan, menyentuh kulit mulus Sungmin, membelainya hingga naik ke dadanya.

“Eungh, Kyu…” Sungmin langsung mendorong tubuh Kyuhyun menjauhinya, nafasnya memburu.

“Maaf,” Kyuhyun mengerti dengan maksud Sungmin yang tidak ingin mereka melakukan hal yang lebih dari itu. Lagipula, betapa teganya Kyuhyun bila memang dia akan melakukan ‘itu’ mengingat keadaan Sungmin yang belum sepenuhnya pulih. Dia tersenyum lembut dan kembali mengusap wajah Sungmin, “Kau mau tidur?” tanyanya dan Sungmin memberikan anggukkan untuk itu.

Kyuhyun langsung menggendong tubuh Sungmin bridal style karena dia akan membawa Sungmin ke kamarnya, karena percuma bila dia harus mendorong kursi roda Sungmin, karena letak kamarnya ada di lantai dua yang nantinya setelah sampai di ujung tangga dia tetap harus menggendong tubuh tersebut, jadi bukankah akan lebih cepat bila langsung dilakukan saja sekarang?

Tubuh Sungmin terbaring di tempat tidurnya dengan selimut yang menutupi tubuhnya hingga ke dadanya dan tentu saja Kyuhyun yang melakukan itu.

“Tidurlah,” ucap Kyuhyun sambil membelai rambut Sungmin, dan Sungmin hanya bisa mengangguk dan kemudian langsung memejamkan kedua matanya dengan sebuah senyum kecil yang terlukis di wajahnya, yang dia berikan pada Kyuhyun sebelum dia akhirnya tertidur dengan pulasnya.

– isfa_id –

Donghae terus mendorong kursi roda Ryeowook memasuki rumah sakit dan sekarang mereka berada di sebuah lift yang akan membawa mereka menuju lantai di mana ‘tubuh Kibum’ berada. Dia terus memperhatikan angka yang tertera di atas pintu lift, rasanya sangat tidak sabar untuk sampai ke sana, hingga akhirnya angka tiga tertera di sana dan pintu liftpun terbuka.

“Fishy, kita benar-benar akan menemukan tubuhku kan?” tanya Kibum bersemangat yang hanya dapat dijawab Donghae dengan ‘mungkin’ karena dia sendiri belum yakin, dan itu membuat Ryeowook kebingungan, Donghae berbicara sendiri.

Mereka terus berjalan menyusuri koridor rumah sakit tersebut dengan kepala Kibum yang menoleh ke sana kemari, dia benar-benar tidak sabar dengan apa yang akan dia temukan hari ini, tubuhnya, dia akan segera bisa kembali, apa benar seperti itu?

“303,” terdengar sebuah gumaman dari Ryeowook dengan cara bicaranya yang masih sedikit tersendat (?), hingga membuat Donghae segera menghentikan langkahnya.

Mereka bertiga menatap sebuah pintu dengan papan kecil yang bertuliskan ‘303’ di depan mereka sekarang, jadi ini tempatnya.

Langkah Donghae semakin berjalan mendekati pintu tersebut, hingga kini tangannya sudah menyentuh knop pintu tersebut. Dia berniat memutarnya, hingga tiba-tiba dia merasakan sentuhan di tangannya. Bukan, ini bukan sentuhan, tapi sebuah genggaman, bukan, bukan, ini sebuah cengkaraman.

“Eungh.”

Donghae mendengar rintihan itu, rintihan rasa sakit dari seseorang yang tengah mencengkram tangannya sekarang, Kibum.

Kibum merasa sakit? Apakah ini pertanda bahwa tubuh yang ada di dalam ruangan tersebut adalah tubuhnya? Benarkah seperti itu?

Kibum terus mencengkram tangan Donghae dengan sangat erat, rasa sakitnya semakin bertambah sekarang, sangat sakit. Dan tangan Donghaepun terulur untuk memeluk tubuh Kibum guna memberikannya ketenangan. Tapi itu tidak pernah terjadi saat tiba-tiba Kibum bergumam, memanggil seseorang, “Hyung.”

Donghae menoleh ke arah pandangan Kibum dan mendapatkan siapa yang Kibum panggil dengan hyung, karena dia menemukan sosok Yesung di sana, dan dia bersama Siwon. Siwon? Mereka saling mengenal? Hingga kini Yesung sudah berada di hadapan mereka, “Yesung ssi?” ucap Donghae sedikit tidak percaya karena akan bertemu dengan Yesung di sini.

“Annyeonghaseyo,” sapa Yesung dengan membungkukkan sedikit tubuhnya.

“Hyung,” sementara Kibum terus menahan rasa sakitnya dengan terus bergumam memanggil Yesung.

“Jadi kau mengenal Jongwoon?” tanya Siwon pada Donghae.

“Jongwoon?” Donghaepun tersentak.

T.B.C

Sumpah, hanya ini yang bisa saya buat, bingung!

Aneeehhhhh!!!!!!!!!!

Pendek? hah, hanya bisa menarik nafas pasrah (?) lol

Advertisements

20 thoughts on “I’m a Ghost – 12

  1. FAAAAAAAAAAAAAAAAA!! ku reply disini ya ^^
    (maaf telat banget. ada gangguan di twitter? semacam itulah. ada yg rudka moodku)
    ORZ! (==)

    ok? begini? jadi? ADA APALAGI ITU? Donghae? Jongwoon? Siwon? Kibum? puyengg faaa!!!!! (~____~)
    Kyu pacarnya Hae tapi selingkuh sama Sungmin? BAGUS! SAYA DUKUNG PEGERAKAN SELINGKUH TERSEBUT!
    dan Donghae? lo? AWAS YA LO GAK JADIAN SAMA KIBUM?
    GW LAGI EMOSI NIH! JANGAN MACAM” KALIAN!!!
    (+_________+)

  2. padahal udah tau tubuh kibum dimana -,- tapi kenapa buat ke ruang 303 ajaa lama banget sih 😦 eonn semoga pas udah sadar kibum ga lupa sama donghae ^^

    next chap ?

  3. Annyeong ^____^
    beuhhh lma bgt,ampe lumutan aq nungguinya *lebay*
    seperti biasa hehehe slalu keren n bikin penasaran,next part jgn lma” donk(^_~)

  4. yaaaahhhhhhh kenapa berhenti 😦 lagi seru-serunya ni..wah… hae pasti marah nih sama yesung di next chappie…
    waaahhh aku pengen kibum cepet-cepet sadar hmmm 😦
    aishh gak tau kenapa aku gak suka ‘adegan’ kyumin ck ck ck
    aku jadi kasian hae… kekekekekeke

  5. Ommo kependekan Chingu,chap ini banyak Kyumin Moment. Itu Siwon tau gak kalo Kibum yg ditabrak Wookie ntu adenya Yesung,eh tau ya?,Hadooh lupa mian..Gemesss kapan Kihae moment dengan beneran tubuh Kibum

  6. fffaaaaa……. *teriak2 sok akrab 😛
    ceritanya seru banget, kalo dijadiin sinetron,ratingnya bakal tinggi nih,hehehehe….

    ayo2 lanjutkan,jangan ditunda lama2, nanti saya bawa orang sekampung untuk demo #eh

  7. astaga!! *ngelapkeringet, itu ngapa si kyu napsu amat sih??

    jiah, kaga da inspirasi ya ka isfa(?)

    sumpah penasaran !! sebenernya si siwon sama si ecung ada apa ya??
    lanjut ah ~~~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s